image
Login / Sign Up

Suntikan Dana Saja Dinilai Tak Cukup Perbaiki Defisit BPJS Kesehatan

Kosim Rahman

Image

Aksi Gabungan Kelompok Buruh di Semarang | Akurat.co/Dafi Yusuf

AKURAT.CO, Politikus PPP Amir Uskara meminta pemerintah tidak hanya memberikan suntikan dana Rp13,5 triliun untuk membayar selisih kenaikan Iuran peserta Penerima Bantuan Iuran pusat dan daerah serta Peserta Penerima Upah  kelompok pemerintah. Badan Pengelola Jaminan Sosial  Kesehatan dinilai gagal bayar Rp15,5 triliun.

“Defisit keuangan BPJS Kesehatan yang belum bisa diselesaikan dikhawatirkan akan berdampak pada pelayanan kesehatan masyarakat. Sebab itu pemerintah harus mencari berbagai cara guna menyelamatkan  defisit yang dialami BPJS Kesehatan,” kata Amir dalam pernyataan tertulis, hari ini.

Pemerintah diminta memperhatikan perbaikan data penerima bantuan Iuran BPJS Kesehatan dan defisit anggaran sebagai konsekuensi dari pembayaran front loading BPJS Kesehatan karena dengan perbaikan data tersebut bantuan akan tepat sasaran.

baca juga:

“Pembayaran defisit BPJS Kesehatan hanya menyelesaikan persoalan dalam jangka pendek,” kata dia.

Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan untuk PBI berlangsung pada Agustus 2019. Sedangkan untuk golongan TNI, Polri, aparatur sipil negara pada Oktober 2019. Dalam Pasal 34 Perpres 75 Tahun 2019, tarif Iuran kelas mandiri III naik dari Rp25.500 menjadi Rp42 ribu per peserta per bulan. Lalu, Iuran kelas mandiri II naik dari Rp51 ribu menjadi Rp110 ribu. Iuran peserta mandiri kelas I melonjak dari Rp80 ribu menjadi Rp160 ribu. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Anies Curhat ke Ma'ruf Amin Soal RS Swasta Tagih Tunggakan BPJS Kesehatan

Image

News

Wabah Corona

Pembahasan Omnibus Law Diprediksi Tersendat Akibat Covid-19

Image

News

PPP Nilai RUU Pemasyarakatan Perlu Segera Dirampungkan

Image

News

Wabah Corona

Pademi Corona, PPP Minta Pembantaran Tahanan Belum Inkracht Perlu Dipermudah

Image

News

Wabah Corona

PPP Minta Pemerintah Pertimbangkan Opsi "Lockdown" Per Wilayah

Image

News

Wabah Corona

Politisi PPP Lakukan Penyemprotan Desinfektan di Banten

Image

News

PPP Belasungkawa Atas Meninggalnya Ibunda Presiden Jokowi

Image

News

Wabah Corona

UN Ditiadakan, Komisi X DPR RI: Anggaran UN Bisa Dialihkan untuk Penanganan Covid-19

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Batalnya Kenaikan Iuran BPJS hingga Pelayanan Kesehatan Pasien Covid-19, Ini Arahan Jokowi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

Anies Baswedan Larang Warga Naik Transportasi Umum Tanpa Masker

"Harap buat kebijakan untuk mewajibkan semua penumpang menggunakan masker," kata Anies.

Image
News

Bolehkah Melaksanakan Salat Fardu Sebanyak Dua Kali?

Bagaimana hukumnya melaksanakan salat fardu untuk kedua kalinya dalam rangka membantu saudaranya melaksanakan salat berjemaah?

Image
News
Wabah Corona

Iran Jadi Negara dengan Kematian Tertinggi Keenam akibat COVID-19, Lampaui China

Setelah Italia, Spanyol, AS, Prancis, Inggris, kini Iran menjadi negara keenam dengan kematian tertinggi akibat COVID-19, melampaui China.

Image
News
Wabah Corona

Bukan Usia, Syarat Bebas Napi Dinilai Harus dari Tingkat Kejahatannya

"Sekiranya usia yang jadi pertimbangan maka terjadi inkonsistensi dalam pemenjaraan”

Image
News

Pelaku Pembunuhan Siswi SMP di OKU Terancam Hukuman Seumur Hidup

"Tersangka akan dijerat pasal 340 Sub pasal 338 KUHP”

Image
News
Wabah Corona

Update Covid-19 di Jakarta: Positif 1.143, Sembuh 58, Meninggal 111

asien meninggal 111 orang, bertambah sebanyak 12 orang dari data sebelumnya, yakni 98 orang.

Image
News

Ferdinand: Selamat Jalan Pak Arminsyah, Kaget dengan Kepergian Bapak Seperti ini

"Semoga surga untukmu pak Armin."

Image
News
Wabah Corona

Distrik di China Terapkan Lockdown di Tengah Kekhawatiran Gelombang Kedua COVID-19

"Kami sangat sadar bahwa masih ada gelombang kedua di China. Itu mungkin," kata Kylie Ainslie, peneliti di Imperial College London.

Image
News

Pengamat: Koruptor Biar Saja Mereka Nginap di Balik Jeruji

"Kasus narkoba dan koruptor, dua kasus ini seharusnya tidak diberikan asimilasi atau bebas bersyarat," kata Emrus.

Image
News
Omnibus Law

HIPMI Bali Sebut Omnibus Law Ciptaker Justru Untungkan Kaum Pekerja

“Pada Pasal 153 diatur pembatasan alasan PHK jika tidak terjadi kesepakatan. Jadi perusahaan tidak bisa dengan semena-mena PHK pegawainya“

terpopuler

  1. Bela Luhut, Muannas Alaidid: Tolonglah Said Didu Jangan Memanfaatkan Situasi di Tengah Wabah

  2. Sohibul Iman ke Jokowi: Jangan Dengarkan Orang-orang yang Hanya Mau Menjilat Bapak dan Bersikap Asal Bapak Senang!

  3. Said Didu Vs Menteri Luhut, Politikus NasDem: Ngapain Main Ancam?

  4. Said Didu Terancam Dipidanakan Luhut, Ruhut Sitompul: Mulutmu Harimaumu

  5. Kanada Ancam Lakukan Tindakan Balasan jika AS Hentikan Ekspor Masker N95

  6. Said Didu Diancam Luhut, Politisi PAN: Sabar Bro, Anda Pasti Telah Diincar Banyak Pihak

  7. Babe Haikal Ogah Tanggapi Ade Armando yang Sebutnya 'Berhati Busuk'

  8. Gantung Mi Instan di Pintu Gerbang, Deretan Momen Indah Saling Berbagi Warga RI di Tengah Pandemi Corona

  9. Refly Harun: Seorang Pejabat Negara Harusnya Tidak Marah Kalau Dikritik

  10. Ustaz Hilmi: Ketika Kritik Dianggap Menghina, Mau Dibawa Kemana Bangsa ini?

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

COVID-19 dan Kita

Image
Dr. Idham Holik

Sebuah Harapan Pribadi: PERPPU Pemilihan Segera Terbit dan Opsi A Jadi Pilihan

Image
Achsanul Qosasi

Corona, Subsistensi dan Kredit

Image
Bisman Bhaktiar

Aspek Hukum Perpanjangan Pengusahaan Pertambangan Batubara PKP2B

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
News

Jarang Tersorot, 8 Potret Istri Wakil Bupati Luwu Timur, Anny Ali

Image
News

Siapkan Akomodasi Bagi Tim Medis, 8 Potret Wali Kota Bandung Turun Langsung Perangi Virus Corona

Image
News

Sister Goals! 8 Potret Najwa Shihab Bersama Kakak dan Adik Perempuannya