image
Login / Sign Up

Survei Indo Barometer: Nama Jokowi Masih Dipilih untuk Jadi Capres 2024

Muslimin

Image

Presiden Joko Widodo saat akan menghadiri pelantikan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi (kiri) dan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang baru Yusuf Ateh di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/2/2020). Pelantikan Yudian Wahyudi menggantikan Hariyono berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) 12/P/2020 tentang Pengangkatan Kepala BPIP. Pelantikan ini dihadiri Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly hingga Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Tampak pula kehadiran Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Indo Barometer dalam surveinya menemukan bahwa nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi pilihan tertinggi publik untuk menjadi Calon Presiden (Capres) di Pilpres 2024 mendatang. Pilihan terhadap Jokowi yakni sebesar 29,4 persen.

Hasil tersebut didapatkan saat diajukan pertanyaan terbuka mengenai siapa Capres 2024 mendatang.

"Dari pertanyaan terbuka calon presiden, pilihan paling tinggi terhadap calon presiden adalah Joko Widodo," ungkap Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari, saat merilis hasil surveinya tentang 'Mencari Pemimpin: Road To Capres Dan Parpol 2024' di Hotel Century Park Senayan, Jakarta, Minggu (23/2/2020).

baca juga:

Setelah Jokowi, kemudian disusul oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan presentase sebesar 17.1 persen, kemudian Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebesar 9.8 persen.

Selain itu, nama lain yang muncul adalah Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno sebesar 6.5 persen, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebesar 4.4 persen, Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 4.3 persen.

Kemudian Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini 3.2 persen, Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil sebesar 2.4 persen, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebesar 2.3 persen, Menteri BUMN Erick Tohir sebesar 1.4 persen dan nama lainnya di bawah 1 persen.

"Joko Widodo ternyata masih paling banyak disebut sebagai capres pilihan meski sudah masuk ke periode kedua," kata Qodari.

Sekadar informasi, dalam Survei ini yang tidak akan memilih/rahasia/belum memutuskan/tidak tahu/tidak jawab sebesar 15.4 persen.

Survei ini dilaksanakan pada 9 sampai 15 Januari 2020. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan 1200 responden. Margin of error ± 2.83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. Responden Survei adalah warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu warga yang minimal berusia 17 tahun atau lebih dan sudah menikah pada saat Survei dilakukan.[]

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Tiga Gagasan Anies Baswedan Putus Mata Rantai Covid-19 yang Disoroti Pemerintah Pusat

Image

News

Wabah Corona

Gratiskan Tarif Listrik hingga Antisipasi Kebutuhan Pokok, Ini 6 Paket Kebijakan Pemerintah Hadapi COVID-19

Image

News

Wabah Corona

Ferdinand Apresiasi Pemerintah Soal Penanggulangan Covid-19

Image

News

Wabah Corona

Pengamat Soroti Hubungan Pemprov DKI dan Pemerintah Pusat Soal Penanganan Covid-19

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Listrik Gratis 3 Bulan, Erick Bakal Hitung Potensi Kehilangan Pendapatan PLN

Image

News

Wabah Corona

Kepala Terminal: Justru Semenjak Ada Tanggap Darurat Corona, Jumlah Penumpang di Terminal Kampung Rambutan Turun Terus

Image

News

Wabah Corona

Wapres Ma'ruf Amin: PSBB dan Karantina Wilayah Terbatas Efektif Atas COVID-19

Image

News

Wabah Corona

Pakar Nilai Penetapan Darurat Kesehatan Lebih Tepat Daripada Darurat Sipil

Image

News

Fraksi PAN Dukung Presiden Jokowi Terbitkan Perppu Kebijakan Keuangan Negara

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

Anjurkan Istri Bujuk Suami Seperti Karakter Doraemon, Pemerintah Malaysia Tuai Kritikan Pedas

Di tengah pandemi corona, anjuran Kementerian Pengembangan Wanita dan Keluarga Malaysia ini tuai kecaman

Image
News
Wabah Corona

Cegah Covid-19, 30 Ribu Napi Bakal Dibebaskan termasuk Kasus Korupsi

Ada 300 napi kasus korupsi yang berusia 60 tahun.

Image
News

Buka Puasa hingga Berolahraga, Potret Aktivitas 7 Politisi Tanah Air di Tengah WFH

Membereskan perpustakaan dipilih Fadli Zon sebagai salah satu kegiatan di sela-sela WFH.

Image
News
Wabah Corona

Yunarto Wijaya Usul Anggaran Ibu Kota Baru dan Formula E Dialihkan untuk Tanggulangi Pandemi Covid-19

"Dana Ibu kota baru dari Pemerintah Pusat dan Dana Formula E dari Pemprov DKI tolonglah dialihkan untuk penanganan Covid 19 dulu."

Image
News
Wabah Corona

Tiga Gagasan Anies Baswedan Putus Mata Rantai Covid-19 yang Disoroti Pemerintah Pusat

Jakarta merupakan episentrum penyebaran corona.

Image
News
Wabah Corona

Gratiskan Tarif Listrik hingga Antisipasi Kebutuhan Pokok, Ini 6 Paket Kebijakan Pemerintah Hadapi COVID-19

Presiden Joko Widodo menyampaikan upaya pemerintah dalam mendukung perekonomian masyarakat Indonesia

Image
News

Jubir Kemenag Tegaskan Arab Saudi Minta Tunda Kontrak Layanan Bukan Tunda Rencana Haji

Jadi konteks penyataan pers Menteri Haji Saudi itu adalah menunggu atau tidak buru-buru untuk melakukan kontrak pelayanan haji

Image
News
Wabah Corona

Dampak Lockdown, Ratusan Warga Miskin Tunisia Gelar Protes 'Lupakan Virus Corona!'

Ratusan warga Tunisia berunjuk rasa karena menilai aturan lockdown hanya akan berdampak buruk pada orang miskin

Image
News
Wabah Corona

Pemkot Jogja Gandeng Ojol untuk Distribusikan Kebutuhan Pokok Selama Masa Pembatasan Sosial COVID-19

Stok bahan pangan dan kebutuhan pokok di wilayah Kota Yogyakarta masih mencukupi

Image
News

Dibangun dalam Waktu Singkat, Ini 5 Fakta Pembangunan RS Khusus Corona di Pulau Galang

Rumah sakit ini mulai dibangun sejak 8 Maret 2020 lalu, dan rencananya bisa digunakan pada awal April ini.

terpopuler

  1. Anies Baswedan Perintah Lockdown Wilayah Jatipulo?

  2. Mbah Mijan: Masih Nanya Kita Kapan Lockdown, Kita Gimana, dan Lain-lain, Padahal yang Tanya Gitu Statusnya Sobat Rebahan

  3. Pengamat Puji Erick Thohir Berani Pasang Badan Bantu Jokowi di Tengah Pandemi COVID-19

  4. Pecahkan Rekor Tertinggi, 91 Pasien Corona di Malaysia Sembuh dalam Sehari

  5. Badai Pasti Berlalu, Ini Janji Allah dalam Al-Qur'an

  6. Hadis Nabi tentang Pecahnya Islam jadi 73 Golongan, Hanya Satu yang Masuk Surga

  7. Terupdate! 41 Bank Siap Longgarkan Kredit, Apa Saja?

  8. Erick Pastikan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tetap Berjalan Meski Ada COVID-19

  9. Kabar Gembira! Pemerintah Gratiskan Listrik Selama 3 Bulan

  10. 5 Drama Korea Tentang Penyakit Tak Biasa Ini Ternyata Ada di Dunia Nyata!

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Dr. Idham Holik

Sebuah Harapan Pribadi: PERPPU Pemilihan Segera Terbit dan Opsi A Jadi Pilihan

Image
Achsanul Qosasi

Corona, Subsistensi dan Kredit

Image
Bisman Bhaktiar

Aspek Hukum Perpanjangan Pengusahaan Pertambangan Batubara PKP2B

Image
Abdul Aziz SR

Omnibus Law dan Kuasa Kaum Kapitalis

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
News

Buka Puasa hingga Berolahraga, Potret Aktivitas 7 Politisi Tanah Air di Tengah WFH

Image
Hiburan

5 Fakta Menarik Nissa Sabyan yang Mengawali Karier Sebagai Penyanyi di Acara Hajatan

Image
Ekonomi

Tingkatkan Ekonomi Perajin Tekstil Indonesia, Ini 6 Fakta Menarik Denica Flesch, Pendiri SukkhaCitta