image
Login / Sign Up

Sayembara Cari Masiku-Nurhadi, Pakar: Mungkin Ejek Penegak Hukum Sekaliber KPK, Kenapa Orangnya dan Profesinya Jelas, tapi Tak Ditemukan 

Siswanto

Image

Ilustrasi - Hakim | AKURAT.CO/Candra Nawa

AKURAT.CO, Pakar hukum Universitas Jenderal Soedirman  Purwokerto  Hibnu Nugroho mengapresiasi sayembara yang diselenggarakan Masyarakat Antikorupsi Indonesia terkait dengan keberadaan kader PDI Perjuangan Harun Masiku dan mantan Sekretaris Mahmakah Agung Nurhadi.

"Itu saya kira suatu langkah yang positif, sebagai NGO (Non-Governmental Organization), MAKI ikut memberikan peran serta masyarakat dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Dalam hal ini, ikut peran serta penegak hukum dalam rangka menentukan pelakunya," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, hari ini.

Menurut dia sayembara tersebut sebagai partisipasi dalam rangka membantu Komisi Pemberantasan Korupsi  untuk mencari keberadaan Harun Masiku dan Nurhadi.

baca juga:

Di sisi lain, kata dia, sayembara tersebut diharapkan bukan untuk mengejek atas lambannya penangkapan dua orang yang telah masuk dalam status daftar pencarian orang  oleh KPK tersebut.

"Ini kan (sayembara yang digelar MAKI, red.) bisa positif, bisa negatif. Dalam arti negatif, ya mungkin mengejek, meledek, kenapa ini sih penegak hukum sekaliber KPK, kemudian posisi di Indonesia, orangnya jelas, profesinya jelas, sampai detik ini tidak ditemukan," katanya.

Kendati demikian, dia mengatakan jika sayembara tersebut mengandung arti ejekan, diharapkan dapat memacu KPK untuk segera menangkap dua buronan itu.

"Ini suatu ledekan tetapi punya motif untuk berpacu dalam rangka mengungkap pelaku kejahatan, mengungkap dua orang yang masuk DPO tadi," kata dia.

Hibnu mengatakan jika dibanding dengan KPK sebelumnya, KPK yang sekarang lamban dalam menangkap orang sehingga berdampak pada penurunan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga antirasuah itu.

"KPK sebelumnya, kecepatan itu sangat menentukan, kecepatan menangkap orang, masyarakat percaya. Ini (KPK sekarang) masyarakat sekarang kok pada tidak percaya, sudah tidak percaya, tindakan-tindakan yang jelas pun kondisi yang sekarang tidak bisa memberikan jawaban yang maksimal. Kalau mencari sampai ketemu, siapa pun pasti akan mencari sampai ketemu tapi kapan," katanya.

Ia mengatakan jika berbicara penegakan hukum, harus bicara target karena biayanya mahal dan digaji mahal. "Kalau sekenanya, itu saya kira bukan suatu 'trigger mechanism' (mendorong atau sebagai stimulus agar upaya pemberantasan korupsi oleh lembaga-lembaga yang telah ada sebelumnya menjadi lebih efektif dan efisien)," katanya.

Dia menduga lambannya penanganan kasus Harun Masiku dan Nurhadi itu terjadi karena koordinasi yang kurang matang, koordinasinya lebih bagus KPK yang sebelumnya.

Menurut dia, KPK tidak mungkin berjalan sendiri karena harus melibatkan intelijen Polri dan sebagainya.

"Ini saya kira mungkin perlu evaluasi juga antara KPK dan Polri dalam rangka mengungkap kasus ini. Apalagi Ketua KPK yang sekarang (Firli Bahuri, red.) berasal dari Polri, kenapa tidak bisa mengungkap? Dulu bukan dari Polri tetapi kecepatannya sangat bagus," katanya.

Sebelumnya, MAKI akan memberikan hadiah iPhone 11 bagi siapapun yang memberikan informasi keberadaan keduanya sehingga dapat digunakan untuk menangkap keduanya oleh KPK.

"Informasi dapat diberikan langsung kepada KPK atau kepolisian setempat atau kepada MAKI nomor 081218637589," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman melalui keterangan tertulis.

Hadiah tersebut, kata dia, berlaku selamanya dan tidak terbatas termasuk informasi yang berasal dari aparat penegak hukum dan wartawan.

Diketahui, Harun merupakan salah satu tersangka kasus suap pengurusan pergantian antarwaktu  anggota DPR RI periode 2019-2024, sedangkan Nurhadi tersangka kasus suap dan gratifikasi terkait dengan perkara di MA pada 2011-2016.

Selain Nurhadi tersangka lainnya dalam kasus suap perkara di MA, yakni Rezky Herbiyono (menantu Nurhadi). Kemudian Direktur PT. Multicon Indrajaya Terminal Hiendra Soenjoto  telah ditetapkan dalam status DPO. []

Editor: Siswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Satu Pengelola Penginapan di Purwokerto Sediakan Tempat Istirahat bagi Tenaga Medis

Image

News

ICW Usul Pimpinan KPK Sumbangkan Gajinya Untuk Korban COVID-19

Image

News

Wabah Corona

Waspada Corona, Dua Mahasiswa Teknik Elektro Unsoed Pendadaran Online

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Imbas Corona, Hampir Seribu Tiket Kereta Purwokerto Dibatalkan

Image

News

Sidang Lanjutan Perkara Penyiraman Air Keras, Hakim Minta Novel Baswedan Dihadirkan

Image

News

Persidangan Kasus Teror Terhadap Novel Dinilai hanya Formalitas

Image

News

Terdakwa Penyiraman Novel Baswedan Dapatkan Cairan Asam Sulfat di Pool Mobil Gegana Polri

Image

News

PN Jaksel Kembali Tolak Praperadilan Nurhadi Cs

Image

News

Pakar Hukum: Penetapan Tersangka Nurhadi Terkesan Dipaksakan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

Manula 90 Tahun Asal Belgia yang Tolak Ventilator Dilaporkan Meninggal

"Berikan itu (ventilator) ke pasien yang lebih muda. Saya sudah menjalani hidup yang menyenangkan," katanya pada dokter sebelum ia wafat.

Image
News
Wabah Corona

Perawat Asal Cilandak Meninggal Dunia di RSPAD Gatot Subroto

"Perawat berinisial S (49) meninggal dunia tanggal 31 Maret 2020 pukul 20.20 WIB," ujar Harif Fadhillah.

Image
News
Wabah Corona

Hingga Maret 2020, Satgas Mabes Polri Tangani 15 Perkara Penimbunan Pangan

Tidak ada tersangka yang ditahan.

Image
News
Wabah Corona

Dukung Kerja dari Rumah, Pemerintah Thailand Bagi-bagi Kuota Internet Gratis

Setiap orang bisa mendaftar untuk mendapat 10 GB data seluler per bulan mulai 10 April.

Image
News

Sebuah Harapan Pribadi: PERPPU Pemilihan Segera Terbit dan Opsi A Jadi Pilihan

Kebijakan tersebut patut diapresiasi oleh seluruh anak bangsa di tengah pendemi Covid-19 yang sedang mewabah Indonesia.

Image
News
Wabah Corona

Lagi! Manula 101 Tahun Berhasil Sembuh dari COVID-19, Kali Ini dari Belanda

Rumah Sakit IJsselland menerangkan, manula tersebut adalah pasien yang tangguh serta menaati berbagai peraturan medis selama dirawat.

Image
News
Wabah Corona

Bupati Aceh Barat: Sudah Sepantasnya Perawat dan Dokter Dibantu karena Mereka Pertaruhkan Nyawa

“Penanganan COVID-19 di Aceh Barat wajib mengacu ketentuan nasional dan Peraturan Presiden."

Image
News
Wabah Corona

Ikut Pesta di Tengah Pandemi Corona, Ayah di New York Tak Izinkan Putranya Masuk Rumah

Meski tak mengizinkan Matt masuk rumah, Peter mengisi bagasi mobil Matt dengan bahan makanan dan memberi Rp4,9 juta untuk sewa apartemen.

Image
News

Corona, Subsistensi dan Kredit

Tentu saja tak semua mereka betul-betul menikmati kehadiran negara.

Image
News
Wabah Corona

Pemkab Aceh Barat Janji Berikan Insentif Khusus untuk Petugas Kesehatan yang Menangani Pasien Covid-19

Penanganan COVID-19 di Aceh Barat wajib mengacu ketentuan nasional dan Peraturan Presiden.

terpopuler

  1. Pengamat Puji Erick Thohir Berani Pasang Badan Bantu Jokowi di Tengah Pandemi COVID-19

  2. Pecahkan Rekor Tertinggi, 91 Pasien Corona di Malaysia Sembuh dalam Sehari

  3. Badai Pasti Berlalu, Ini Janji Allah dalam Al-Qur'an

  4. Kabar Gembira! Pemerintah Gratiskan Listrik Selama 3 Bulan

  5. Hadis Nabi tentang Pecahnya Islam jadi 73 Golongan, Hanya Satu yang Masuk Surga

  6. Terupdate! 41 Bank Siap Longgarkan Kredit, Apa Saja?

  7. Jangan Lengah, WHO Ramalkan Pandemi Corona Masih Lama di Asia-Pasifik

  8. 5 Drama Korea Tentang Penyakit Tak Biasa Ini Ternyata Ada di Dunia Nyata!

  9. Rupiah Menguat Terbawa Stimulus Eskternal dan Kebijakan Jokowi Atasi Covid-19

  10. Penjelasan Bahwa Garis Nasab Nabi Muhammad Sampai ke Nabi Ibrahim as

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Dr. Idham Holik

Sebuah Harapan Pribadi: PERPPU Pemilihan Segera Terbit dan Opsi A Jadi Pilihan

Image
Achsanul Qosasi

Corona, Subsistensi dan Kredit

Image
Bisman Bhaktiar

Aspek Hukum Perpanjangan Pengusahaan Pertambangan Batubara PKP2B

Image
Abdul Aziz SR

Omnibus Law dan Kuasa Kaum Kapitalis

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
Hiburan

5 Fakta Menarik Nissa Sabyan yang Mengawali Karier Sebagai Penyanyi di Acara Hajatan

Image
Ekonomi

Tingkatkan Ekonomi Perajin Tekstil Indonesia, Ini 6 Fakta Menarik Denica Flesch, Pendiri SukkhaCitta

Image
News

Wabah Corona

Cosplay Jadi Sultan Maroko hingga Raja Minyak Urut, 5 Potret Fahri Hamzah saat WFH