News

Nasir Djamil: TWK Bukan Hanya Untuk Menjegal Novel Baswedan, Tapi..

Nasir juga mengaku sudah pernah meminta Menpan RB Tjahjo Kumolo agar pegawai KPK seharusnya dites kompetensi bidang


Nasir Djamil: TWK Bukan Hanya Untuk Menjegal Novel Baswedan, Tapi..
Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) (AKURAT.CO/Bayu Primanda)

AKURAT.CO, Alih status kepegawaian di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menyisakan pertanyaan. Sebab usai Pimpinan KPK mengumumkan, status puluhan pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) belum ada kepastian.

Anggota Komisi II DPR RI Nasir Djamil menilai jika Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) bisa menjadi spekulasi publik sebagai upaya pelemahan KPK.

Karena menurutnya TWK itu tidak hanya diduga untuk menjegal Novel Baswedan (NB), tapi juga para penyidik dan pegawai KPK lainnya.

"Kalau mencermati narasi pelemahan KPK, bukan tidak mungkin spekulasi publik mengandung kebenaran. Karenanya, tes itu dalam penilaian publik, bukan hanya diduga menjegal NB, tapi juga patut diduga untuk menjegal para penyidik dan pegawai KPK yang masih merah putih dan tegak lurus," ungkap Nasir sebagaimana yang dikutip AKURAT.CO dari keterangan tertulis, Jumat (7/5/2021).

Sebelumnya, Politisi PKS itu juga mengaku sudah pernah meminta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo agar pegawai KPK seharusnya dites kompetensi bidang, bukan dengan TWK.

"Saya sudah pernah sampaikan ke menteri PAN dan RB, bagi mereka yang memiliki kemampuan atau skill tertentu maka yang harus dijadikan rujukan itu adalah tes kompetensi bidang, bukan tes kompetensi dasar yang berisi soal soal pengetahuan umum dan kebangsaan. Sebab wawasan kebangsaan itu bisa dilakukan secara on going process (sedang dalam proses)," terangnya.

Diketahui, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Tjahjo Kumolo menanggapi hasil Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) terhadap pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Dikatakan Tjahjo, bahwa hasil TWK itu akan diproses oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan KemenPAN-RB usai diumumkan pimpinan KPK. Dari hasil tes yang menjadi acuan peralihan pegawai KPK ke ASN itu, terdapat 75 orang yang dinyatakan tidak lolos tes.

"Penjelasan konferensi pers pimpinan KPK sudah benar. Nanti ada proses dari BKN dan PAN RB akan dukung proses BKN sebagai penyelenggara tes wawasan kebangsaan sebagaimana dasar dari peraturan KPK," kata Tjahjo kepada wartawan, Kamis (6/5/2021).]]

Bayu Primanda

https://akurat.co