image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Kemenristek Dikti Diminta Mengusut Dugaan Ijazah Palsu Bupati Lahat

Yudi Permana

Image

Koalisi Mahasiswa-Pemuda Peduli Integritas Kampus (KAMPAK) gelar demo di depan Kemenristek Dikti, Jumat (14/2/2020) | Istimewa

AKURAT.CO, Sekelompok pemuda yang menamakan dirinya Koalisi Mahasiswa-Pemuda Peduli Integritas Kampus (KAMPAK) mendatangi kantor Kementerian Riset Teknologi & Pendidikan Tinggi RI (Kemenristekdikti RI) di Jakarta, Jumat (14/02/2020).

Masa mendesak Kemenristekdikti segera menetapkan dugaan penggunaan Ijazah Palsu oleh Bupati Lahat Provinsi Sumatra Selatan sesuai hasil investigasi ke Universitas Sjakhyakirti Palembang oleh Direktorat Pembelajaran Kemenristekdikti.

Harda Belly, Koordinator KAMPAK menegaskan, fenomena Ijazah Palsu terjadi dimana-mana, fenomena jual beli Ijazah Palsu ini sudah pada tahap sangat mencoreng dunia pendidikan di Indonesia.

baca juga:

Universitas swasta yang patut diduga menyelenggarakan pendidikan tanpa mengikuti prosedur baku yang telah ditetapkan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti RI seolah dibiarkan tanpa sanksi administratif yang keras.

"Hasil Investigasi Direktorat Pembelajaran bulan Agustus 2019 lalu di Universitas Sjakyakirti Palembang terhadap dugaan Ijazah Palsu Bupati Lahat Cik Ujang, menemukan bukti awal yang cukup seperti tidak ditemukannya tugas akhir (Skripsi) mahasiswa atas nama Cik Ujang, kejanggalan tanda tangan bimbingan skripsi, absensi dll", ujar Harda di sela aksi di Kemenristekdikti RI, Jumat (14/02/2020).

Menurut Harda sapaan akrabnya, Koalisi Mahasiswa-Pemuda Peduli Integritas Kampus (KAMPAK) sebagai kelompok masyarakat madani yang peduli akan pendidikan di Indonesia yang berintegritas dan berkualitas sebagai prasyarat kemajuan peradaban telah berusaha maximal membantu Dirjend Dikti untuk mengungkap secara tuntas fenomena penggunaan Ijazah Palsu ini.

Namun di sisi lain Kemenristekdikti RI sebagai regulator mandul dan tak bisa berbuat apa-apa terhadap maraknya penggunaan Ijazah Palsu yang melibatkan pihak Universitas.

Kemenristekdikti tak memiliki komitmen dan keberanian untuk memberantas secara komprehensif penggunaan Ijazah Palsu ini termasuk yang patut di duga digunakan oleh Cik Ujang selama ini.

Komitmen KAMPAK sering kali terbentur pada birokrasi Dikti yang takut jika berhadapan dengan pejabat publik seperti Cik Ujang.

"Berbagai pertanyaan via surat resmi yang kami layangkan yang sifatnya mendalami informasi hasil temuan investigasi Dikti di Universitas Sjakhyakirti Palembang dibiarkan saja tanpa tindak lanjut sehingga kami sampai pada kesimpulan Kemenristekdikti tak memiliki komitmen memberantas penggunaan Ijazah Palsu sehingga dengan sangat jelas Kemenristekdikti melawan perintah Revolusi Mental Presiden Jokowi", tegas Harda.

Dalam aksi ini KAMPAK menyuarakan tuntutan kepada Kemenristekdikti antara lain pertama, meminta Cik Ujang Bupati Lahat di tetapkan sebagai pengguna Ijazah Palsu sesuai hasil investigasi DIKTI pada bulan Agustus 2019. Kedua, beri sangsi admistratif yang tegas berupa penutupan kampus Universitas Sjakhyakirti Palembang sebagai produsen Ijazah Palsu.[]

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

Belum Surut, 2.393 Jiwa Masih Mengungsi Akibat Banjir Jakarta

Image

News

Senin Malam, Jakarta Akan Diguyur Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Image

Olahraga

5 Fakta Menarik Launching Jersey Persija, Kostum Kandang Merah dan Live TV Nasional

Image

Olahraga

Persija Jakarta 3-1 Geylang International FC

Meski Menang, Pelatih Persija Ungkap Kesulitan yang Dihadapi Timnya

Image

Olahraga

Persija Jakarta 3-1 Geylang International FC

Persija Jakarta Akhiri Laga Persahabatan Dengan Kemenangan Meyakinkan

Image

Olahraga

Persija Jakarta 1-0 Geylang International FC

Babak I: Gol Cepat Osvaldo Bawa Persija Ungguli Geylang

Image

News

Tiga Faktor yang Buat Anies Lebih Terkenal Dibanding Kepala Daerah Lain

Image

Olahraga

Persija Jakarta

Peluncuran Tim Persija Disambut Hangat Puluhan Ribu The Jakmania

Image

News

Tengku Zulkarnain: Sekelompok Pembesar Ribut Soal Formula E di Monas, Tapi Diam Soal Rampok Jiwasraya dan Asabri

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Bamsoet Kembali Dorong Pengendara Motor Agar Masuk Jalan Tol

Wujud keberpihakan negara dalam memberikan keadilan sosial dan keadilan ekonomi bagi setiap warga negara.

Image
News

Tukang Gali Lobang Pipa PAM Tewas Tersetrum

Sejumlah masih diperiksa polisi.

Image
News

Ibu Greta Thunberg Ungkap Putrinya Sempat Depresi Sebelum Jadi Aktivis

Ibunda dari aktivis muda Greta Thunberg mengungkapkan bahwa putrinya sempat mengalami depresi sebelum ia menjadi aktivis lingkungan

Image
News

Formappi: Kenapa Tak Sekalian Tugas Bapak, Om, Tante Diatur RUU?

Kenapa RUU tersebut spesifik mengatur pekerjaan ibu saja tanpa menyinggung anggota keluarga lain?

Image
News

Identifikasi Kebutuhan Pembangunan, Tito Karnavian Instruksikan BNPP Turun ke 222 Lokpri

222 Lokpri tersebut terdiri dari 176 Lokpri di dalam koridor pertumbuhan dan pemerataan, serta 46 Lokpri di luar koridor pertumbuhan dan pem

Image
News

Golkar akan Patuh Putusan Jokowi jika Ada Reshuffle Kabinet

Tingkat kepuasan kepada Presiden Jokowi cukup tinggi.

Image
News

ITW Minta Penerapan ERP Dikaji Komprehensif sebelum Diterapkan Awal 2021

Jangan sampai muncul tudingan proyek akal-akalan untuk mendulang retribusi dari masyarakat.

Image
News

Belum Surut, 2.393 Jiwa Masih Mengungsi Akibat Banjir Jakarta

35 RW di Jakarta yang masih lumpuh.

Image
News

KSPI Nilai Pernyataan Menaker Soal Pesangon Tak Masuk Akal

RUU Ciptaker harus terus dikritisi,

Image
News

Dibanding Ahok, SOP Pengendalian Banjir Era Anies Tidak JelasĀ 

Era Ahok, pompa disiagakan sebelum banjir datang.

terpopuler

  1. Ditahan, Tersangka Penyebab Hanyutnya Siswa SMPN 1 Turi Diduga Gagal Paham Manajemen Risiko

  2. Polisi Cari Alamat Pemilik Akun Instagram @pedulijakarta

  3. Unggah Foto Rumahnya yang Baru Pertama Kali Banjir, Yunarto Wijaya Ngadu ke Anies Baswedan

  4. Sonic The Hedgehog Catat Sejarah Sebagai Film Video Games dengan Opening Terbesar

  5. Kontroversi Ucapan Kehamilan di Kolam Renang, Komisioner KPAI: Saya Minta Maaf kepada Publik karena Berikan Statement yang Tidak Tepat

  6. Cek Ruang Radiologi RSCM, Terawan: Oh Ternyata Sudah Dikeringkan, Kita Sudah Panggil Para Vendor untuk Periksa

  7. Wilder: Petinju Terbaik telah Menang Malam Ini

  8. Sindir Anies Usai Jadi Korban Banjir, Yunarto: Makasih dan Silakan Lanjutkan Tiktoknya Pak, Ditunggu Kata-kata Ajaibnya untuk Menyurutkan Air

  9. Polsek Metro Menteng Bidik Satu Akun sebagai Tersangka Kasus Rekayasa Keributan di kawasan Sarinah

  10. Indo Barometer: Pilpres 2024, Suara Jokowi Lebih Banyak Pindah ke Prabowo Ketimbang Anies

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

Jarang Tersorot, 10 Potret Romantis Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo Bersama Istri

Image
News

Hidup di Kontrakan, 5 Fakta Tak Terduga Naniel Yakin Pencipta Lagu 'Bento' Iwan Fals

Image
News

Pernah Digugat Rp1 Triliun, 5 Fakta Penting Marwan Batubara Orator di Aksi 212