image
Login / Sign Up

5 Pemimpin Negara Paling Populer di Dunia Versi Gallup, Angela Merkel di Posisi Satu

Citra Puspitaningrum

Image

Kolase foto Kanselir Jerman Angela Merkel (kiri) dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kanan) | Wikimedia

AKURAT.CO, Seorang pemimpin tentu menjadi kunci pemerintahan sebuah negara. Sosok yang kuat pun dipercaya bisa membuat negara yang dipimpinnya menjadi besar. Untuk mewujudkannya, setiap pemimpin punya metode masing-masing. Oleh karenanya, setiap pemimpin punya tingkat popularitas berbeda-beda.

Lembaga jajak pendapat yang bermarkas di Swiss, Gallup International, setiap tahunnya merilis laporan Survei Akhir Tahun (EoY), salah satunya adalah Pemimpin Negara Terpopuler di Dunia. Survei ini dilakukan di 50 negara dengan melibatkan wawancara pada 50.261 orang.

Dilansir dari laman Gallup, ini 5 pemimpin negara paling populer di dunia.

1. Angela Merkel

Wikimedia



Kanselir Jerman ini merupakan satu-satunya perempuan yang berhasil masuk dalam peringkat 10 besar pemimpin paling populer di dunia. Tak tanggung-tanggung, popularitasnya berhasil mengalahkan semua pemimpin pria dengan skor 46 persen.

Berkat citranya yang kuat, tak sedikit yang menganggapnya sebagai pemimpin 'de facto' Uni Eropa. Wanita 65 tahun ini berperan penting dalam mengatasi krisis keuangan Eropa dan internasional. Ia pun harus menghadapi krisis migran di negaranya. Memimpin Jerman sejak 2005, Merkel telah mengumumkan tak akan mencalonkan diri sebagai kanselir lagi pada 2021.

2. Emmanuel Macron

Wikimedia



Presiden Prancis ini berhasil duduk di peringkat ke-2 dengan skor 40 persen. Terpilih di usia 39 tahun, Macron menjadi presiden termuda dalam sejarah Prancis.

Secara umum, pria 42 tahun ini dipandang sebagai seorang sentris, pandangan politik yang mendukung keseimbangan sosial dan menentang perubahan politik yang menghasilkan pergeseran kuat masyarakat ke kiri atau ke kanan. Meski begitu, ada pula yang memandangnya sebagai seorang sosial liberal atau sosial demokrat.

Dalam setahun setelah dilantik, Macron membuat gebrakan dengan memangkas pajak kekayaan, meluncurkan reformasi pendidikan, rencana memotong jumlah anggota parlemen, dan berkonfrontasi dengan serikat pekerja akibat reformasi gerbong utangnya. Namun, tak sedikit yang meragukannya lantaran ia dianggap sebagai presiden boneka kaum konglomerat.

3. Vladimir Putin

baca juga:

Wikimedia



Presiden Rusia ini duduk di peringkat ketiga dengan tingkat popularitas 36 persen. Dalam periode pertama kepresidenannya, ekonomi Rusia berkembang selama 8 tahun berturut-turut. Pendapatan Domestik Bruto yang diukur dengan daya beli masyarakatnya bahkan meningkat hingga 72 persen.

Meski begitu, para pengamat melihat adanya penurunan demokrasi di Rusia. Negara ini mendapat nilai buruk dalam laporan Indeks Persepsi Korupsi oleh Transparency Interational, Indeks Demokrasi oleh Economist Intelligence Unit, dan Indeks Kebebasan Dunia oleh Freedom House. Selain itu, organisasi HAM menuding Putin telah mempersekusi aktivis dan lawan politiknya.

4. Donald Trump

Wikimedia



Dengan tingkat popularitas mencapai 31 persen, presiden ke-45 Amerika Serikat (AS) ini menempati peringkat ke-4. Memimpin AS sejak 2017, gagasannya kerap menuai kontroversi, seperti keinginannya membeli Greenland, membangun tembok raksasa di perbatasan untuk mencegah masuknya migran, hingga mengebom angin topan.

Meski begitu, Trump tak kehilangan kepercayaan pendukungnya. Terbukti ia berhasil menggalang USD 46 juta (Rp629 miliar) di perempat terakhir 2019 meski tersandung pemakzulan. Popularitasnya juga membuat Senat (MPR) yang dikuasai Partai Republik menyelamatkannya dari pemakzulan. Ia pun siap mempertahankan jabatannya dengan mencalonkan diri lagi di pemilihan presiden AS yang rencananya digelar 3 November mendatang.

5. Recep Tayyip Erdogan dan Boris Johnson

Wikimedia



Presiden ke-12 Turki ini harus berbagi peringkat yang sama dengan perdana menteri Inggris lantaran sama-sama meraih tingkat popularitas 30 persen. Berhasil masuk 5 besar, Erdogan menjadi pemimpin muslim paling terpopuler di dunia. Hasil ini senada dengan laporan 500 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia versi Royal Islamic Strategic Studies Centre di mana ia juga meraih peringkat teratas. Meski sosoknya kuat, pemerintahan Erdogan dituding korup dan mengekang demokrasi beberapa tahun belakangan ini.

Sementara itu, Boris Johnson baru menjabat sebagai perdana menteri Inggris pada Juni 2019. Ia menggantikan Theresa May yang memilih mundur lantaran gagal meloloskan Brexit, keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Meski humoris dan terkesan eksentrik, Johnson mampu menarik perhatian para pendukung Partai Konservatif. Di tangan Johnson pula, Brexit berhasil terealisasikan pada 31 Januari 2020.


Peringkat selanjutnya diduduki Presiden China Xi Jinping, Perdana Menteri India Narendra Modi, dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud. Sementara itu, Presiden Jair Bolsonaro harus berbagi peringkat ke-10 dengan Presiden Iran Hassan Rouhani dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.[]

Editor: Ahada Ramadhana

berita terkait

Image

Hiburan

Wabah Corona

Cegah Resiko Penyebaran Virus, CDC AS Sarankan Pakai Masker Kain

Image

Ekonomi

Dolar AS Mampu Bertenaga di Tengah Bayang-bayang Resesi Global

Image

News

Wabah Corona

Sempat Remehkan Corona, Donald Trump Kini Akui Bahayanya

Image

News

Wabah Corona

Kepala Rumah Sakit yang Bertemu Putin Pekan Lalu Positif Corona

Image

News

Wabah Corona

Begini Kondisi Tenaga Medis sebelum Tangani Pasien Corona, Pakai APD Berlapis-lapis

Image

News

Wabah Corona

Trump Sebut AS Siap Hadapi Puncak Pandemi

Image

Iptek

Wabah Corona

Sempat Kecam GM Soal Ventilator, Trump Kini Justru Balik Memuji

Image

Iptek

Wabah Corona

Perangi Corona, Trump "Paksa" General Motors Produksi Ventilator

Image

News

Wabah Corona

PM Inggris Boris Johnson Positif Terjangkit Virus Corona

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Dishub DKI Hentikan Sementara Penataan Stasiun

Proyek penataan kawasan stasiun yang sebelumnya ditargetkan selesai pada akhir Maret 2020, terpaksa dihentikan sementara,"

Image
News

Kemenkes Tidak Anjurkan Pemda dan Masyarakat Gunakan Bilik Disinfeksi

"Tidak menganjurkan penggunaan bilik desinfeksi di tempat dan fasilitas umum (TFU) serta permukiman,"

Image
News

Polda Jatim Mendirikan 95 Posko Observasi Pemudik

"Posko tersebar di 39 Polres se-Jatim, kemudian ditempatkan juga di pelabuhan, bandara, stasiun, maupun terminal,"

Image
News

Pakar: Perlakukan Limbah Medis Pasien COVID-19 Dengan Hati-hati

"Kami sudah berbicara dengan orang-orang yang terlibat dalam penanganan manajemen limbah saat SARS, Ebola, flu babi dan sebagainya,"

Image
News

Gubernur: Jumlah Pasien Positif COVID-19 di Surabaya 77 Orang

"Jumlah pasien positif COVID-19 bertambah 33 orang, sedangkan kemarin 44 orang sehingga totalnya 77 orang di Surabaya,"

Image
News

Pemprov Jabar Percepat Penanganan COVID-19 Melalui Balai Kesehatan

Balai ini menjadi bagian paling penting dan signifikan dalam kampanye Jawa Barat menanggulangi dan melawan COVID-19.

Image
News

2.002 Napi di Jateng Dikeluarkan Dari Lapas Cegah Penyebaran COVID-19

"Jumlahnya terus berubah sampai 7 April 2020 karena masih berproses terus,"

Image
News

Pemda DIY Siapkan Lahan Pemakaman Khusus Pasien Virus Corona

"Apabila masyarakat tidak menerima kita sudah ada, kabupaten sudah menyiapkan,"

Image
News

Semua Pasien Positif Corona Asal Magetan Dinyatakan Sembuh

"Kemarin hari Kamis (2/4/2020) ada lima pasien yang dinyatakan sembuh,"

Image
News

Jakarta Pusat Terima Sekitar 3.000 Alat Rapid Test COVID-19

"Kalau 'rapid test' kita dapat lebih dari 3.000 tapi tidak lebih dari 3.500 alat,"

terpopuler

  1. Sultan DIY Bocorkan Rencana Pusat Hambat Pemudik, dari Naikkan Tarif Tiket hingga Atur Jarak di Mobil Pribadi

  2. Ratusan Jasad Ditemukan Tergeletak di Rumah dan Jalanan, Presiden Ekuador Bangun Penampungan Korban COVID-19

  3. Buat Onar Selama Lockdown, Presiden Filipina Rodrigo Duterte Tak Segan Tembak Mati Warganya

  4. Arab Saudi Minta Umat Islam Tunda Rencana Ibadah Haji sampai Pandemi Corona Berakhir

  5. Pernah Pacari Angel Lelga, 5 Fakta Tak Terduga Kapolsek Kembangan Kompol Fahrul Sudiana

  6. Kompak Abis, 10 Potret Akrab Lima Anak Enno Lerian dan Priambodo Soesetyo

  7. Jokowi: Guru Tak Fokus Kegiatan Belajar-mengajar, Tapi Lebih Banyak Dipakai Buat Hal-hal Berkaitan Administrasi, Ini Tolong Digarisbawahi

  8. Sering Tak Disadari, Ini 5 Kebiasaan yang Membuat Rezeki Susah Datang

  9. Kecewa Berat, Ferguson: UFC Harus Cabut Gelar Milik Khabib

  10. Doni Monardo: Para Kepala Desa, Anda Telah Lakukan Berbagai Macam Upaya, Libatkan Seluruh Komponen yang Ada

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

COVID-19 dan Kita

Image
Dr. Idham Holik

Sebuah Harapan Pribadi: PERPPU Pemilihan Segera Terbit dan Opsi A Jadi Pilihan

Image
Achsanul Qosasi

Corona, Subsistensi dan Kredit

Image
Bisman Bhaktiar

Aspek Hukum Perpanjangan Pengusahaan Pertambangan Batubara PKP2B

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
News

Jarang Tersorot, 8 Potret Istri Wakil Bupati Luwu Timur, Anny Ali

Image
News

Siapkan Akomodasi Bagi Tim Medis, 8 Potret Wali Kota Bandung Turun Langsung Perangi Virus Corona

Image
News

Sister Goals! 8 Potret Najwa Shihab Bersama Kakak dan Adik Perempuannya