News

Nestapa Indonesia Hadapi Ledakan COVID-19 Jadi Sorotan Media Asing

Ada kekhawatiran bagaimana sistem perawatan kesehatan Indonesia akan mengatasi infeksi yang diperkirakan akan mencapai puncaknya pada bulan Juli.


Nestapa Indonesia Hadapi Ledakan COVID-19 Jadi Sorotan Media Asing
Baru dibuka beberapa pekan, sudah lebih dari 800 orang dimakamkan di pemakaman khusus COVID-19 di Rorotan, Jakarta. (Foto: Al Jazeera)

AKURAT.CO, Ledakan COVID-19 di Indonesia tak hanya menuai perhatian dari dalam negeri, tetapi juga dari dunia. Berbagai momen tragis pun dilaporkan oleh media asing Al Jazeera.

Dalam laporan pada Kamis (24/6), media asal Qatar ini mengungkapkan nestapa yang dialami keluarga Puji Apriani di Kudus, Jawa Tengah. Ia tengah mengandung anak keduanya dan hanya beberapa pekan lagi akan melahirkan. Namun, kebahagiaan menyambut kehidupan baru itu telah direnggut oleh COVID-19.

"Saya merindukannya. Ia sehat, kehamilannya normal. Tiba-tiba, ia pergi," ungkap Ery Jurniastuti, adik perempuan Puji.

Mereka tinggal di Kudus, Jawa Tengah, yang menjadi salah satu daerah yang paling parah terdampak lonjakan kasus COVID-19 di Indonesia baru-baru ini.

"Ia merasa kehabisan napas dan batuk-batuk. Ia juga merasakan kontraksi di perutnya," sambung Ery.

Berpenduduk 900 ribu orang, Kudus telah mencatat peningkatan kasus 7.594 persen sejak awal tahun ini. Menyusul lonjakan tajam sebulan terakhir, rumah sakit yang kewalahan terpaksa menolak pasien.

Setelah ditolak oleh 2 rumah sakit, Puji akhirnya mendapat tempat perawatan dan kadar oksigennya sedikit meningkat. Sayangnya, sudah terlambat. Kondisinya memburuk dan nyawanya tak tertolong.

"Ia meninggal lebih dulu, lalu mereka memeriksa jatung bayinya. Bayinya masih di dalam, mereka tidak mengeluarkannya. Ia meninggal di kandungan," kata Ery.

Nestapa Indonesia Hadapi Ledakan COVID-19 Jadi Sorotan Media Asing - Foto 1
Al Jazeera

Sementara itu, di Rumah Sakit Umum Loekmono Hadi di Kudus, Abdul Aziz Achyar mengaku terkejut dengan ganasnya lonjakan. Akibatnya, tingkat hunian tempat tidur di rumah sakit mencapai lebih dari 90 persen.

Ahada Ramadhana

https://akurat.co