Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Wahyu Setiawan Serahkan Bukti Pengembalian Uang Suap ke KPK

Yudi Permana

Wahyu Setiawan Serahkan Bukti Pengembalian Uang Suap ke KPK

Tersangka suap Wahyu Setiawan di KPK | AKURAT.CO/Kosim Rahman

AKURAT.CO, Tony Akbar Hasibuan, pengacara mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan menyebut kliennya telah menyerahkan bukti setoran pengembalian uang sebesar 15 ribu dolar Singapura kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Mas WS (Wahyu Setiawan) menyerahkan bukti setoran pengembalian uang yang diterima 17 Desember (2019) itu 15 ribu dolar Singapura dikonversi menjadi Rp154 juta," kata Tony di gedung KPK, Jakarta, Jumat.

Ia menyatakan uang yang dikembalikan kliennya tersebut sama seperti yang sempat dirilis KPK perihal barang bukti saat pengumuman para tersangka dalam kasus suap pengurusan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024 pada Kamis (9/1/2020) lalu.

baca juga:

"Jadi duit ini tuh sama dengan duit di konferensi pers KPK yang sebut Rp200 juta sebenarnya faktanya 15 ribu dolar Singapura tetapi mungkin perkalian KPK anggapnya itu Rp200 juta," ucap Tony.

Lebih lanjut, ia mengaku bahwa sebenarnya Wahyu sempat menolak pemberian uang tersebut dari mantan anggota Badan Pengawas Pemilu atau orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina (ATF).

"Jadi duit ini yang ketemu di (Mal) Pejaten Village, duit itu sebenarnya mau dikasih ke Pak WS lebih dari 15 ribu dolar Singapura tetapi dia tolak tetapi dipaksa terus suruh ambil. Akhirnya Pak WS bilang 'ya sudah saya ambil tetapi saya pinjam' begitu bahasanya Pak WS. Jadi, 15 ribu dolar Singapura itu lah yang diambil dari Tio," kata Tony.

Sementara itu, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri belum bisa mengonfirmasi lebih lanjut soal pengembalian uang dari Wahyu tersebut.

"Kalau tentang itu, kami mohon maaf perlu konfirmasi terlebih dahulu ke teman-teman penyidik. Jadi nanti akan saya infokan lebih lanjut," ucap Ali di gedung KPK, Jakarta, Jumat.

KPK pada Kamis (9/1) telah mengumumkan empat tersangka dalam kasus tersebut.

Sebagai penerima, yakni Wahyu dan Agustiani. Sedangkan sebagai pemberi, yakni kader PDIP Harun Masiku yang saat ini masih menjadi buronan dan Saeful (SAE), swasta.

Diketahui, Wahyu meminta dana operasional Rp900 juta untuk membantu Harun menjadi anggota DPR RI dapil Sumatera Selatan I menggantikan caleg DPR terpilih dari Fraksi PDIP dapil Sumatera Selatan I Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, Wahyu hanya menerima Rp600 juta.

Untuk merealisasikan hal tersebut dilakukan dua kali proses pemberian. Pertama, pada pertengahan Desember 2019, salah satu sumber dana yang saat ini masih didalami KPK memberikan uang Rp400 juta yang ditujukan pada Wahyu melalui Agustiani, advokat PDIP Donny Tri Istiqomah, dan Saeful.

Wahyu menerima uang dari Agustiani sebesar Rp200 juta di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan.

Kemudian, pada akhir Desember 2019, Harun memberikan uang pada Saeful sebesar Rp850 juta melalui salah seorang staf di DPP PDIP.

Selanjutnya Saeful memberikan uang Rp150 juta pada Donny, sisanya Rp700 juta yang masih di Saeful dibagi menjadi Rp450 juta pada Agustiani dan sisanya Rp250 juta untuk operasional.

Dari Rp450 juta yang diterima Agustiani, sejumlah Rp400 juta merupakan suap yang ditujukan untuk Wahyu, namun uang tersebut masih disimpan oleh Agustiani.[]

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

MPR RI

Tahapan Pilkada Dimulai, MPR: Presiden Belum Juga Tentukan Nama Sekjen KPU

Image

News

KPK Jebloskan Eks Panitera PN Jakut ke Lapas Sukamiskin

Image

Ekonomi

Pemerintah Rakor di Hotel Elit, Said Didu: Bahasa Terangnya Habiskan Uang Rakyat Dari APBN!

Image

News

Penyidikan Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra Dinyatakan Rampung

Image

News

FOTO Layanan Gratis Vaksinasi Rabies Hewan Peliharaan

Image

Ekonomi

Akibat Corona, 44 Persen Pekerja Lepas Pinjam Uang Demi Bertahan Hidup

Image

News

Data Sementara, 11 Juta Pemilih Bakal Berpartisipsi Pilkada Jabar

Image

Ekonomi

Meski Pandemi, 5 Zodiak Ini Justru Jadi Magnet Uang Lho!

Image

News

DPR RI

Tanggapi Pegawai KPK Mundur, DPR: Kalau ada 'Uneg-uneg' Silahkan Disampaikan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

 11 Orang Dilaporkan Tewas Akibat Longsor di Tarakan

Proses evakuasi korban pun masih terus dilakukan

Image
News

China Minta Importir Makanan Beku Hindari Negara dengan Kasus Corona Tinggi, Termasuk Indonesia

China bulan ini menangguhkan impor dari produsen makanan laut di Brasil, Indonesia, dan Rusia

Image
News

Mengandung Bahan Berbahaya, Sri Lanka Kembalikan Kiriman Sampah ke Inggris

Pengirimannya berkedok kasur bekas, karpet, dan permadani untuk potensi daur ulang

Image
News

Ulang Tahun ke-73, 5 Potret Lawas Luhut Pandjaitan Tampak Gagah Sejak Muda

Kini, Luhut masih tampak begitu sehat dan bugar

Image
News

Satgas Gandeng PWI Untuk Perang Lawan Covid-19

Nantinya wartawan akan bertugas untuk melakukan program perubahan perilaku dan meluruskan berita atau informasi yang keliru atau tidak benar

Image
News
MPR RI

Tahapan Pilkada Dimulai, MPR: Presiden Belum Juga Tentukan Nama Sekjen KPU

Pilkada serentak 2020 tetap akan berjalan sesuai jadwal, meski di tengah kondisi pandemi.

Image
News

Nonton Film G30S/PKI, Mahfud MD: Kalau Pakai Istilah Hukum Islam Mubah

Mahfud MD juga mempertanyakan mengapa pemutaran film G30S/PKI harus diributkan.

Image
News

Disebut Bagian dari China oleh Organisasi Wali Kota Dunia, Taiwan Bereaksi Tegas

"Taiwan adalah Taiwan. China adalah China. Taiwan bukanlah kota di China."

Image
News

KPK Jebloskan Eks Panitera PN Jakut ke Lapas Sukamiskin

Dia akan dipenjara selama 5 tahun dikurangi selama berada dalam tahanan dan diperhitungkan dengan pidana penjara yang telah dijalani.

Image
News

Komunisme dan Kearifan

Achsanul tidak peduli adanya rekayasa Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) yang konon dilakukan Orde Baru.

terpopuler

  1. Sri Mulyani Bebaskan Pajak Mobil Baru, Ferdinand Hutahaean: Jangan Begitu Bu!

  2. Kisah Eks Pasien Covid-19: Teman Paling Setia di Wisma Atlet adalah Kesepian

  3. Pengkhianatan G30S/PKI, Adi Prayitno: Saya Tidak Melihat Ada Propaganda

  4. Meski Pandemi, 5 Zodiak Ini Justru Jadi Magnet Uang Lho!

  5. Pemprov DKI Kremasi Ratusan Jenazah yang Diduga Terpapar Corona 

  6. Sindir Tito Karnavian Soal Pilkada, Sudjiwo Tedjo Ujung-ujungnya Malah Begini!

  7. Reza Artamevia Terlibat Narkoba Lagi, Aaliyah Massaid: Ibu yang Pertama Kali Minta Maaf

  8. Tengku Zul: Perkebunan Negara Tidak Bayar Sewa Sama Sekali Malah Rugi, Gila!

  9. Anies Pamer Hasil Naturalisasi Sungai Kanal Banjir Barat

  10. Protokol Kesehatan Covid-19 Anies Baswedan Dicuekin Pedagang Binaan

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Komunisme dan Kearifan

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Pandemi dan Pohon Khuldi

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

Ulang Tahun ke-73, 5 Potret Lawas Luhut Pandjaitan Tampak Gagah Sejak Muda

Image
News

5 Fakta Penting Silvany Austin Pasaribu, Diplomat Muda yang 'Lawan' Vanuatu di Sidang Umum PBB

Image
News

5 Potret Shanaya Arsyila Pramana, Cucu Pramono Anung yang Menggemaskan