Olahraga

Negosiasi dengan Rizin, Mayweather Kembali Tarung di Jepang?


Negosiasi dengan Rizin, Mayweather Kembali Tarung di Jepang?
Floyd Mayweather Jr sedang merayakan kemenangan setelah mengalahkan Tenshin Nasukawa. ( REUTERS/Fighting Federation/Handout )

AKURAT.CO, Perusahaan promosi yang bermarkas di Jepang, Rizin, dilaporkan telah memulai pembicaraan untuk menggelar pertarungan mantan juara dunia tinju kelas menengah, Floyd Mayweather, dengan petarung negara mereka. Jika ini terjadi, maka Mayweather akan melakukan pertarungan keduanya di Jepang.

Sebagaimana dilaporkan Boxing Scene, Mayweather telah mengisyaratkan bahwa ia bakal terbang ke Tokyo untuk melakukan pembicaraan dengan Rizin melalui media sosial pada 8 Juli lalu. Selepas itu, sejumlah media Jepang mulai berspekulasi tentang kemungkinan Mayweather melakukan pertarungan di negeri mereka.

“Segera, saya akan melompat ke atas jet saya menuju Tokyo, Jepang, untuk sebuah pertemuan dengan rekanan saya dan Rizin untuk sesuatu di tahun 2020 ini. Nantikan,” kata petinju dengan catatan 50 pertarungan tanpa terkalahkan itu.

Pada akhir 2018, Mayweather melakukan pertarungan eksebisi menghadapi juara dunia tarung bebas Jepang, Tenshin Nasukawa, di Tokyo. Laga yang dilakukan dalam aturan tinju itu dimenangi oleh Mayweather dalam laga satu ronde yang relatif mudah.

Kali ini, Jepang rencananya bakal mempertemukan mantan juara dunia kelas bulu WBA (Super), Takashi Uchiyama. Uchiyama, 4o tahun, terakhir kali bertanding pada 2016 dan mengumpulkan rekor 27 pertarungan dengan 24 kemenangan (20 KO), dua kalah, dan sekali imbang.

Meski demikian, CEO Mayweather Promotions–perusahaan milik Mayweather –Leonard Ellerbe, belum berani membenarkan kabar dari Jepang itu. Ia meminta penggemar tinju menunggu pernyataan yang langsung disampaikan Mayweather.

“Jujur saja, belum ada yang bisa ditulis tentang itu, kecuali itu datang dari Floyd Mayweather, dan itulah adanya. Saya tidak bisa mengomentari sesuatu yang tidak datang darinya. Ketika waktunya tepat, dia akan berbicara soal itu,” ucap Ellerbe.[]