image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Imam Nahrawi Pernah Surati Jokowi Minta Copot Sesmenpora Gatot Dewa Broto

Dedi Ermansyah

Image

Sesmenpora, Gatot S. Dewa Broto saat memenuhi panggilan Satgas Antimafia Bola di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/4) | AKURATCO/Agustinus Galih

AKURAT.CO, Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi pernah menyurati Presiden Joko Widodo untuk mencopot Sekretaris Menpora Gatot S. Dewa Broto karena gagal menampilkan Imam sebagai penerima bendera dari Presiden Jokowi dalam suatu acara di Istana Negara.

"Kejadian pada tanggal 2 Oktober 2018 siang hari. Saya menerima WA dari Pak Ulum. Saat itu baru saja berlangsung pengukuhan kontingen Indonesia di Istana Negara oleh Bapak Presiden. Intinya Pak Ulum mengabarkan kepada saya mengirimkan caption-nya WA antara Pak Menteri dan Pak Ulum yang intinya saya diminta mengundurkan diri," kata Gatot S. Dewa Broto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Gatot bersaksi untuk asisten pribadi Menpora Miftahul Ulum yang bersama-sama dengan Imam Nahrawi didakwa menerima suap totalnya Rp11,5 miliar dan gratifikasi berupa uang seluruhnya berjumlah Rp8,648 miliar.

"Alasannya karena pada saat pengukuhan kontingen itu, saya dianggap gagal tidak bisa menghadirkan Pak Imam sebagai yang saat itu tidak melaporkan (kegiatan) kepada Presiden atau juga menerima pataka (bendera lambang pasukan) dari Presiden dan saya dianggap bodoh, dianggap tolol," kata Gatot.

Jaksa penuntut umum (JPU) KPK lalu menunjukkan isi WhatsApp Imam kepada Ulum:

Imam: Sakit hatiku di Istana tadi gak ada peran apa pun ke saya sampai soal penyerahan bendera ke CDM dr Presiden RI pun tidak. Ke mana sesmen dan protokol Kemenpora? Bodoh semua. Sesmen suruh mundur saja sekarang juga.

Ulum: Siap

Imam: Suruh buat surat pengunduran diri

Ulum: Disampaikan

Gatot lalu mengonfirmasi permintaan Ulum tersebut langsung kepada Imam Nahrawi.

"Saya konfirmasi kepada beliau (Imam) dan saya minta maaf kalau pada acara di Istana tanggal 2 Oktober 2018 itu saya tidak bisa menempatkan Pak Menteri sebagai yang menerima Pataka karena penerima pataka itu adalah di atasnya Pak Menteri, yaitu Ibu Puan Maharani selaku Menko PMK. Kedua yang mengatur kegiatan itu kan protokol di istananya, kepala sekretariat presiden, bukan area saya. Saya minta maaf kepada Pak Menteri karena itu di luar kemampuan saya," kata Gatot menjelaskan.

Meski Gatot sudah meminta maaf, belakangan Gatot mengetahui bahwa Imam mengirimkan surat permintaan pemberhentian Gatot kepada Presiden Jokowi.

"Setelah kejadian itu, saya 'kan minta maaf. Kegiatan berjalan, hanya saja kemudian saya terkejut, saya tahunya di awal Desember 2018 rupanya satu kantor itu heboh. Saya tidak tahu kalau pada tanggal 16 November 2018 Pak Imam kirim surat kepada Presiden untuk penggantian Gatot S. Dewa Broto selaku Sesmenpora," ungkap Gatot.

Namun, karena Imam ingin memberhentikan Gatot selaku Sesmenpora, surat tersebut tanpa paraf Gatot.

"Lazimnya surat menteri itu ada parafnya sesmen. Akan tetapi, karena itu terkait saya pribadi saya maka tidak ada paraf saya, dan alhamdulilah surat itu tidak ditindaklanjuti oleh Presiden. Saya juga tahunya surat itu dari media. Akan tetapi, sekarang saya bawa juga surat fisiknya ini (di sidang)," kata Gatot menambahkan.

Dalam perkara ini Miftahul Ulum selaku asisten pribadi Menpora bersama-sama dengan Imam Nahrawi didakwa menerima suap totalnya Rp11,5 miliar dari Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ending Fuad Hamidy dan Bendahara KONI Johnny E. Awuy, yaitu terkait dengan proprosal bantuan dana hibah kepada Kemenpora.

Bantuan itu terkait dengan pelaksanaan tugas pengawasan dan pendampingan program Asian Games dan Asian Para Games 2018 serta proposal dukungan KONI Pusat dalam pengawasan dan pendampingan seleksi calon atlet dan pelatih atlet berpresetasi pada tahun 2018.

Dalam dakwaan kedua Miftahul Ulum didakwa menerima gratifikasi berupa uang seluruhnya berjumlah Rp8,648 miliar dengan perincian Rp300 juta dari Ending Fuad Hamidy; uang Rp4,948 miliar sebagai tambahan operasional Menpora RI, dan sebesar Rp2 miliar sebagai pembayaran jasa desain Konsultan Arsitek Kantor Budipradono Architecs dari Lina Nurhasanah selaku Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP) Program Indonesia Emas (PRIMA) Kemenpora RI tahun anggaran 2015-2016.

Selanjutnya, sebesar Rp1 milliar dari Edward Taufan Panjaitan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) program Satlak Prima 2016-2017 dan uang sejumlah Rp400 juta dari Supriyono selaku BPP Peningkatan Presitasi Olahraga Nasional (PPON) tahun 2017-2018 dari KONI Pusat.[]

baca juga:

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

Soal Larangan ke Kediri, Rachland Nashidik: Artinya Presiden Lebih Takut Pada Pramono Anung Dibanding Kediri

Image

News

Mitos Presiden Lengser Jika ke Kediri, Politisi Demokrat: SBY Presiden yang Berani ‘Menabrak’ Larangan Tersebut

Image

News

Mahfud MD: Intoleransi Hambat Indonesia Emas 2045

Image

News

Survei Indo Barometer, Anies Lampaui Ahok Atasi Masalah Pendidikan dan Kesehatan

Image

News

Bima Arya: PAN Tidak Akan Meminta-minta Posisi di Kabinet

Image

News

Presiden Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Roy Suryo: Saya Percaya Pak Jokowi Tak Takut Gendruwo

Image

News

Rustam: Heran, Sekarang Pertarungan antara Cebong dan Kadrun Sudah Mulai, Berkisar Soal Gubernur Anies Baswedan

Image

News

Takut Lengser Karena Mitos, Pramono Anung Larang Jokowi ke Kediri, Andi Arief: SBY Dua Kali Ke Kediri

Image

News

FOTO Presiden Jokowi Resmikan Stadion Manahan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Penggantian Wesel Stasiun Gambir Selesai Lebih Awal, Perka KRL Kembali Normal Mulai Jam 15.00 WIB Tadi

Masyarakat dihimbau untuk selalu memperhatikan informasi yang tersedia.

Image
News

PN Jaksel Tolak Gugatan MAKI, KPK Nyatakan Tetap Fokus Bekerja

Ali mengatakan KPK tetap fokus berkerja dan menyelesaikan kasus PAW DPR RI yang melibatkan Wahyu Setiawan.

Image
News

Riset Nagara Institute: Jatim Wilayah Paling Banyak Terpapar Dinasti Politik

"Jawa Timur menjadi provinsi dengan wilayah terbanyak terpapar politik dinasti, yakni sebanyak 14 wilayah"

Image
News

Tuntut Bonus, Karyawan Nissan Ini Malah Dimutasi

Farrel meminta penjelasan kepada Kepala Cabang Nissan Sukamaju, Namun dirinya malah diminta mundur

Image
News

Jadi Menteri Terpopuler Versi Survei, Gerindra: Konsep Pertahanan Dijalankan Sepenuh Hati Prabowo, Hasilnya Seperti Ini

Hasil survei Indo Barometer menunjukkan Prabowo menempati posisi teratas dari deretan 10 menteri yang paling dikenal publik.

Image
News

Ratusan Butir Logam Guiding Block di Area Pedestrian Suroto, Yogyakarta Raib

Jumlahnya, cukup mencengangkan yakni sampai 500 biji lebih

Image
News

Lokasi Klinik Aborsi Yang Pernah Digerebek Polisi Sindikat Dokter MM

Dokter MM alias A seorang residivis kasus yang sama ternyata juga pernah memiliki klinik Aborsi dengan nama Cimandiri

Image
News

Buru Harun Masiku, Polri: Kami Sudah Periksa Orang Terdekatnya

Siapa sembunyikan Harun?

Image
News

Mahfud Sebut UU Tak Bisa Diganti dengan PP, HNW: Jika Benar Salah Ketik, Maka itu Kesalahan Fatal

Mahfud MD mengatakan jika ada aturan terkait hal itu di dalam draf UU Omnibus Law Cipta Kerja maka kemungkinan terjadi salah ketik.

Image
News

3 Pelajar SMK Bunda Kandung Dikeroyok 20 Orang di Pasar Minggu, Seorang Tewas

Pelaku menggunakan 7 sepeda motor untuk mencegat korban.

terpopuler

  1. Jadi Ibu Muda, 10 Potret Adelia Pasha Telaten Mengurus Empat Orang Anak

  2. Banjir, Pengelola Mal Cipinang Indah Blak-blakan Soal Kerugian Capai Puluhan Miliar Rupiah

  3. Tahun Ini, Elon Musk Akan Menjadi Orang Paling Kaya di Dunia

  4. Deklarasi Anies Jadi Capres 2024 Batal, GPMI: Enggak Boleh Ada Deklarasi Pejabat

  5. Jokowi Nonton Pentas Cucu, Gibran: Anaknya Malu Tadi karena Dilihat Mbahnya, Padahal di Rumah Sudah Hafal Gerakannya

  6. Haidar Alwi Tuding Moeldoko Terlibat Kasus Korupsi Asabri, Sirra Prayuna: Pencemaran Nama Baik

  7. Jonatan: Saya Merasa Bersalah Enggak Dapat Poin

  8. Pemerintah Tak Jadi Cabut Subsisi Gas Elpiji 3Kg, Namun...

  9. Dijamin Masuk Surga hingga Dapat Melihat Wajah Allah, Ini 5 Keistimewaan Salat Subuh

  10. Indo Barometer: Soal Penanganan Banjir, Ahok Tak Hanya Kalahkan Anies, Joko Widodo Juga Kalah

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Image
Achmad Fachrudin

Paska Penolakan Pemulangan Mantan ISIS

Image
Hasan Aoni

PETIR

Image
Ujang Komarudin

Formula E yang Jadi Rame

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Sosok

Image
News

Korea Hingga Kanada, 10 Potret Hangat Sekretaris Kabinet Pramono Anung Jamu Dubes dari Negara Sahabat

Image
News

10 Potret Putri Ketum PAN Zita Anjani dan Suami, Romantis di Berbagai Kesempatan

Image
News

Tutup Usia, 7 Fakta Penting Romo Gregorius Utomo Pr, Penggerak Pertanian dan Pedesaan Lestari