image
Login / Sign Up

KKP Tangkap Kapal Asing Ilegal di Selat Malaka

Yohanes Antonius

Image

Kapal Silver Sea 2 | DJPSDKP.KKP.GO.ID

AKURAT.CO,Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menangkap kapal ikan asing ilegal dengan nama KM. PFKB 1870, yang beroperasi di Wilayah Pengelolaan Perikanan 571-Selat Malaka, Sabtu.

“Kapal Pengawas Perikanan KKP berhasil menangkap kapal ikan asing ilegal pada 22 Februari 2020 pukul 02.40 WIB di WPP-NRI 571 Selat Malaka," kata Plt Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Nilanto Perbowo dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Sabtu (22/2/2020).

Nilanto menceritakan KM. PKFB 1870 pertama kali terdeteksi melakukan kegiatan penangkapan ikan secara ilegal di WPP-NRI pada koordinat 04º13,610' Lintang Utara dan 99º28,062' Bujur Timur.

baca juga:

Ia juga mengungkapkan bahwa sempat terjadi aksi pengejaran dalam proses pelumpuhan kapal ikan tersebut.

"Aparat kami melakukan pengejaran dalam proses penangkapan KM PKFB 1870 tersebut. Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan, kapal tersebut secara meyakinkan telah melanggar UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 45 Tahun 2009," ujarnya.

Meskipun merupakan kapal berbendera Malaysia, KM PKFB 1870 ternyata diawaki lima orang yang seluruhnya merupakan warga Indonesia. Saat ini, kapal tersebut telah di ad hoc ke Stasiun PSDKP Belawan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Nilanto menambahkan KKP memang sedang meningkatkan pengawasan di wilayah perbatasan Indonesia termasuk salah satunya Selat Malaka.

"Sesuai arahan Menteri Kelautan dan Perikanan, kami meningkatkan pengawasan untuk memberantas kapal asing pencuri ikan agar nelayan Indonesia lebih nyaman dan aman untuk melaut," tegasnya.

Secara terpisah, Direktur Pemantauan dan Operasi Armada PSDKP KKP Pung Nugroho Saksono menjelaskan bahwa Indonesia telah melaksanakan kewajibannya terkait dengan penangkapan kapal asing ilegal berbendera Malaysia tersebut.

Ipung menuturkan bahwa KKP telah mempersilakan Aparat Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) untuk memberikan klarifikasi terkait penangkapan tersebut.

"Memang benar kapal ditangkap di overlapping claimed area kedua negara, namun deteksi awal menunjukkan bahwa kapal tersebut melakukan penangkapan di wilayah ZEE Indonesia sehingga dilakukan pengejaran oleh kapal pengawas perikanan," ungkapnya.

Ia juga menjelaskan KM PKFB 1870 diawaki WNI tanpa memiliki dokumen izin kerja, artinya tidak sesuai dengan common best practices (CBP) dari memorandum of understanding on common guideline yang sudah disepakati antara Indonesia dan Malaysia.

Selain itu, ujar dia, kapal tersebut juga mengoperasikan alat tangkap trawl.

"Semua mekanisme sudah dilaksanakan dan kami pada keputusan untuk tidak memberikan request to leave tapi memproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ucapnya.

KM PKFB 1870 ini merupakan kapal ikan asing ilegal ke-9 yang telah ditangkap oleh KKP di bawah kepemimpinan Menteri Edhy Prabowo.

Sebelumnya telah dilakukan penangkapan terhadap tiga kapal berbendera Vietnam, empat kapal berbendera Filipina dan satu kapal berbendera Malaysia.[]

Editor: Melly Kartika Adelia

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Antisipasi Covid-19, KKP Siapkan Sarana Media Penjualan Ikan Secara Daring

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Edhy Prabowo Usul Berikan Diskon PPh 30 Persen bagi Industri Perikanan Terdampak COVID-19

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Menteri Edhy Minta BUMN Beli Produk Perikanan Masyarakat

Image

Ekonomi

KKP Kembali Lumpuhkan Dua Kapal Ilegal Fishing Asing di Natuna

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Menteri Edhy Minta Jajaran KKP Perkuat Mekanisme Perizinan Secara Daring

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Menteri Edhy Sebut Pemerintah Berupaya Pastikan Panen Perikanan Terserap Pasar

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Di Tengah Pandemi COVID-19, Pemerintah Upayakan Panen Perikanan Budidaya Diserap Pasar

Image

Ekonomi

Wabah Corona

KKP Kampanyekan Physical Distance Cegah Penyebaran COVID-19

Image

Ekonomi

Wabah Corona

KKP Klaim Pakan Mandiri Solusi Bagi Pembudidaya Perikanan Atasi Dampak Covid-19

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

Anies Bakal Bagi-bagi Sembako ke Warga Miskin dan Rentan Miskin sebelum Berlakukan PSBB

Mereka yang paling terdampak.

Image
News
Wabah Corona

Kendaraan Pribadi dan Angkutan Umum Tak Dilarang saat Penerapan PSBB, tapi Anies Beri Syarat

Apakah Jakarta akan macet lagi?

Image
News
Wabah Corona

Bansos Pemerintah Disebut Bisa Bantu Masyarakat Hadapi Masa Sulit Akibat Corona

“Kami sangat mengharapkan realokasi anggaran yang sudah dilakukan bisa menjaga ekonomi kita tetap on track”

Image
News
Wabah Corona

DPR Dukung Kemensos Salurkan Bansos untuk Hadapi Corona

“Kami sangat mengharapkan kebijakan ini berjalan di lapangan cepat, agar masyarakat yang membutuhkan juga bisa segera merasakan dampaknya”

Image
News
Wabah Corona

Menkominfo: Sebanyak 1.096 Isu Hoaks terkait Virus Corona

Sebanyak 359 konten hoaks sudah dilakukan penindakan dengan "take down" dari media sosial.

Image
News
Wabah Corona

Tito Karnavian Sebut Seluruh Daerah Masih Kekurangan Alat Kesehatan Tangani Covid-19

Seluruh daerah di Indonesia masih kekurangan sarana dan prasarana alat kesehatan untuk menangani Covid-19 atau Virus Corona.

Image
News
Wabah Corona

Mantan Menkes ini Diminta Dibebaskan untuk Bantu Pemerintah Hadapi Corona

Pemerintah Indonesia diminta membebaskan Menteri Kesehatan RI periode 2004-2009 Siti Fadilah Supari agar bisa membantu hadapi Covid-19.

Image
News
Wabah Corona

Ganjar: Bagi Buruh yang di PHK Silahkan Daftar Kartu Prakerja

Ganjar meminta kepada seluruh buruh yang terdampak COVID-19 untuk tetap tenang.

Image
News

Warga Mimika yang Positif Corona Bertambah Jadi Sembilan Orang

Penambahan satu pasien positif Covid-19 diketahui setelah sampel swab tiga pasien dalam pengawasan.

Image
News

Warga yang Langgar PSBB Akan Dihukum

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menghukum warga Jakarta dan sekitarnya yang melanggar aturan PSBB.

terpopuler

  1. Kendaraan Pribadi dan Angkutan Umum Bakal Dibatasi di Jakarta

  2. 5 Foto Cantik Petenis Eugenie Bouchard di Alam Bebas, Mendaki di Tengah Virus Corona

  3. Kasdam XVIII/Kasuari: Kalian Harus Gembira dan Jangan Terlihat Susah

  4. IHSG Diramal Melambung, Saham Ini Akan Bawa Untung

  5. PSBB Mulai Diberlakukan, DPR: Pintu Masuk dan Keluar DKI Jakarta Harus Dijaga

  6. 5 Fakta Tak Terduga Tora Sudiro, Cucu Mantan Gubernur DKI Jakarta

  7. Pemprov Jatim Klaim Pasien Sembuh Virus COVID-19 Terus Bertambah Jadi 40 Orang

  8. Surabaya Ketat, Risma: Kami Juga Minta Warga Sementara Ini Tidak Menerima Tamu atau Kerabat dari Luar Kota

  9. Polri: Larangan Berboncengan Sepeda Motor Hanya untuk Pemudik

  10. Rustam: Ayo Anies, Tunjukkan Gebrakan Melawan Virus Corona

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Zainul A. Sukrin

Perppu Corona, Ujungnya Dimana?

Image
Prakoso Permono

Bayang-bayang Ancaman Teror di Tengah Pandemi

Image
Reza Fahlevi

Atas Nama Kemanusiaan, Stop Politisasi Covid-19

Image
Abdul Aziz SR

PKS dan Sindiran Partai Oposisi

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
Ekonomi

Besarkan Go-Life hingga Diakui Forbes, Ini 5 Fakta Menarik Windy Natriavi, Pendiri AwanTunai

Image
Hiburan

Resmi Diperistri So Ji-Sub, 5 Fakta Menarik Presenter Cantik Jo Eun-jung

Image
News

Wabah Corona

Olahraga hingga Donor Darah, 7 Potret Aktivitas Sandiaga Uno di Sela-sela WFH