News

NasDem Pastikan Pernyataan Surya Paloh soal 'Partai Sombong' Bukan untuk PDIP

Ketua DPW Jawa Barat Partai NasDem Saan Mustofa memastikan jika pernyataan Ketua Umumnya Surya Paloh soal parpol sombong bukan untuk PDI-Perjuangan.


NasDem Pastikan Pernyataan Surya Paloh soal 'Partai Sombong' Bukan untuk PDIP
Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh saat mengumumkan nama bakal calon presiden (bacapres) 2024 usai pelaksanaan penutupan Rakernas NasDem di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (17/6/2022). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Ketua DPW Jawa Barat Partai NasDem Saan Mustofa memastikan jika pernyataan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh soal partai politik (parpol) sombong bukan untuk PDI-Perjuangan.

"Enggak ada, enggak ada. Semua statement Pak Surya tidak ada yang ditujukan ke partai lain," tegas Saan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (21/6/2022).

Anggota DPR RI itu meyakini, Partai NasDem sangat menghargai internal partai lain. Oleh karena itu dia mengatakan, partainya tidak menuduh pada salah satu partai.

baca juga:

"Ya kita kan supaya enggak jadi partai yang sombong NasDem-nya. Jadi itu kan lebih internal aja. Jadi enggak ada kita nuduh partai lain sombong atau apa. Apalagi nuduh satu partai, enggak ada," jelasnya.

Adapun sindiran tersebut disinggung Ketua Umum DPP PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam dalam ajang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDIP Tahun 2021 yang digelar di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (21/6/2022).

Megawati mengaku heran ketika ada yang menyebut partainya sebagai partai yang sombong. Megawati pun menanyakan alasan sampai disebut sombong. Dirinya menekankan bahwa tak pernah menjelekkan partai politik lainnya maupun ketua umum sebuah partai politik.

"Saya tidak pernah loh, tidak pernah menjelekkan partai manapun, tidak pernah, ketua partai apapun. Saya berjalan sendiri membentuk partai saya yang saya hormati dan sayangi yang bernama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Jangan! Jangan! Negeri ini harus dibangun dengan bersatu," tegas Megawati. []