image
Login / Sign Up

WALHI Soroti Abrasi Lingkungan Akibat Proyek Reklamasi Ciputra di Makassar

Melly Kartika Adelia

Image

Direktur Walhi Sulawesi Selatan, Muhammad Al Amin | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mendesak pengembang Proyek Reklamasi Center Point of Indonesia (CPI) di Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan, bertanggung jawab atas abrasi yang terjadi di pesisir Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, sebagai dampak dari reklamasi yang berlangsung sepanjang 2017-2018.

Direktur WALHI Sulawesi Selatan, Muhammad Al Amin, mengatakan, sebelum dilakukan reklamasi oleh proyek yang dilakukan oleh Grup Ciputra itu, abrasi yang terjadi di Galesong hanya menimpa beberapa desa dan bersifat musiman semata. 

"Namun setelah penambangan pasir berlangsung, abrasi terjadi secara merata di hampir semua desa pesisir pantai Galesong," kata Al Amin dalam keterangannya, Rabu (12/2/2020). 

baca juga:

Ia menyebut, dalam catatan WALHI, ada 11 desa yang terkena dampak abrasi akibat penambangan pasir laut untuk reklamasi. Dari jumlah tersebut, lima desa di antaranya dikategorikan parah karena ada 27 rumah yang rusak berat.

"Penambangan pasir laut selama kurun waktu 2017-2018 dilakukan tanpa mengindahkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sejatinya aktivitas tambang pasir laut maupun kegiatan reklamasi dilarang oleh peraturan perundang-undangan," ujarnya. 

Selain itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan DPRD Sulsel telah merekomendasikan agar aktivitas reklamasi dihentikan sementara hingga disahkannya peraturan daerah tentang pengelolaan pesisir dan pulau-pulau kecil. Namun semua itu diabaikan begitu saja oleh CPI sehingga menimbulkan banyak masalah.

“Hingga akhirnya terjadilah abrasi seperti saat ini, di mana 27 rumah mengalami kerusakan. Kemudian akses nelayan ke pantai terganggu, juga kompleks pemakaman warga tergerus akibat abrasi. Pendapatan nelayan tradisional juga menurun sampai 80% akibat terganggunya ekosistem pantai karena pengerukan pasir laut demi proyek raksasa CPI,” kata dia.

Dia menjelaskan bahwa secara alamiah reklamasi niscaya membawa dampak negatif. Pasalnya, pasir merupakan sala satu dari tiga reduktor gelombang ombak di perairan Galesong selain karang dan lamun. Penyedotan pasir untuk Proyek Reklamasi menimbulikan rongga sedalam 10-20 meter yang dapat mengakibatkan perubahan ekosistem.

“Maka, ketika ombak datang menuju daratan, tidak ada bantalan yang menghambat laju ombak ke daratan,” tutur Amin. 

Berdasarkan hal-hal tersebut, dia menilai bahwa Proyek Reklamasi tidak memiliki dasar hukum yang kuat, bahkan melanggar hukum.

Seperti diberitakan sebelumnya, reklamasi Pantai Losari untuk pembangunan kawasan elite CPI dikerjakan oleh patungan antara Grup Ciputra dengan PT Yasmin Bumi Asri, yaitu perusahaan yang mewakili Pemprov Sulsel dalam proyek tersebut. Dari 157 hektar kawasan reklamasi CPI, 50 hektar di antaranya dimiliki oleh Pemprov Sulsel seluas. 

Menurut Amin, jika merujuk pada UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, maka seharusnya Pemrov Sulsel lebih dulu membuat peraturan daerah (perda) tentang penataan wilayah pesisir ataupun pulau-pulau kecil. Namun faktanya Pemrov Sulsel mengizinkan pembangunan proyek CPI sebelum perda dimaksud terbit.

Padahal pada tahun 2017 Pemrov Sulsesl telah diingatkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan agar berhati-hati memberi izin Proyek Reklamasi. KKP sendiri dengan jelas menyatakan tidak merekomendasikan pembangunan proyek CPI sebelum zonasi penataan wilayah pesisir diatur dalam perda.

Terlebih lagi, wilayah reklamasi Pantai Losari termasuk di dalam rencana kawasan strategis nasional sehingga pembangunannya memerulkan persetujuan dari kementerian terkait.

Amin menandaskan bahwa berbagai persoalan di atas harus ditangani dan segera diselesaikan demi keadilan bagi warga masyarakat yang terdampak oleh rekklamasi.dalam konteks ini, maka pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus mengajak semua pihak terkait, terutama nelayan sekitar, untuk duduk bersama membahas jalan keluarnya. Pemerintah juga perlu mendengar masukan langsung dari warga masyarakat seputar dampak abrasiyang diakibatkan oleh penambangan pasir laut untuk reklamasi.

“Dengan demikian, WALHI berharap pihak pengembang mau bertanggung jawab penuh atas persoalan yang ditimbulkan,” pungkasnya.[]

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

10 Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Dinyatakan Sembuh

Image

News

Wabah Corona

Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Gowa Bertambah Satu Orang

Image

News

Wabah Corona

Cerita tentang Jenazah PDP Covid-19 yang Ditolak Warga Akhirnya Dimakamkan di Daerah Lain

Image

News

Wabah Corona

Hotel yang Dulu Ditempati Jamaah Ijtima Asia Kini Disiapkan untuk Penginapan Paramedis yang Tangani Pasien Covid-19

Image

News

Aktif Kegiatan Sosial, Ini 5 Fakta Penting Mantan Rektor Unhas Prof. Dr. Idrus Paturusi

Image

News

Ribuan Peserta Ijtima Dunia 2020 Sudah Kumpul di Gowa, Ernest Prakasa: Khawatir, Sangat Khawatir

Image

News

Kemenag: Kuota Haji Sulsel Mengalami Penurunan di Musim Haji 2020

Image

News

Main Basket hingga Jalan Sehat, 8 Potret Seru Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Berolahraga

Image

News

FOTO Koalisi IBUKOTA Gelar Kampanye ‘#bukadataemisi’ Perjuangkan Udara Bersih

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Pengakuan Aisyah yang Selalu Mengqada Puasa Ramadan di Bulan Syakban

Qadha puasa Ramadhan secara istilah adalah melakukan puasa Ramadhan tidak pada waktunya (di luar bulan Ramadhan) dengan niat sebagai ganti

Image
News
Wabah Corona

Siapapun yang Masuk ke Probolinggo Harus Isolasi, Bupati: Kami Tidak Mau Setengah-setengah

"Fasilitas titik pemeriksaan itu diprioritaskan kepada pendatang dari luar Kabupaten Probolinggo, khususnya para pemudik."

Image
News

Soal Fasilitas Tenaga Medis, Ferdinand: Kalian Salah! itu Tidak Sebanding dengan Risiko yang Dihadapi

Merekalah pahlawan garda depan yang menangani pasien positif corona.

Image
News
Wabah Corona

Kemenag Terbitkan Panduan Beribadah di Bulan Ramadan saat Virus Corona, Ini Caranya

Kaum muslimin diminta lakukan physical distancing.

Image
News
Wabah Corona

Penjahit: Serasa Mimpi, Gerakan Masker Gratis Dapat Dukungan Banyak Orang

"Saya awalnya mengajak beberapa kenalan penjahit yang ada di sejumlah daerah untuk menggagas gerakan masker gratis ini."

Image
News
Wabah Corona

Bantu Perangi Pandemi Corona, PM Irlandia Kembali Jadi Dokter

"Ia menawarkan jasanya kepada HSE sebanyak 1 sesi per minggu di wilayah yang masuk dalam lingkup praktiknya."

Image
News

Dijadikan RS Pasien Corona, Penghuni Nine Residence Mampang Bakal Tempuh Jalur Hukum

Kalau dia pengelola apartemen jalan terus, kita juga jalan terus. Tempuh jalur hukum. Yang tinggal di situ orang pintar semua

Image
News

Kisah Berakhirnya Wabah Thaun Amwas di Wilayah Syam

Zaman pemerintahan Khalifah Umar bin Khatab, pernah terjadi suatu wabah penyakit bernama thaun amwas

Image
News
Wabah Corona

Gita: Waspada Boleh, Tapi Tidak dengan Meneruskan Pesan yang Datanya Tidak Diperoleh dari Sumber yang Jelas

"Mari kita waspada dan bijak menerima informasi. Hindari hoaks dan disinformasi lainnya," ujar Gita Ariadi.

Image
News

Disabet Senjata Tajam oleh Orang Tak Dikenal, Remaja di Jakarta Timur Tewas

Dalam laporan kejadian yang diungkap Polsek Kramat Jati disebutkan peristiwa berlangsung sekitar pukul 05.40 WIB.

terpopuler

  1. Ridwan Kamil Unggah Tabel Nama Pria 'Tukang Selingkuh', Ada Namamu?

  2. Politisi Gerindra: Kalau Mau Wajibkan Warga Pakai Masker, Pastikan Dulu Maskernya Ada

  3. Bisnis Tutup Karena Corona, Anang Hermansyah Terancam Rugi Miliaran Rupiah

  4. Said Didu Belum Minta Maaf ke Luhut, Rustam: Lanjutkan ke Ranah Hukum

  5. Polda Metro Kerahkan Pasukan Jaga Pemakaman Korban Covid-19: Sekali Lagi, Jenazah yang Sudah Dikubur Tak Menularkan Virus

  6. Eh, Pasar Tanah Abang Nggak Jadi Dibuka Besok karena Seruan Anies Baswedan untuk Lakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar

  7. Indah Dewi Pertiwi Bagikan Ratusan Sembako ke Ojek Online dan Masyarakat

  8. Ketika Aisyah Ceritakan Kebiasaan Nabi saw yang Sering Menangis di Malam Hari

  9. Tiga Warga Kediri Positif Covid-19, Gugus Tugas: Ketiganya Punya Kontak Erat dengan Pasien Pertama Positif

  10. Wali Kota: Pasien Positif Covid-19 Kelima di Batam Pernah ke Jakarta

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Abdul Aziz SR

PKS dan Sindiran Partai Oposisi

Image
Achmad Fachrudin

Analisis Komunikasi Penanganan Covid-19

Image
UJANG KOMARUDIN

COVID-19 dan Kita

Image
Dr. Idham Holik

Sebuah Harapan Pribadi: PERPPU Pemilihan Segera Terbit dan Opsi A Jadi Pilihan

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
News

Harta Kekayaan Capai Rp3,6 M, 5 Fakta Menarik Muhammad Syarifuddin, Ketua MA 2020-2025

Image
News

5 Fakta Menarik Ahmad Riza Patria, Ketua OSIS di SMA sampai Peraih Master Bisnis ITB

Image
Ekonomi

Harta Kekayaan Naik Rp66 Triliun dalam 3 Bulan! Ini 7 Fakta Menarik Pendiri Zoom Eric Yuan