News

Nekat Pakai Perahu ke Cirebon, Serombongan Pemudik Dihadang Petugas

Berbagai cara dilakukan pemudik agar terhindar dari petugas gabungan yang mencegat.


Nekat Pakai Perahu ke Cirebon, Serombongan Pemudik Dihadang Petugas
Pemudik nekat menggunakan perahu tradisional dihentikan petugas Kemenhub

AKURAT.CO, Ada-ada saja siasat sebagian masyarakat Jakarta agar tetap bisa mudik. Berbagai cara dilakukan agar terhindar dari petugas gabungan yang mencegat. Salah satunya seperti yang dilakukan rombongan pemudik menggunakan perahu menempuh jalur laut melewati perairan teluk Jakarta menuju Cirebon, Minggu (9/5/2021).

Beruntung aksi pemudik nekat itu berhasil digagalkan patroli laut Kementerian Perhubungan. Rombongan itu kemudian diusir kembali menepi dan tak melanjutkan perjalanannya. 

Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ahmad yang turun langsung ke lapangan menyebutkan bahwa, patroli laut itu dilakukan dalam rangka pengawasan pelaksanaan pengendalian transportasi laut Idul Fitri 1442 H. Saat patroli dilakukan, para petugas mendapati serombongan masyarakat yang melintas di perairan teluk Jakarta. 

Tak tanggung-tanggung. Ada tiga kapal nelayan tradisional yang disewa pemudik nekat itu. Mereka bertolak dari pelabuhan Tanjung Priok dan hendak menuju daerah Cirebon dan sekitarnya. Beruntung petugas dengan cepat mendeteksi dan menghadangnya. 

“Kami menemukan tiga kapal service boat yang mengangkut warga yang tetap nekat mudik dan telah kami hentikan. Kami berikan penjelasan dan pengertian, lalu kami minta mereka untuk kembali ke tempat semula," kata Ahmad. 

Dari hasil pemeriksaan di tengah laut diketahui bahwa para pemudik nekat maupun pemilik perahu tradisional itu tak menggunakan lifejacket. Padahal itu merupakan standar minimum keselamatan perjalanan laut. Dia menyatakan, fakta itu tentu membahayakan masyarakat. 

"Yang lebih membahayakan adalah para penumpang pemudik itu tidak menggunakan lifejacket,” ungkapnya.

Petugas Kemenhub akhirnya berhasil memaksa pemilik perahu dan para pemudik nekat itu untuk kembali menepi ke bibir pantai. Mereka tak diperkenankan untuk melanjutkan perjalanan.[]

Arief Munandar

https://akurat.co