image
Login / Sign Up

ICW: Kami Pastikan Kasus yang Ditangani KPK pada 2020 Tak Sebanyak Periode Sebelumnya

Faqih Fathurrahman

Image

|

AKURAT.CO, Indonesia Corruption Watch (ICW) memprediksi ada penurunan penyidikan perkara korupsi secara dratis oleh KPK pasca berlakunya UU Nomor 19/2019 tentang Revisi UU KPK.

"Pada 2020 kami menduga dan bahkan memastikan kasus-kasus yang ditangani KPK pada 2020 tidak sebanyak yang telah dilakukan periode 2019 sebelum revisi UU KPK muncul karena keterbatasan instrumen hukum yang melekat ke KPK sehingga sulit menangkap 'political exposed person' mengingat ada lapisan yang ditempuh untuk melakukan penyitaan, penggeledahan dan lainnya," kata peneliti ICW, Wana Alamsyah, di Kantor ICW Jakarta, Selasa.

KPK pada 2019 menyidik 62 kasus dengan 155 aktor dan nilai kerugian negara Rp6,2 triliun dan nilai suap Rp200 miliar dan nilai pencucian uang Rp97 miliar. Jumlah kasus itu meningkat dibanding 2018 dengan KPK menyidik 57 kasus (dengan 261 tersangka) dan pada 2017 menangani 44 kasus (dengan 128 tersangka).

baca juga:

"Apakah 2020 akan menurun? Dapat dipastikan karena Januari saja KPK hanya menangani 1-2 kasus dengan agregat Februari baru dua kasus di KPK, sedangkan tahun sebelumnya ada 62 kasus dan itu adalah kontribusi penyidikan yang dilakukan KPK sebelum revisi UU KPK dan pimpinan sebelumnya. Untuk pimpinan sekarang kita bertanya-tanya apakah sudah melakukan penyidikan kasus baru atau belum," kata dia.

Sedangkan peneliti ICW lainnya, Tama S Langkun, mengatakan, revisi UU KPK memberikan dampak luar biasa.

"Bagaimana antara perkara yang ditangani hari ini dan sebelumnya memiliki perbedaan yang sangat siginfikan. Perkara biasa seperti jadi sangat sulit dan terjal, misalnya terkait Harun Masiku yang sama-sama berasal dari partai pemenang pemilu dengan Anas Urbaningrum selaku ketum Demokrat toh penyidikannya berjalan," kata Langkun.

Bila ada kontroversi atau pembelaan hal itu memang wajar tapi pasca revisi UU KPK malah lebih sulit memproses Masiku.

"Ini contoh penanganan perkara yang tidak akan sebanyak tahun sebelumnya karena waktu yang dibutuhkan untuk penanganan perkara akan lebih lama. DPO, penyadaan, penyitaan dilakukan dengan persetujuan dewan pengawas bagaimana bisa mengejar soal teknis? Ini yang butuh waktu lebih lama dari sebelumnya," kata Langkun.

Bahkan menurut dia, adanya penyidik yang sembarangan dikembalikan ke kepolisian padahal penyidik tersebut yang menjadi bagian OTT.

"Harusnya penyidik tersebut mendapat apresiasi tapi dikembalikan dan pengembaliannya pun mengundang banyak kontroversi. Pemberantasan kroupsi makin terjal, pionir-pionir tidak mendapat apresiasi dan perlindugnan sebagaimana mestinya, KPK disibukkan urusan penyidik dan pimpinan belum lagi soal penyadapan, penyitaan, dan lainnya," kata dia.[]

Editor: Ainurrahman

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

KPK: Sosok Arminsyah Jaksa Terbaik, Panutan Insan Adhyaksa

Image

News

ICW Usul Pimpinan KPK Sumbangkan Gajinya Untuk Korban COVID-19

Image

News

Sidang Lanjutan Perkara Penyiraman Air Keras, Hakim Minta Novel Baswedan Dihadirkan

Image

News

Persidangan Kasus Teror Terhadap Novel Dinilai hanya Formalitas

Image

News

Terdakwa Penyiraman Novel Baswedan Dapatkan Cairan Asam Sulfat di Pool Mobil Gegana Polri

Image

News

PN Jaksel Kembali Tolak Praperadilan Nurhadi Cs

Image

News

Pakar Hukum: Penetapan Tersangka Nurhadi Terkesan Dipaksakan

Image

News

Kepala PPATK Berpulang, Febri: Teman-teman Menyapa Beliau, Pak Badar, Dia Banyak Sekali Letakkan Dasar Penting Pengelolaan Keuangan di KPK

Image

News

Ikuti Seleksi Deputi Penindakan KPK, Kapolri Restui Tujuh Anggotanya

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Gugus Tugas Catat Jumlah Kasus Positif COVID-19 di Bali 43 Orang

Kasus positif hari ini bertambah delapan orang, enam orang imported case

Image
News

Cegah COVID-19, Pemprov Jatim Siapkan Rapid Test Untuk 156 Kedatangan Pekerja Migran Dari Malaysia

Standar operasional prosedur pemeriksaannya nanti meliputi pemeriksaan suhu tubuh dan dilanjutkan dengan rapid test

Image
News
Wabah Corona

Cegah Pandemi COVID-19, Menpan RB Tunda Pendaftaran dan Seleksi Sekolah Kedinasan

Menpan RB memutuskan untuk menunda pendaftaran dan seleksi sekolah kedinasan

Image
News

NU Jatim Ajak Umat Islam Ikuti Istighatsah Daring Melawan COVID-19

Mari berdoa kepada Allah SWT agar pandemik COVID-19 segera diangkat dari Bumi Indonesia

Image
News
Wabah Corona

Ketua MPR Minta Kemenkes dan BNPB Cross Check Data Kasus Positif COVID-19

Langkah itu agar masyarakat dapat lebih meningkatkan kewaspadaan dan kepercayaan terhadap Pemerintah

Image
News

Pandemi COVID-19, Polda Jabar Minta Anggotanya Tak MudikĀ 

Anggota Polri dan ASN Polri beserta keluarganya tidak bepergian ke luar daerah dan atau mudik

Image
News

Budi Arie Minta Kepala Desa Lindungi Warganya dari COVID-19 saat MudikĀ 

Beban desa juga harus di-'manage' (kelola) dengan jumlah yang rasional dan masuk akal.

Image
News
Wabah Corona

Polri Kirim 50 Tenaga Kesehatan Ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet

Ada 50 tenaga kesehatan Polri yang membantu pelayanan RS Darurat Wisma Atlet

Image
News
Wabah Corona

Ketua PMI Jusuf Kalla Nyatakan RS PMI Bogor Siap Tangani Pasien COVID-19

PMI akan mendukung terus upaya pemerintah dalam penanganan COVID-19 ini

Image
News
Wabah Corona

DPR Minta Pemerintah Perbaiki Data Kasus Positif Virus COVID-19

Peta ini dibutuhkan untuk menentukan langkah mengantisipasi dan menangani COVID-19 secara baik

terpopuler

  1. Tiga Warga Kediri Positif Covid-19, Gugus Tugas: Ketiganya Punya Kontak Erat dengan Pasien Pertama Positif

  2. 5 Fakta Menarik Kim Soo Hyun, Aktor Korea yang Jadi 'Suami Baru' Rossa

  3. Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Mulai Padat, Warganet: Ketika Kebutuhan Sudah Mengalahkan Ketakutan

  4. Ahmad Riza Patria Terpilih Sebagai Wagub DKI, Ferdinand: Politik di Jakarta Akan Semakin Seru

  5. Riset: Mayoritas Masyarakat RI Respon Negatif Kebijakan Pemerintah Tangani COVID-19

  6. Tidak Ada Pasien di Sulsel Murni Meninggal Akibat Covid-19

  7. Wali Kota: Pasien Positif Covid-19 Kelima di Batam Pernah ke Jakarta

  8. Beberapa Gejala Virus Corona yang Masih Jarang Diketahui

  9. Cerita Ojol yang Tidak Tahu Ada Larangan Bawa Penumpang

  10. 5 Potret Olahraga Romantis Antonio Candreva & Pasangan, Selalu Ada Ciuman Bibir

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Abdul Aziz SR

PKS dan Sindiran Partai Oposisi

Image
Achmad Fachrudin

Analisis Komunikasi Penanganan Covid-19

Image
UJANG KOMARUDIN

COVID-19 dan Kita

Image
Dr. Idham Holik

Sebuah Harapan Pribadi: PERPPU Pemilihan Segera Terbit dan Opsi A Jadi Pilihan

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
News

Dokter Ke-19 dari IDI yang Wafat karena Positif Corona, Ini 5 Fakta Menarik Naek L. Tobing

Image
News

Harta Kekayaan Capai Rp3,6 M, 5 Fakta Menarik Muhammad Syarifuddin, Ketua MA 2020-2025

Image
News

5 Fakta Menarik Ahmad Riza Patria, Ketua OSIS di SMA sampai Peraih Master Bisnis ITB