image
Login / Sign Up

Temuan Terbaru Dokumen China Ungkap Etnis Uighur Dipenjara karena Berhijab hingga Mengklik Situs Asing

Sahistya Dhanes

Image

Bocah muslim Uighur memegang poster dukungan untuk pemain sepakbola Arsenal, Mesut Ozil saat menggelar aksi damai di Beyazid Square, Istanbul, Sabtu (14/12/2019). Ozil dikecam netizen Tiongkok karena mengungkapan dukungan etnis Muslim Uighur dalam cuitannya. Pihak club Arsenal tidak membela Ozil karena pernyataannya dianggap personal. | REUTERS/Kemal Aslan

AKURAT.CO, Sebuah dokumen terbaru yang berkaitan dengan kebijakan China terhadap etnis Uighur ditemukan. Dokumen tersebut berisi rincian pribadi lebih dari 3.000 orang dari wilayah Xinjiang dengan detail yang rumit, mengenai aspek paling intim dari kehidupan sehari-hari mereka.

Dokumen setebal 137 halaman itu bahkan memuat informasi tentang seberapa sering orang berdoa, bagaimana mereka berpakaian, siapa yang mereka hubungi dan bagaimana perilaku anggota keluarga mereka.

Keberadaan dokumen itu diungkap oleh media Inggris BBC, dikatakan bahwa dokumen itu berasal dari sumber yang sama dengan yang mengungkap informasi sensitif tentang Xinjiang tahun lalu. Keaslian dokumen itu dikonfirmasi oleh Adrian Zenz selaku pakar kebijakan China di Xinjiang.

"Dokumen yang luar biasa ini menyajikan bukti terkuat yang saya lihat sampai saat ini bahwa Beijing secara aktif menganiaya dan menghukum praktik-praktik normal kepercayaan agama tradisional," katanya, dilansir laman BBC, Selasa (18/2).

Selain memuat informasi tentang ribuan orang, dokumen itu juga mencantumkan informasi rinci mengenai 311 orang yang menjadi subjek investigasi. Informasi di dalamnya bahkan begitu rinci hingga menyentuh mengenai putusan apakah orang-orang tersebut akan tetap ditahan atau dibebaskan, serta apakah mereka yang sudah bebas harus kembali ditahan atau tidak.

BBC mengatakan keberadaan dokumen terbaru ini menguatkan keterangan-keterangan yang telah didapatkan dari dokumen-dokumen rahasia yang terungkap sebelumnya. BBC sendiri merupakan media yang ikut ambil bagian dalam "tur Xinjiang" yang diadakan oleh pemerintah China tahun lalu.

Contoh kasus yang tercantum dalam dokumen tersebut adalah penahanan wanita bernama Helchem (38) hanya karena diketahui pernah mengenakan jilbab beberapa tahun lalu. Kasus lainnya adalah penahanan pria bernama Memettohti (34) dengan alasan pengajuan paspor untuk pergi ke luar negeri, hal itu dianggap sebagai tanda radikalisasi di Xinjiang. Kemudian ada kasus penahanan pria bernama Nurmemet (28) hanya karena tidak sengaja mengklik tautan (link) situs internet asing.

Sebanyak 311 individu utama yang terdaftar semuanya dari Distrik Karakax, dekat Kota Hotan di selatan Xinjiang, sebuah wilayah di mana lebih dari 90 persen populasi adalah orang Uighur. Menurut Adrian Zenz, dari dokumen itu bisa dilihat bahwa China memandang kepercayaan akan agama sebagai tanda ketidaksetiaan. Daftar Karakax dianggap jadi bukti paling substansial dari cara pengumpulan informasi terperinci yang kemudian digunakan untuk memenjarakan orang.

Etnis Uighur mayoritas beragama Islam dan secara penampilan, bahasa, dan budaya, mereka lebih dekat dengan etnis-etnis di Asia Tengah ketimbang etnis Han yang merupakan mayoritas di China. Etnis-etnis seperti Kazakhs dan Kyrgyz pun turut jadi sasaran tindakan represif pemerintah China.

Dalam beberapa dasawarsa terakhir, masuknya jutaan pemukim Han ke Xinjiang telah menyebabkan meningkatnya ketegangan etnis dan meningkatnya rasa pengucilan ekonomi di kalangan Uighur.[]

baca juga:

Editor: Ahada Ramadhana

berita terkait

Image

Olahraga

Stephan El Shaarawy

El Shaarawy: Kehidupan di China Sudah Mulai Kondusif

Image

News

Wabah Corona

DIY Siap Gelar Rapid Test Corona, Prioritaskan Tenaga Medis

Image

News

Wabah Corona

AS, UEA, dan Indonesia Jadi Negara Prioritas Ekspor Alat Tes Corona Korea Selatan

Image

Olahraga

Marouane Fellaini

Terjangkit Corona, Fellaini Akui Kini Mulai Pulih

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Lawan Virus Corona di Rumah dengan Disinfektan Buatan Sendiri, Mudah!

Image

Olahraga

NBA 2019-2020

Jika Dilanjutkan Musim Ini, NBA Bakal Digelar tanpa Penonton

Image

Hiburan

Wabah Corona

7 Video Kocak Kerja dari Rumah, Bikin Ngakak

Image

News

Wabah Corona

Sempat Sembuh, Belasan Pasien Corona di China Sakit Lagi

Image

News

Wabah Corona

Pandemi Corona Meluas, Israel Kerahkan Pasukan Rahasia Unit 81

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

638 Tenaga Kesehatan Tinggal di Hotel Kelolaan DKI Jakarta

Hiingga saat ini, terdapat total 638 tenaga kesehatan (nakes) terdiri 604 perawat dan 34 dokter menginap di tiga hotel.

Image
News

Jemaah Masjid Kebun Jeruk Diusulkan Pindah ke RS Wisma Atlet

"Kami usulkan juga agar 183 orang ini dipindahkan ke Wisma Atlet Kemayoran dan ditempatkan di lokasi ODP,"

Image
News
Wabah Corona

Tolitoli Bakal Tutup Total Seluruh Akses Transportasi

"Akan kita berlakukan mulai Senin (30/3/2020) pukul 00.00 Wita selama 14 hari ke depan“

Image
News

Hanya 1,1 Persen Peserta Tes Cepat di DKI Positif COVID-19

"Hingga 27 Maret 2020, telah dilakukan 10.459 tes cepat, hasilnya 121 orang dinyatakan positif dan 10.338 orang negatif,"

Image
News

Legislator Dukung Pemerintah Terbitkan PP Karantina Wilayah

"Semoga PP Karantina Wilayah ini segera keluar sehingga bisa menjadi pegangan pemerintah daerah,"

Image
News

Polres Jakbar Berhasil Cokok Pengedar Narkoba di Kawasan Kebon Jeruk

Saat ini pelaku masih kami lakukan proses penyelidikan lebih lanjut

Image
News

Wali Kota Jakbar: Jamaah Masjid Jami Kebon Jeruk Dipindahkan ke RS Wisma Atlet Malam Ini

Alhamdulilah, kloter pertama tadi 39 orang sudah diberangkatkan ke Wisma Atlet Kemayoran

Image
News

Bertambah 11 Kasus, Tenaga Medis yang Terjangkit Corona di Jakarta Jadi 61 Orang

"Per 28 Maret 2020 jumlah kasus di Jakarta yang positif COVID-19 menjadi 603 kasus dengan 62 orang meninggal dunia,"

Image
News

Merapi Erupsi Lagi, Tinggi Kolom Abu Terpantau 3 Ribu Meter

Image
News
Wabah Corona

DIY Siap Gelar Rapid Test Corona, Prioritaskan Tenaga Medis

terpopuler

  1. Pasien Positif Corona Sembuh: Jangan Percaya Berita Hoaks, Nyatanya Bisa Sembuh

  2. Nasib TKI Saat Malaysia Lockdown, Kades: Ada Keluarga yang Jual Ternak sampai Perhiasan untuk Dikirim Agar Tetap Bisa Makan

  3. Politikus Demokrat: Pak Jokowi, Apa yang Membuat Bapak Jadi Peragu untuk Putuskan Lockdown atau Tidak, Jelaskan Saja Pada Rakyat

  4. Jubir Gugus Tugas COVID-19 Sumut Bantah Gubernur Edy Rahmayadi di Isolasi

  5. Menkopolhukam: Pastikan Tidak Ada Lockdown Tapi Karantina Wilayah

  6. Sebelum Meninggal Anggota DPR RI Imam Suroso Sempat Blusukan di Pasar Puri Kabupaten Pati

  7. Masuk Forbes hingga Hobi Berkebun, Ini 5 Fakta Menarik Amanda Susanti, Pendiri Sayurbox

  8. Pemerintah Aceh: Jangan Sembunyikan Saudara Kita yang Baru Pulang dari Daerah Penularan Covid-19, Itu Sangat Berisiko

  9. Wilmar Peduli Alokasikan USD1 Juta Ringankan Dampak Covid-19

  10. Haikal Hassan: Walikota Lockdown Tegal Dipuji, Gubernur DKI Mau Lockdown Dibully

ibunda jokowi

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Zainul A Sukrin

Pandemi Covid-19 dan Keseimbangan Kekuasaan dalam Budaya Jawa Tradisional

Image
Reza Fahlevi

Gotong Royong Melawan Covid-19

Image
Azhar Ilyas

Video Call Jadi Komunikasi ‘Normal’ Sejak Pandemi Covid-19

Image
Ujang Komarudin

Pilkada di Tengah Corona

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
Ekonomi

Masuk Forbes hingga Hobi Berkebun, Ini 5 Fakta Menarik Amanda Susanti, Pendiri Sayurbox

Image
News

Diberhentikan Secara Tidak Hormat, 5 Fakta Penting Komisioner KPU Evi Novida Ginting

Image
News

Wabah Corona

Sri Mulyani hingga Retno Marsudi, 8 Potret Menteri Srikandi Jalani WFH