image
Login / Sign Up
Image

Ujang Komarudin

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) & Pengamat Politik Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Jakarta

Agama dan Pancasila

Image

Kepala Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi (kiri) dan Sekretaris Utama Karjono saat menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) komisi II di gedung Nusantara, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2020). Rapat ini membahas program kerja BPIP tahun 2020. Serta juga membahas rencana pemulangan anak-anak ISIS eks WNI. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Agama dan Pancasila, bagai dua sisi keping mata uang. Tak bisa dipisahkan, saling mengisi, dan menjadi satu kesatuan. Jika ada yang mempertentangkan, antara Agama dengan Pancasila, itu namanya kelewatan. Jahat dan kejam.

Yang merumuskan Pancasila adalah, Soekarno dan founding fathers lain beragama Islam. Sila pertama juga sangat jelas. Ketuhanan Yang Maha Esa. Dijiwai oleh nilai-nilai Agama.

Pancasila lahir, atas perenungan yang mendalam, dari tokoh-tokoh yang memiliki keyakinan tinggi atas agamanya. Islam menjadi Agama yang menginspirasi, atas dirumuskannya pasal-pasal dalam Pancasila.

baca juga:

Agama mengilhami lahirnya Pancasila. Lima pasal Pancasila. Semuanya ada dan tersurat dalam Al-Qur’an. Kitab suci Agama Islam.

Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, terinspirasi dari surat Al Ikhlas ayat pertama. Sila kedua, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, tercantum dalam kitab suci Al-Qur’an, surat An-Nisa, ayat 135.

Sila ketiga, Persatuan Indonesia, terangkum dalam Al-Qur’an, surat Al-Hujurat ayat 13. Sila kelima, Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan, termaktub dalam  Al-Qur’an, surat As-Syuro ayat 38.

Dan sila kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Sila kelima ini juga, terilhami dan ada dalam Al-Qur’an, surat An-Nahl ayat 90.

Jadi sangat clear, bahwa Agama, khususnya Agama Islam yang berbenturan dengan Pancasila. Bahkan dari ayat-ayat suci Al-Qur’an di atas, Agama Islam sangat menjiwai dan melekat dalam sila-sila Pancasila.

Bangsa kita ini bangsa yang religius. Sekaligus juga Pancasilais. Jadi, Pancasila itu hidup, karena diwarnai dan diisi oleh nilai-nilai Agama.

Mempertentangkan Agama dengan Pancasila, adalah sebuah kesalahan. Apalagi itu dilakukan oleh seorang Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi. Yang harusnya menjaga marwah, satu-satunya lembaga pengawal dan pengamal Pancasila tersebut.

Agama itu mempersatukan. Pancasila juga. Agama butuh keyakinan. Pancasila juga sama. Agama butuh pengamalan. Begitu juga Pancasila butuh diaktualisasikan dan diimplementasikan.

Membenturkan Agama dengan Pancasila, adalah merupakan sebuah kekeliruan, yang tak bisa dimaafkan. Apalagi itu, dilakukan oleh orang yang mengaku ilmuwan.

Seorang intelektual, tak akan berkata sembarangan dan serampangan. Apa yang dikatakannya, akan terlebih dulu dipikir dan dipertimbangkan matang-matang. Karena jika salah ucap, dampaknya akan besar.

Tak usah membenturkan Agama dengan Pancasila. Tak usah merusak hubungan Pancasila dengan Agama. Selama ini, tak ada masalah antara Agama dengan Pancasila. Yang salah adalah, cara pandang seseorang terhadap Agama dan Pancasila.

Bangsa ini memang penuh kerumitan. Yang mudah dibuat susah. Yang benar dibuat salah. Yang kalah dibuat menang. Serba terbalik-balik. Bagaikan dunia sudah terbalik. Semuanya serba aneh. Dan diluar nalar publik.

Soal Agama dan Pancasila, ini sudah tuntas. Sudah final. Sudah tak ada masalah. Jadi jangan mempersoalkan hubungan keduanya. Ibarat cahaya, Agama itu cahaya yang sangat terang. Dan Pancasila ibarat pikiran yang tercerahkan, karena mendapat sinar dari cahaya Agama.

Pancasila tanpa nilai-nilai Agama akan redup, tak bersinar, dan tak memiliki jiwa dan roh. Dengan agamalah, Pancasila menjadi ideologi penggerak, pendobrak, pemersatu, dan pencerah.

Tanpa nilai-nilai Agama, Pancasila akan hampa. Hanya akan menjadi ideologi mati. Karena agamalah, Pancasila menjadi hidup, memiliki nyawa, dan menjadi ideologi universal.

Bersyukur kita punya Pancasila, yang dilandasi dan didasari oleh nilai-nilai Agama. Dan bersyukur kita punya Pancasila. Karena kita masih bisa bersatu. Tanpa Pancasila kita akan mudah berseteru.

Tak ada ajaran Agama Islam, yang bertentangan dengan Pancasila. Justru Pancasila terilhami oleh ajaran Agama yang rahmatan lil alamin.

Jika Agama dikecilkan dan dibenturkan dengan Pancasila, itu merupakan pikiran kerdil, cetek, dan tak mendasar. Dengan argumentasi apapun, dengan fakta dan data apapun, dan dengan pembenaran apapun, Agama tak pernah memiliki persoalan dengan Pancasila.

Bahaya jika Agama disalahkan. Tak berdasar jika Agama, dijadikan kambing hitam dan sumber kesalahan. Justru agamalah yang menjadi benteng keyekinan pada Allah SWT. Dan pembangun silaturahmi dengan sesama manusia.

Agama menjadi alat kontrol, agar kita tak berbuat seenaknya. Karena Agama melarang kita melakukan yang haram. Pancasila juga harusnya, menjadi alat pengingat dan perekat, disaat kita tak saling tegur sapa dan bermusuhan.

Pancasila itu lahir atas dasar Agama. Oleh karena itu, di republik ini. Hanya warga negara yang percaya pada Tuhan, yang dijamin oleh negara untuk bisa hidup secara berdampingan.

Rame-rame soal Agama yang dibenturkan dengan Pancasila. Ini menjadi pembelajaran bagi kita semua. Sejatinya, menjadi pejabat, apalagi sebagai Ketua BPIP, harus lebih hati-hati dalam mengeluarkan pernyataan. Mulutmu adalah harimaumu.

Lebih baik sedikit berbicara. Tapi banyak bekerja. Daripada, banyak bicara. Salah pula. Namun prestasi kerjanya nihil.

Masyarakat Indonesia ini, cara berpikirnya sederhana. Kasih contoh yang baik, pasti rakyat akan mengikuti. Tapi persoalan elite dan pejabat kita, tak ada yang memberi contoh yang baik. Miskin keteladanan. Dan minus keadaban.

Jadi, jangan heran dan jangan aneh, jika urusan Pancasila saja kita tidak pernah tuntas. Tidak pernah selesai. Masih diaduk-aduk, diacak-acak, dan dibentur-benturkan. Padahal Pancasila sangat jelas, merupakan dasar negara, yang harus jadi pegangan hidup.

Bagaimana rakyat mau menerapkan Pancasila dengan baik. Jika elite politiknya saja, tak menerapkan nilai-nilai Pancasila. Bagaimana rakyat mau manut, jika Ketua BPIP nya saja salah bicara.

Agama itu sangat agung dan mulia. Ketika kita yakini dan implementasikan, maka Agama akan menjadi pegangan. Agama hasil kreasi Tuhan. Pancasila hasil kreasi manusia. Namun Agama dan Pancasila sama sekali tak bertentangan. Karena manusia itu merupakan penyembah Tuhan.

 

 

 

Editor: Sunardi Panjaitan

berita terkait

Image

Iptek

Ternyata, Teknologi Berperan Penting Meningkatkan Pemahaman Pancasila

Image

News

Hasto: Setiap WNI Wajib Setia pada Pancasila dan NKRI

Image

News

Hari Ibu 2018

Hari Ibu, Putri Soeharto: Nama Besar Bangsa Berada di Pundak Generasi Muda

Image

News

Ini Tiga Hal Utama yang Harus Dibela WNI

Image

News

Soal 5 Film Nilai Pancasila, Mendikbud: Semoga Dapat Membantu Peran Guru

Image

News

Tolak Perda Syariat, DPR Sebut Grace dan PSI Tak Paham Hukum Indonesia

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Politik Identitas Dinilai Tak Bertentangan dengan Pancasila, Asal...

Image

News

MPR

MPR Ajak Santri dan Pramuka Amalkan Pancasila

Image

News

Selama Ini, Pancasila Hanya Berfungsi Sebagai Pengatur Ketatanegaraan Saja

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Polisi Tangkap Pelaku Pembuat Video Hoaks Penutupan Jalan di Rawa Bokor Tangerang

Setelah kami cek ke TKP terkait dengan adanya video tersebut, adanya info penutupan jalan di daerah Rawa Bokor adalah hoaks.

Image
News
Wabah Corona

Polisi Pastikan Tidak Ada Penutupan Jalan Tol

"Kami laporkan untuk wilayah hukum Polda Metro Jaya, lalu lintas sampai saat ini tetap normal," kata Sambodo.

Image
News

Ketua Golkar Malut Apresiasi Paket Kebijakan Presiden Jokowi Dalam Mencegah Penyebaran Covid-19

Misalnya stimulus pajak, keringanan kredit, dan pembebasan listrik, itu semua akan sangat membantu masyarakat terdampak," ujar Syukur Manda

Image
News

Rampok Bunuh Pemilik Warung di Depok

Polsek Cimanggis Polres Metro Depok memburu pelaku perampokan yang menewaskan seorang pemilik warung berinisial F (33).

Image
News
Wabah Corona

Jubir Luhut Bantah Info Penghentian Transportasi Jabodetabek

odi menuturkan, informasi tentang penghentian transportasi telah beredar dengan mencantumkan surat edaran BPTJ.

Image
News
Wabah Corona

Tokoh Agama: Jangan Sampai Ada yang Menolak Pemakaman Jenazah Covid-19

"Memulasarakan jenazah merupakan fardhu kifayah, karena itu saya mengajak Umat Islam untuk memperlakukan jenazah dengan hormat."

Image
News

Bukti Ilmiah Bahwa Azan Tak Pernah Berhenti Walau Sesaat

Azan yang dikumandangkan menyesuaikan pergerakan matahari di mana matahari akan bergiliran menyinari bumi.

Image
News
Wabah Corona

Ini Prediksi Guru Besar UGM Soal Akhir 'Perjalanan' Covid-19 di Indonesia

Dedi Rosadi memperkirakan persebaran infeksi COVID-19 di Indonesia akan berhenti pada akhir Mei 2020.

Image
News

Kemenkumham Beri Sanksi Berat Terhadap Jajaran yang Bebaskan Napi Korupsi

Kalau terjadi penyimpangan-penyimpangan, pokoknya Pak Menteri berjanji akan memberi sanksi berat.

Image
News

Pembatasan Sosial Skala Besar, Pengamat Ekonomi Sumut Minta Pemerintah Bentuk Bank Pangan

Sudah banyak petani sayur dan pedagang di wilayah Berastagi yang kesulitan memasarkan produknya ke kota Medan

terpopuler

  1. Mudik Dilarang, Tapi Operasi Bus AKAP yang Distop Anies Dibatalkan Luhut, Tengku: Ada yang Bisa Jelaskan Maksudnya Apa?

  2. Sumbangan Atasi Corona dari Warga Capai Rp80 M, Pemerintah: Akan Kami Pakai dengan Tepat dan Bertanggungjawab

  3. Kepala Terminal: Justru Semenjak Ada Tanggap Darurat Corona, Jumlah Penumpang di Terminal Kampung Rambutan Turun Terus

  4. Rustam: Barangkali Jokowi Ingin Ingatkan bahwa Dia Punya Kewenangan Menetapkan Darurat Sipil, Darurat Militer, Bahkan Darurat Perang

  5. Mahfud: yang Mau Karantina Sudah Ada Jalannya dengan Cara UU Indonesia Yaitu Pembatasan Sosial Berskala Besar

  6. Kabar Gembira, 81 Pasien Sembuh, Yurianto: Saya Ingatkan kepada Kita Semua, Kunci Sukses Tanggulangi Covid-19 Ada Pada Kita

  7. Tembus Rp300 Juta per Pasang! Ini 5 Sandal Jepit Termahal di Dunia

  8. Malaysia Terapkan Lockdown, Harga Kelapa Sawit Indonesia Meroket

  9. Move On dari Bradley Cooper, Irina Shayk Dikarantina Bareng Pacar Baru

  10. Ruhut: Tolong Dibaca Ya, Pak Jokowi Presiden RI yang Terbaik untuk Rakyatnya, Itu yang Utama

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Dr. Idham Holik

Sebuah Harapan Pribadi: PERPPU Pemilihan Segera Terbit dan Opsi A Jadi Pilihan

Image
Achsanul Qosasi

Corona, Subsistensi dan Kredit

Image
Bisman Bhaktiar

Aspek Hukum Perpanjangan Pengusahaan Pertambangan Batubara PKP2B

Image
Abdul Aziz SR

Omnibus Law dan Kuasa Kaum Kapitalis

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
News

10 Potret Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam di Berbagai Kegiatan, Seru!

Image
News

Paman Idaman! 8 Potret Seru Aspri Menhan, Rizky Irmansyah saat Momong Keponakan

Image
News

Buka Puasa hingga Berolahraga, Potret Aktivitas 7 Politisi Tanah Air di Tengah WFH