Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Terkait Anak WNI Eks Isis, Nasdem: Pemerintah Sudah Cermat

Yohanes Antonius

Terkait Anak WNI Eks Isis, Nasdem: Pemerintah Sudah Cermat

Ilustrasi ISIS | Antara Foto

AKURAT.CO, Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya menilai langkah pemerintah sudah mencerminkan prinsip kecermatan dan kehati-hatian terkait nasib anak-anak WNI eks ISIS, dengan mempertimbangkan kasus per kasus sebelum memulangkannya ke Indonesia.

"Sikap pemerintah yang didasarkan pada pertimbangan 'case by case' dan dan hanya untuk anak umur 10 tahun ke bawah, sudah cukup mencerminkan prinsip kecermatan dan kehati-hatian," kata Willy di Jakarta, Minggu (16/2/2020).

Dia menilai pemerintah tidak perlu tergesa-gesa terkait kasus anak WNI eks ISIS, dan saat ini isu tersebut belum meluncur ke tengah publik, semuanya juga tenang-tenang saja.

baca juga:

Selain itu, menurut dia, dalam konteks nasib anak-anak di kamp-kamp tahanan ISIS di Suriah, pemerintah harus mempertimbangkannya dengan cermat dan selektif.

"Berdasarkan prinsip utama yang dipegang oleh pemerintah sejauh ini yaitu Salus Populi Suprema Lex Esto, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi," ujarnya.

Selain itu, menurut Willy, kasus tersebut harus berangkat dari titik tolaknya yang jelas, yakni hukum internasional dan ISIS adalah gerakan transnasional berstatus aktor non-negara yang terlibat dalam berbagai aksi teror dan perang.

Oleh karena itu, menurut dia, juga terkena hukum internasional dari lembaga internasional sehingga pemerintah butuh "legal standing" untuk melakukan langkah pemulangan atau penerimaan atas nasib anak-anak dimaksud.

"Seperti dalam kasus WNI di Wuhan di mana ada keputusan dari WHO akan status virus corona sebagai 'legal standing'-nya, pemerintah dalam hal ini perlu menunggu permintaan dari PBB," katanya.

Willy menilai, sebelum PBB meminta negara asal untuk menerima anak-anak tersebut, UNHCR atau UNICEF adalah pihak yang bertanggung jawab atas nasib mereka.

Oleh karena itu menurut dia, inisiatif harus datang dari dunia internasional terlebih dahulu sebelum datang dari pemerintah sehingga "legal standing" jelas.

"Selain terkait kejelasan 'legal standing', sikap tersebut juga bisa dimaknai sebagai upaya Indonesia menyerukan kepada dunia internasional untuk menentukan kejelasan sikap atas status para kombatan ISIS yang ditahan, dan terutama nasib anak-anak mereka," ujarnya.

Dia mengatakan, kejelasan itu penting karena bagaimanapun, mereka memiliki hak di mata hukum yang berlaku atas mereka.

"Pembukaan UUD 1945 mengamanatkan kepada kita untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia; demikian juga sila kedua Pancasila, menyampaikan kepada kita untuk menjunjung tinggi kemanusiaan yang dilaksanakan secara adil dan beradab," katanya.[]

Editor: Ridwansyah Rakhman

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

News

DPR RI

Anggota TNI Dianiaya Klub Moge, Komisi I DPR Ingatkan Penggguna Jalan Tidak Arogan

Image

News

DPR RI

TB Hasanuddin Bantah Ada Kesepakatan Indonesia - AS Bangun Pangkalan Militer

Image

News

PDIP Minta Kepala Daerah Manfaatkan Lahan Antisipasi Krisis Pangan akibat Pandemi

Image

Ekonomi

Sri Mulyani Klaim Krisis Covid-19 Jadi Kesempatan Perkuat Fondasi Negara

Image

Ekonomi

Legislator Desak Pemerintah Tegas Minta Freeport Rampungkan Smelter di 2023

Image

Ekonomi

DPR RI

Anggota DPR RI Akui UMKM Butuh Pelatihan Manajerial Untuk Jaga Pemulihan Ekonomi

Image

Ekonomi

DPR RI

Anggota DPR Ini Ingin Ada Pengawasan Penyaluran Dana Desa

Image

Ekonomi

DPR RI

Anggota DPR Ini Tekankan Pentingnya Penerapan Protokol Kesehatan di Destinasi Wisata

Image

News

DPR RI

Puteri Komarudin Ingatkan Generasi Muda Siapkan Diri Jadi Penerus Bangsa

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
MPR RI

Bamsoet Ungkap Imbas Bagi Pelaku Usaha Kecantikan Akibat Pandemi COVID-19

Menurutnya, pelaku usaha kecantikan seperti dokter kulit juga terkena imbasnya.

Image
News

BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Jakarta Akan Diguyur Hujan Ringan Hingga Sedang

Sementara pada siang hari, hujan ringan diprediksi akan terjadi di Jakarta Barat dan Jakarta Pusat.

Image
News

PMI Siap Bantu Penanganan Gempa Turki

Bantuan diberikan mengingat hubungan PMI dengan Bulan Sabit Merah sudah terjali sejak lama

Image
News
DPR RI

Anggota TNI Dianiaya Klub Moge, Komisi I DPR Ingatkan Penggguna Jalan Tidak Arogan

Siapapun yang melakukan pemukulan atau tindakan kekerasan adalah tindak pidana yang wajib diproses secara hukum.

Image
News

7 Orang Jadi Saksi dalam Kasus Pembacokan Ustadz di Aceh

Para saksi digali keterangannya seputas perkara kriminal tersebut

Image
News

JK Perkirakan Pandemi Covid-19 Berakhir 2022 Mendatang

Pasalnya, vaksin Covid-19 baru bisa diproduksi pada Maret 2021

Image
News

Kanwil Kemenag DKI Pastikan Pelaksanaan Umroh Sesuai Prokes Covid-19

Karena ini untuk memastikan peserta umroh tak tertular Covid-19

Image
News

Kasus Positif Covid-19 di Madiun Hari Ini Bertambah 158 Orang

Salh satu pasien berusia 71 tahun

Image
News

Akademisi: ASN Harus Netral Demi Hasilkan Pilkada Berkualitas

Karena netralitas ASN menentukan kualitas Pilkada

Image
News

PKS Apresiasi Pernyataan Jokowi Atas Perkataan Presiden Macron

Presiden dinilai peka menjawab keresahan masyarakat

terpopuler

  1. Syarif Hasan: Kartun yang Menistakan Nabi Muhammad Bukan Kebebasan Berekspresi

  2. Tak Terima Disanksi Ringan, PDIP Minta Anies Tindak Tegas Guru SMAN 58 Jakarta

  3. Anies Dapat Penghargan Jakarta Kota Terbaik Dunia, Gilbert: Saingannya Sekelas Kota Kabupaten

  4. Novel Bamukmin: Presiden Perancis Telah Buat Kegaduhan di Dunia

  5. Gerindra: Kalau Projo Mau Jabatan Minta Saja Sama Presiden

  6. DKI Terpilih Jadi Kota Terbaik di Dunia, Anies Baswedan: Ini Kemenangan Kedua Warga Jakarta

  7. Novak Djokovic Kandas di Perempat Final Vienna Terbuka

  8. Kasus Guru SMAN 58 Jakarta, DPRD DKI: Sekolah Negeri Basisnya Pancasila

  9. Denny Siregar: Bang Refly, Sugi Gak Mau Dipenjara Sendirian Katanya

  10. Mau Bisnis Frozen Food Banjir Cuan? Coba Deh 6 Tips Ini!

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Dr. Akhmad Shunhaji, M.A.

Respon Quranik terhadap Pola Pembelajaran di Masa Pandemi

Image
UJANG KOMARUDIN

Degradasi Legitimasi Jokowi

Image
Achsanul Qosasi

Berkoperasi dalam Pandemi

Image
Egy Massadiah

Menyapa Pohon, Menjaga Alam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

Sosok AKP Agung, Ikut Tangani Kasus Penistaan Agama Ahok

Image
Ekonomi

Biar Berkah, Pelajari Kiat Jadi Pedagang Cemerlang Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad SAW

Image
News

5 Potret Terbaru Ganjar Pranowo, Makin Gagah dengan Kumis dan Brewok