image
Login / Sign Up

Demokrat Minta Pimpinan DPR Proses Usulan Pansus Jiwasraya

Kosim Rahman

Image

Diskusi dialektika Demokrasi dengan tema "Tarik Ulur Pansus Jiwasraya, Siapa yang Berkepentingan?"di ruang Media Center Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/2/2020). Ki-ka: Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI Syarief Hasan, Anggota Fraksi PKS DPR RI Dimyati Natakusumah, Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDIP Darmadi Durianto. | AKURAT.CO/Oktaviani

AKURAT.CO, Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI Syarief Hasan mengatakan pimpinan DPR harus segera memproses usulan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Jiwasraya sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

Dia mengakui bahwa secara politis, langkah pembentukan Pansus Jiwasraya akan banyak mengalami hambatan namun proses yang sudah berjalan harus diproses oleh pimpinan DPR.

"Kami berharap agar usulan pembentukan Pansus Jiwasraya yang sudah diterima pimpinan DPR betul-betul diproses sesuai dengan tata tertib yang kita sepakati bersama," kata Syarief Hasan dalam diskusi "Dialektika Demokrasi" di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (20/2/2020).

baca juga:

Dia menjelaskan sesuai aturan di UU nomor 2 tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3), semua surat yang masuk harus dibacakan di Rapat Paripurna can kalau berkaitan dengan komisi, untuk kelanjutannya harus dibawa ke Badan Musyawarah (Bamus) DPR.

Syarief mengatakan, setelah usulan pembentukan Pansus tersebut diajukan ke pimpinan DPR, sampai saat ini cenderung tidak ada perkembangan atau "mandek".

"Kami tahu pasti bahwa hanya dengan dua fraksi, kalau toh nanti di suatu saat proses tersebut dilanjutkan ke Rapat Paripurna, tentu kami tahu pasti ini akan berbeda, tetapi ini adalah demokrasi," ujarnya.

Dia mengimbau agar proses demokrasi yang sudah berjalan baik selama ini, harus tetap dipelihara bersama dan benar-benar dilanjutkan pembahasannya secara transparan.

Hal itu, menurut dia, agar masyarakat mengerti proses Pansus Jiwasraya yang berjalan di DPR dan usulan pembentukannya harus dilanjutkan sesuai dengan prosedur dan tata tertib yang berlaku.

"Kami juga menyadari bahwa kalau dilakukan voting, apakah melalui Pansus atau Panja, kami tahu kemungkinan tidak akan tercapai. Namun, pengambilan keputusan melalui voting merupakan demokrasi," katanya.

Wakil Ketua MPR RI itu menilai pembentukan Pansus Hak Angket tidak perlu dikhawatirkan namun kalau dijalankan secara proses demokrasi dan sesuai tata tertib yang ditentukan bersama, semuanya akan aman-aman saja.

Namun, dia menilai, satu hal positif ketika Pansus dibentuk, pemerintah bersama-sama DPR menjalankan proses demokrasi yang baik dan ketika itu ditanamkan maka tidak akan menimbulkan kegaduhan.

"Kita bersama-sama punya tanggung jawab untuk mengawal pemerintahan ini supaya berjalan dengan bagus. Karena kalau pemerintah sukses, yang sejahtera itu kita semua, untuk rakyat semua dan itu adalah bagian dari salah satu cita-cita kita bersama," ujarnya.[]

Editor: Ainurrahman

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

News

Kritik Jubir Presiden, Demokrat: Pernyataan Tak Bisa Dipegang, Apalagi Kebijakan

Image

News

Wabah Corona

Ferdinand Apresiasi Pemerintah Soal Penanggulangan Covid-19

Image

News

Wabah Corona

Jumlah Kasus Covid-19 Tertinggi, MPR Minta Presiden Segera Lockdown Jakarta

Image

News

Wabah Corona

Politisi Demokrat: Darurat Sipil Ini Kebijakan Cuci Tangan Dan Power Oriented

Image

News

Wabah Corona

Tentara Dinilai Kerjanya Tidur Saja, AHY: Menyakitkan, Rekan-rekan TNI Jangan Berkecil Hati

Image

News

Wabah Corona

Andi Arief: Tinggalkan Jakarta, Isolasi Mandiri!

Image

News

Wabah Corona

Sempat Kontak dengan Bupati Karawang, Setelah Tes Kesehatan Syarief Hasan Dinyatakan Negatif Covid-19

Image

News

Wabah Corona

Edhie Baskoro Terjunkan TIM Satgas Anticovid-19 di 142 Titik

Image

News

Wabah Corona

SBY Dipastikan Bebas Virus Corona

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

Update Covid-19 di Jakarta: Positif 1.143, Sembuh 58, Meninggal 111

asien meninggal 111 orang, bertambah sebanyak 12 orang dari data sebelumnya, yakni 98 orang.

Image
News
Wabah Corona

Distrik di China Terapkan Lockdown di Tengah Kekhawatiran Gelombang Kedua COVID-19

"Kami sangat sadar bahwa masih ada gelombang kedua di China. Itu mungkin," kata Kylie Ainslie, peneliti di Imperial College London.

Image
News

Pengamat: Koruptor Biar Saja Mereka Nginap di Balik Jeruji

"Kasus narkoba dan koruptor, dua kasus ini seharusnya tidak diberikan asimilasi atau bebas bersyarat," kata Emrus.

Image
News
Omnibus Law

HIPMI Bali Sebut Omnibus Law Ciptaker Justru Untungkan Kaum Pekerja

“Pada Pasal 153 diatur pembatasan alasan PHK jika tidak terjadi kesepakatan. Jadi perusahaan tidak bisa dengan semena-mena PHK pegawainya“

Image
News

Babe Haikal: Mohon Banget, Berhenti Jadi Pejabat Publik Kalau Gak Mau Dikritik

"Kalau Anda marah dan tersinggung saat dikritik, selain menandakan tidak dewasa dalam demokrasi, percayalah, ini mempercepat jatuhmu."

Image
News

Yasonna: Yang Tidak Terima Napi Dibebaskan Tumpul Rasa Kemanusiaannya

"Hanya orang yang sudah tumpul rasa kemanusiaannya dan tidak menghayati sila kedua Pancasila yang tidak menerima pembebasan napi."

Image
News

Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Lumajang, Terasa hingga Denpasar

Pusat gempa berada di laut 100 km Barat Daya Lumajang dengan kedalaman 60 km.

Image
News

Ada Teror KSB, TNI Terus Laksanakan Komsos di Distrik Serambakon Papua

"Kami menghimbau semua pihak untuk dapat berdialog dan bersama-sama bekerja”

Image
News

Arminsyah di Mata Sang Anak: Ayah Saya Selalu Katakan 'Setiap Kesulitan Selalu Ada Kemudahan'

Adreansyah mengatakan, ayahnya selalu mengajarkan ikhtiar dan tawakal dalam menjalani hidup.

Image
News

Yunarto Wijaya: LBP vs Said Didu Ini Super Gak Penting

Faizal Assegaf menyarankan, kritik yang disampaikan Said Didu kepada Luhut seharusnya disikapi dengan bijak dan santun.

terpopuler

  1. Bela Luhut, Muannas Alaidid: Tolonglah Said Didu Jangan Memanfaatkan Situasi di Tengah Wabah

  2. Sohibul Iman ke Jokowi: Jangan Dengarkan Orang-orang yang Hanya Mau Menjilat Bapak dan Bersikap Asal Bapak Senang!

  3. Said Didu Vs Menteri Luhut, Politikus NasDem: Ngapain Main Ancam?

  4. Said Didu Terancam Dipidanakan Luhut, Ruhut Sitompul: Mulutmu Harimaumu

  5. Kanada Ancam Lakukan Tindakan Balasan jika AS Hentikan Ekspor Masker N95

  6. Babe Haikal Ogah Tanggapi Ade Armando yang Sebutnya 'Berhati Busuk'

  7. Said Didu Diancam Luhut, Politisi PAN: Sabar Bro, Anda Pasti Telah Diincar Banyak Pihak

  8. Gantung Mi Instan di Pintu Gerbang, Deretan Momen Indah Saling Berbagi Warga RI di Tengah Pandemi Corona

  9. Refly Harun: Seorang Pejabat Negara Harusnya Tidak Marah Kalau Dikritik

  10. Tagar #WeAllStandWithSaidDidu Trending Topik, Netizen Sindir Luhut Anti Kritik

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

COVID-19 dan Kita

Image
Dr. Idham Holik

Sebuah Harapan Pribadi: PERPPU Pemilihan Segera Terbit dan Opsi A Jadi Pilihan

Image
Achsanul Qosasi

Corona, Subsistensi dan Kredit

Image
Bisman Bhaktiar

Aspek Hukum Perpanjangan Pengusahaan Pertambangan Batubara PKP2B

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
News

Jarang Tersorot, 8 Potret Istri Wakil Bupati Luwu Timur, Anny Ali

Image
News

Siapkan Akomodasi Bagi Tim Medis, 8 Potret Wali Kota Bandung Turun Langsung Perangi Virus Corona

Image
News

Sister Goals! 8 Potret Najwa Shihab Bersama Kakak dan Adik Perempuannya