Ekonomi

Negara-negara Arab Kemungkinan Naikan Harga Minyak untuk Asia per November 2022

Negara-negara Arab Kemungkinan Naikan Harga Minyak untuk Asia per November 2022
Saudi Aramco adalah perusahaan minyak terbesar sekaligus paling profit di dunia (The New York Times)

AKURAT.CO Arab Saudi nampaknya akan menaikan harga untuk sebagain besar kadar minyak mentah yang akan dijual ke Asia pada November mendatang.

Hal ini berbalik dengan ekspetasi soal pemulihan permintaan dan kilang minyak di China dimana mereka nantinya diperkirakan meningkatkan produksi menyusul kuota ekspor terbaru dari Arab Saudi.

Apabila dilihat dari harga jual resmi Oil Selling Price (OSP) untuk bulan November, kemungkinan minyak mentah unggulan, Arab Light kemungkinan akan naik sekitar 25 sen per barelnya. Kemungkinan kenaikan harga ini berdasarkan dari data yang dihimpun oleh Reuters yang dihimpun lima sumber penyulingan berbeda.

baca juga:

"Permintaan minyak diperkirakan akan membaik, yang bisa kita lihat dari struktur pasar saat ini," kata salah satu responden yang namanya tidak ingin disebutkan pada Reuters, Senin (3/10/2022).

Keterbelakangan dalam struktur pasar Dubai melebar selama perdagangan bulan lalu, menyiratkan bahwa permintaan minyak mentah dalam waktu dekat meningkat.

Premi Dubai bulan depan di atas harga untuk bulan ketiga rata-rata USD5,36 per barel pada September, angka ini naik dari sebelumnya yang berkisar USD5,07 pada Agustus.

Dilain sisi, Saudi Aramco masih menetapkan harga minyak mentahnya berdasarkan rekomendasi dari pelanggan dan setelah menghitung perubahan nilai minyaknya selama sebulan terakhir, berdasarkan hasil dan harga produk.

Pejabat Saudi Aramco sebagai masalah kebijakan tidak mengomentari soal adanya kemungkinan OSP atau harga standar minyak bulanan yang akan ditetapkan oleh Arab Saudi.

Kendati demikian, pasar minyak mentah juga masih mengharapkan China, dimana negeri panda itu merupakan importir minyak mentah terbesar di dunia.

Sumber: Reuters