image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Sesmenpora Sebut Imam Nahrawi Minta Dana Operasional Capai Rp500 Juta ke Bawahannya

Muslimin

Image

Mantan Menpora, Imam Nahrawi, usai diperiksa penyidik di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2019) | AKURAT.CO/Aricho Hutagalung

AKURAT.CO, Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi disebut meminta dana operasional ke para bawahannya hingga mencapai Rp500 juta namun hanya terkumpul Rp25 juta.

"Bukan Ulum yang meminta untuk disisihkan biaya operasional Menpora tapi asisten pribadi Menpora yang lain namanya Nur Rochman alias Pak Komeng, dia di Kemenpora juga sama dengan Ulum," kata Sekretaris Menpora (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Gatot bersaksi untuk asisten pribadi Menpora Miftahul Ulum yang bersama-sama dengan Imam Nahrawi didakwa menerima suap totalnya sejumlah Rp11,5 miliar dan gratifikasi berupa uang seluruhnya berjumlah Rp8,648 miliar.

baca juga:

"Peristiwa terjadi awal Desember 2014, saya ditemui Pak Komeng intinya jelang akhir tahun mohon Deputi V yaitu saya melakukan pengumpulan uang sebesar Rp500 juta. Saya katakan saya orang baru, belum setahun karena baru bertugas dari Maret 2014. Dia (Komeng) minta semacam sisa hasil usaha, saya tidak mampu melakukannya, kata Pak Komeng untuk kepentingan Pak Imam Nahrawi," ungkap Gatot.

Namun karena Gatot tidak kunjung merespon maka ia pun mengatakan kepada Komeng bahwa hanya mampu menyerahkan Rp25 juta.

"Saya minta Pak Komeng berhubungan dengan Pak Chandra, karena Pak Chandra ini asisten saya di Deputi V dan saya tidak tahu kapan diserahkan Pak Chandra tapi saya yakin diserahkan Desember 2015 yaitu Rp25 juta hasil dari patungan asisten-asisten deputi di Kedeputian V," tambah Gatot.

Chandra yang Gatot maksudkan adalah Chandra Bakti dan saat ini menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Kerjasama Kelembagaan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

"Saya minta Pak Chandra lakukan eksekusi, saya minta Pak Komeng berhubungan dengan Pak Chandra," ungkap Gatot.

"Dalam BAP saudara menyebutkan karena sudah malam saya minta Komeng mengambil keesokan harinya di Chandra Bakti, salah satu asdep saya. Keesokan harinya saya tanya ke Chandra apakah Nurrohman alias Komeng sudah ambil uang, dijawab Chandra Bakti sudah, namun tidak ada tanda terima uang tersebut', benar demikian?" tanya hakim Ni Made Sudani.

"Saya tidak serahkan uang Rp25 juta, tapi saya tahu soal permintaan itu," jawab Chandra yang juga jadi saksi dalam pengadilan.

"Pak Nurrohman jadi ketemu Pak Chandra?" tanya jaksa Ronald Worotikan.

"Tidak, saya tidak berikan uang itu, saya tidak ingat lagi Pak Jaksa," jawab Chandra.

"Tapi tahu soal kesanggupan pihak deputi V untuk memenuhi permintaan Rp25 juta?" tanya jaksa Ronald.

"Permintaan itu ketika arahan Pak Deputi menyanggupi Rp25 juta, kolektif asdep," jawab Chandra.

"Kenapa dilimpahkan ke Pak Chandra Bakti?" tanya hakim Ni Made.

"Karena uang dikumpulkan dari asdep, saya sendiri tidak keluar uang, jadi asdep bilang uang itu akan dikumpulkan," jawab Gatot.

"Lalu uangnya dari mana?" tanya hakim.

"Uang dari perjalanan dinas, dari DIPA hingga terkumpul Rp25 juta, tapi salah satu asdep, Pak Johny tidak mau bayar," kata Chandra.

Dalam perkara ini Miftahul Ulum selaku asisten pribadi Menpora bersama-sama dengan Imam Nahrawi didakwa menerima suap totalnya sejumlah Rp11,5 miliar dari Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ending Fuad Hamidy dan Bendahara KONI Johnny E Awuy yaitu terkait proposal bantuan dana hibah kepada Kemenpora dalam pelaksanaan tugas pengawasan dan pendampingan program Asian Games dan Asian Para Games 2018 serta proposal dukungan KONI Pusat dalam pengawasan dan pendampingan seleksi calon atlet dan pelatih atlet berprestasi tahun 2018.

Sedangkan dalam dakwaan kedua Miftahul Ulum didakwa menerima gratifikasi berupa uang seluruhnya berjumlah Rp8,648 miliar dengan rincian Rp300 juta dari Ending Fuad Hamidy; uang Rp4,948 miliar sebagai tambahan operasional Menpora RI, Rp2 miliar sebagai pembayaran jasa desain Konsultan Arsitek Kantor Budipradono Architecs dari Lina Nurhasanah selaku Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP) Program Indonesia Emas (PRIMA) Kemenpora RI tahun anggaran 2015-2016; uang Rp1 miliar dari Edward Taufan Panjaitan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) program Satlak Prima 2016-2017 dan uang sejumlah Rp400 juta dari Supriyono selaku BPP Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) tahun 2017-2018 dari KONI Pusat.[]

Editor: Ainurrahman

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

News

Merasa Difitnah, Tersangka Dugaan Korupsi Laporkan Dirut Jiwasraya

Image

News

Kasus Jiwasraya

Kejagung Tunggu Hasil Audit BPK untuk Selesaikan Kasus Jiwasraya

Image

News

Hadiri Sidang Tipikor, 'Si Doel' Dicecar JPU Soal Aliran Uang Rp1,5 Miliar

Image

News

Hentikan 36 Kasus, Ketua KPK Klaim Sudah Sesuai dengan Ketentuan Hukum

Image

News

Dalami Kasus PUPR, KPK Panggil Mantan Kabiro Perencanaan dan KLN

Image

News

KPK Panggil Mantan Sekda Bogor Terkait Gratifikasi Rachmat Yasin

Image

News

Instruksi Kejagung, Kejati Papua Barat Stop Sementara Penindakan Kasus Korupsi Jelang Pilkada

Image

News

Tengku Zulkarnain: Sekelompok Pembesar Ribut Soal Formula E di Monas, Tapi Diam Soal Rampok Jiwasraya dan Asabri

Image

News

DPR Dorong Kepolisian Awasi Penggunaan Dana Desa

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

CBA Minta Jokowi Tindak Mafia Migas di Pertamina EP

Kelakuan oknum-oknum ini layaknya penguasa, menganggap dia "pemilik" Pertamina

Image
News

BPBD Lebak Ingatkan Warga Waspadai Hujan Saat Malam Hingga Dini Hari

"Kita beberapa hari terakhir ini dilanda hujan malam hari dengan intensitas sedang dan ringan"

Image
News

Kisah Driver Taksi Online, Bawa Jenazah Tak Mau Dibayar Malah Berikan Uang Duka

Seorang ibu menceritakan kisah mengharukan dan menginspirasi dari seorang driver taksi online

Image
News

Begini Cara Pemprov DKI Cegah Banjir di RSCM

Kepala Dinas SDA menyebut banjir di RSCM karena debit Sungai Ciliwung cukup tinggi.

Image
News

Dinilai Langgar Hukum Internasional, Uni Eropa Tak Akan Akui Pemukiman Israel di Yerusalem Timur

Pemukiman tersebut ilegal menurut hukum internasiona

Image
News
Kasus Jiwasraya

Pengacara Benny Tjokro Keberatan Kejagung Libatkan PT Hanson dalam Kasus Jiwasraya

"Menurut keterangan klien kami, dia tidak punya saham mayoritas di PT Hanson. Hanya 18 persen saham yang dia punya di sana"

Image
News

Menkum HAM Tak Akan Gubris Panggilan Ombudsman RI Soal RUU Ciptaker

"Kalau ada beberapa pendapat (soal RUU Ciptaker) ini dimasukin DIM aja, kok susah"

Image
News
Susur Sungai Sempor

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Siswa SMPN 1 Turi yang Hanyut Saat Susur Sungai

Total tersangka kini berjumlah tiga orang

Image
News
Ralat Berita

Ralat Berita '24 Ribu Orang Tewas akibat COVID-19 di Iran, Negara Tetangga Tutup Perbatasan'

Kami meminta maaf sebesar-besarnya kepada para pembaca.

Image
News

Atap Jebol hingga Air Banjiri Lantai, Begini Penjelasan Pihak Malioboro Mall

Tak ada korban jiwa maupun luka

terpopuler

  1. Perkembangan Politik di Malaysia, Anwar Ibrahim Merasa Ada Pengkhianatan Terhadap Pemerintah

  2. Meski Menang, Pelatih Persija Ungkap Kesulitan yang Dihadapi Timnya

  3. Geser Rins, Quartararo Tercepat di Tes Hari Kedua Sirkuit Losail

  4. BNPB Imbau Masyarakat Jabodetabek Tingkatkan Waspada Hadapi Potensi Hujan Ekstrem

  5. Jepang Ingin Impor Limbah Sawit Indonesia Untuk Penuhi Produksi Listrik

  6. Survei: TNI Lembaga Negara dengan Tingkat Kepercayaan Publik Tinggi

  7. 5 Foto Keren Pernikahan Gelandang Persija Evan Dimas, Ada Giveaway iPhone X

  8. 5 Fakta Menarik Launching Jersey Persija, Kostum Kandang Merah dan Live TV Nasional

  9. Persija Jakarta Akhiri Laga Persahabatan Dengan Kemenangan Meyakinkan

  10. Ajak Masyarakat Jegal Anies Maju Pilpres 2024, Said Didu ke PSI: Jangan Salahkan jika Pihak yang Tidak Searah Bersatu

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Politik Dinasti, Oligarki dan Anomali Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
Hiburan

5 Fakta Vera Dijkmans, Putus Sekolah hingga Dilamar 50 Pria Setiap Hari

Image
News

Pernah Jadi Dosen hingga Tenaga Ahli MPR, 5 Fakta Sepak Terjang Karier Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty

Image
News

5 Fakta Menarik Faye Simanjuntak, Cucu Luhut Binsar Pandjaitan yang Masuk 30 Under 30 Majalah Forbes 2020