image
Login / Sign Up

Omnibus Law Ciptaker Disebut Berpotensi Banyak Sebabkan Penggusuran dan PHK

Yudi Permana

Image

Diskusi Soal Omnibus Law Ciptaker di kantor WALHI, Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2020). | AKURAT.CO/Yudi Permana

AKURAT.CO, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menyebut bahwa Rancangan Undang-undang Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker) berpotensi akan membuat penggusuran di Indonesia yang semakin masif, karena telah diatur dalam Undang-undang (UU) tersebut. 

"Karena kita melihat salah satunya dalam bagian revisi undang-undang pengadaan lahan di dalam RUU Ciptaker atau Omnibus Law ini ada penambahan kegiatan pembangunan untuk kepentingan umum itu ada di pasal 121 angka 2," kata Pengacara Publik LBH Jakarta, Citra Referandum di kantor WALHI, Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2020).           

"Seluruh sektor yang dibahas Omnibus Law akan diatur dalam UU Ketenagakerjaan itu sendiri. Jadi, tidak lagi mengacu kepada UU sebelumnya," sambungnya.                   

baca juga:

Menurut dia, yang paling rentan itu penambahannya soal penataan pemukiman kumuh dengan cara penggusuran paksa. Hingga hari ini tidak jelas terminologi kumuh yang dimaksud seperti apa.        

"Kalau misalnya dianggap kumuh,  apakah kira-kira pemerintah berhak mengusir paksa masyarakat miskin, maka kota ini jadi persoalan ke depan," ujarnya.                      

RUU Ciptaker dalam Omnibus Law akan mempermudah karyawan atau buruh di-PHK atau dipecat dengan dasar UU Ketenagakerjaan.                 

"Jadi, kaya PHK dilakukan dengan kesepakatan. Nantinya gampang banget akan dilakukan PHK, dengan acuannya RUU Omnibus Law Cilaka itu," tuturnya.                 

Selain itu juga, kata dia, yang paling ekstrem lagi nantinya di perkotaan ada pembangunan industri hulu dan hilir minyak dan gas. Ini bakal berdampak terhadap pengusiran ruang hidup. Dan juga berdampak kepada lingkungan hidup.           

Kemudian, lanjut dia, yang lebih aneh lagi ada penambahan kegiatan di pasal 121 angka 2 ini, yaitu untuk kawasan pembangkit transisi gardu jaringan tenaga listrik.        

"Padahal teman-teman kita dari green peace dan Walhi sudah jelasin kalau listrik kita surplus, nanti ini jadi pertanyaan kenapa harus ada penambahan kegiatan," ucapnya.           

Kemudian, ia mengkritisi adanya kurang ketepatan penambahan untuk sarana olahraga. Ia merasa bingung urgensinya sarana olahraga dengan ruang hidup masyarakat miskin itu agak kebalik.

"Jadi sebenarnya lebih mementingkan kebutuhan mana dulu, kalau pun sarana olahraga sudah banyak banget, yang kita tahu yang bisa mengakses sarana olahraga juga bukan masyarakat miskin," tegasnya.[]

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

Dorong Pengesahan Omnibus Law, IPS: Solusi atas Krisis Ekonomi Pasca Covid-19

Image

News

Baleg DPR Bakal Gelar Raker dengan Pemerintah Bahas Omnibus Law Ciptaker

Image

News

DPR Bersikukuh Bahas Omnibus Law Cipta Kerja di Tengah Pandemi Corona

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Walhi Minta DPR Tak Membahas Omnibus Law di Tengah Pandemi

Image

News

Wabah Corona

Pandemi Covid-19, Puteri Komarudin Salurkan Bantuan 750 Set APD untuk Petugas Kesehatan

Image

News

Wabah Corona

Ketua DPR: Pemerintah Harus Punya Database Akurat Agar Distribusi APD Tepat Sasaran

Image

News

Wabah Corona

PSBB Mulai Diberlakukan, DPR: Pintu Masuk dan Keluar DKI Jakarta Harus Dijaga

Image

News

Wabah Corona

Gugus Tugas Covid-19 Didesak Penuhi Kebutuhan APD Bagi Dokter dan Paramedis

Image

News

Wabah Corona

DPR: Pemerintah Terlalu Banyak Aturan yang Sifatnya Hanya Imbauan Terkait Penanganan Covid-19

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

Gubernur Banten Minta Kepala Daerah Tangerang Raya Ajukan PSBB Agar Satu-kesatuan dengan DKI

Mobilitas masyarakat wilayah Tangerang Raya tidak dapat dipisahkan dengan DKI Jakarta.

Image
News
Wabah Corona

Ini Daftar Kegiatan yang Dilarang Saat Penerapan PSBB di Jakarta

Berkumpul lebih dari lima orang menjadi larangan selama penerapan PSBB

Image
News
Wabah Corona

Bakal Ada Patroli Rutin, Pelanggar PSBB Langsung Disanksi di Lapangan

Pemprov DKI melakukan langkah tegas, kami tidak akan melakukan pembiaran terhadap kegiatan yang berpotensi terjadi penularan

Image
News
Wabah Corona

KSP: Tak Mudik Bukan Cuma Anjuran Pemerintah, Tetapi Implementasi Ajaran Islam yang Harus Dipatuhi

Menurut Rumadi, harus dipahami bahwa bangsa Indonesia sekarang dalam kondisi darurat COVID-19.

Image
News

Selain Wartawan, Ini 8 Bidang Usaha yang Tetap Beroperasi Selama Pemberlakuan PSBB

Anies mengungkapkan, ada delapan sektor dunia usaha yang diperbolehkan beroperasi selama penerapan PSBB

Image
News
Wabah Corona

Dukung SE Menag, MPR: Ini Anjuran Tepat Karena Zakat, Infak Dan Sedekah Jaring Pengaman Sosial

Basarah respek pada butir 11 surat edaran itu yang menganjurkan umat Islam membayarkan zakat harta mereka sebelum puasa Ramadan.

Image
News

Ombudsman: Pasien Corona Terus Bertambah, Kebijakan Social Distancing Harus Dievaluasi

Teguh mengatakan kebijakan social distancing yang kurang efektif, perlu dipikirkan untuk beralih ke metode yang lebih ketat dan efektif

Image
News

Lawan Polisi dengan Senpi Rakitan, Kurir Sabu-Sabu Didor Senpi Beneran

AA ditembak dan meninggal dunia saat diperjalanan menuju rumah sakit

Image
News

PSBB Disetujui, Fahira Idris Minta Warga DKI Dukung dan Patuh Arahan Gubernur Anies

Kalau kita cermati sebenarnya dalam beberapa sisi Jakarta sudah menerapkan PSBB sejak pertengahan Maret lalu.

Image
News

Setelah Gagal 10 Tahun, Dua Panda Hong Kong Ini Akhirnya Kawin Berkat Kebun Binatang yang Sepi

Perkawinan alami Ying dan Le disebutkan selalu gagal bahkan sampai 10 tahun lamanya

terpopuler

  1. 22 Tahun Berlalu, Begini 8 Potret Terbaru Farida Pasha Pemeran ‘Mak Lampir’ yang Tetap Modis

  2. Tembus Rp61 T! Ini Pesta Termahal yang Pernah Diadakan di Muka Bumi

  3. Haedar Nashir: Kalau Pemerintah Izinkan Warga Mudik Biarlah Tokoh Agama Berhenti Mengimbau

  4. Pesan Pasien Covid-19 yang Sembuh: Allah Ingin Melihat Apakah Cobaan Ini Semakin Membuat Kita Tawadhu atau Justru Berpaling

  5. Cerita Ketua RT Menteng Dalam, Malam-malam Pintu Rumahnya Diketuk Warga yang Panik Akibat Suhu Tubuh Tinggi

  6. Mengapa Kemenangan Riza Patria Jadi Wakil Gubernur Jakarta Tak Mengejutkan?

  7. Selalu Memohon Ampun Meski Bebas dari Dosa, Bagaimana Cara Nabi Beristigfar?

  8. Komisi VIII DPR Desak Diadakan Dzikir Nasional Hindari Covid-19, Anggota PKS: Saya Yakin Lebih Dahsyat Daripada Makanan-makanan Bergizi

  9. Kisah WNI di AS saat Pandemi Corona, Dirumahkan Tanpa Kepastian

  10. Berbarengan Nisfu Syakban, Begini Jadwal, Niat, Tata Cara dan Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh Bulan Ini

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Zainul A. Sukrin

Perppu Corona, Ujungnya Dimana?

Image
Prakoso Permono

Bayang-bayang Ancaman Teror di Tengah Pandemi

Image
Reza Fahlevi

Atas Nama Kemanusiaan, Stop Politisasi Covid-19

Image
Abdul Aziz SR

PKS dan Sindiran Partai Oposisi

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
Ekonomi

Besarkan Go-Life hingga Diakui Forbes, Ini 5 Fakta Menarik Windy Natriavi, Pendiri AwanTunai

Image
Hiburan

Resmi Diperistri So Ji-Sub, 5 Fakta Menarik Presenter Cantik Jo Eun-jung

Image
News

Wabah Corona

Olahraga hingga Donor Darah, 7 Potret Aktivitas Sandiaga Uno di Sela-sela WFH