News

Nelayan Gorontalo Ditemukan Tewas Usai Hilang Selama Tiga Hari

Tim SAR berhasil menemukan jenazah seorang nelayan yang dinyatakan hilang sejak Minggu


Nelayan Gorontalo Ditemukan Tewas Usai Hilang Selama Tiga Hari
Tim gabungan terdiri dari Basarnas Banten, Lanal Banten, Polairud, KSOP Banten, ASDP Merak dan SAR hingga empat hari terakhir ini tujuh nelayan Teluk Labuan Pandeglang yang mengalami kecelakaan laut di Perairan Selat Sunda belum ditemukan. (Antara Foto)

AKURAT.CO, Seorang nelayan bernama Ardan Manopo (58) asal Desa Dulukapa Kabupaten Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo, ditemukan dalam kondisi tewas sejak dilaporkan hilang Minggu (11/04/2021).

Komandan Pos 'Search and Rescue' (SAR) Gorontalo Utara, Rezky Hasan, di Gorontalo, Rabu (14/04/2021) mengatakan evakuasi korban dilakukan di perairan Kecamatan Sumalata Timur dan membuahkan hasil pada hari ini pukul 08.15 WITA.

"Ardan ditemukan di Pantai Dunu Kecamatan Monano setelah pencarian selama tiga hari," tuturnya.

Ia turun melaut pada Minggu sekitar pukul 17.00 WITA, dan perahunya ditemukan pada Senin pagi pukul 07.00 WITA dalam keadaan kosong di dermaga Desa Buluwatu.

Pemerintah desa dan kecamatan langsung menginformasikan hilangnya Ardan, kemudian tim pos SAR bersama Polairud, Babinsa dan tim Koramil 1314-08 Sumalata, Tagana dan masyarakat setempat melakukan pencarian.

Pagi ini setelah dievakuasi kata Rezky, jenazah Ardan langsung diserahkan kepada pihak keluarga.

Rizan Demanto, warga Desa Dulukapa juga pembina Tagana Gorontalo Utara mengatakan, kasus nelayan hilang saat melaut akibat perahunya dihantam ombak, cukup tinggi terjadi di wilayah itu.

Olehnya kata dia, Tagana Kabupaten turut membangun komunikasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk mengimbau nelayan setempat agar tidak nekad melaut sendirian.

Termasuk menginisiasi pentingnya nelayan memiliki pengetahuan tentang mitigasi kebencanaan saat melaut.

Sumber: Antara