News

Nasdem ke PDIP: Jangan Recoki Pekerjaan Anies!

"Gilbert sebaiknya mematangkan pemahamannya tentang fungsi DPRD ketimbang mencampuri apa yang harus dilakukan Gubernur Anies.."


Nasdem ke PDIP: Jangan Recoki Pekerjaan Anies!
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai NasDem di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (10/9) (AKURAT.CO/Herry Supriyatna)

AKURAT.CO, Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak diingatkan untuk tidak merecoki kerja Gubernur Anies Baswedan. 

Hal itu disampaikan politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Bestari Barus menanggapi pernyataan Gilbert bahwa semua perjanjian kerjasama yang diteken Anies dengan pihak asing ilegal lantaran tidak mengantongi izin DPRD. 

"Gilbert sebaiknya mematangkan pemahamannya tentang fungsi DPRD ketimbang mencampuri apa yang harus dilakukan Gubernur Anies," kata Bestari, Kamis (19/5/2022). 

baca juga:

Dia justru meminta Fraksi PDIP di Kebon Sirih meminta penjelasan langsung kepada Anies terkait hal-hal yang belum mereka ketahui. Sehingga, dengan begitu Gilbert juga memahami kerangka besar dan sasaran yang ingin dicapai Anies dalam pembangunan Jakarta. 

"Hal-hal terkait dengan perjanjian kerjasama kah atau apakah itu sebaiknya PDIP dapat memohon waktu kepada Gubernur untuk audiensi dan kemudian meminta penjelasan. Itu lebih berguna ketimbang terus-terusan nyinyir seakan tidak memahami apa yang menjadi tupoksi DPRD, apa yang menjadi tugas Gubernur," katanya. 

Dia mengatakan, Gilbert sebaiknya terus belajar memahami fungsi DPRD DKI. Dengan terus belajar, Gilbert diyakini akan semakin matang melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat Jakarta dan perannya terhadap pembangunan di Jakarta. 

"Kami meyakini bahwa Gubernur berjalan on the track. Saya kira itu yang harus dipahami oleh Gilbert dan semakin mematangkan diri sehingga pemahamannya juga makin baik semakin berguna buat masyarakat Jakarta," katanya. 

Dia menambahkan, sebagai mitra kerja Anies, Gilbert membutuhkan waktu untuk berkonsultasi dengan Anies Baswedan, bukan terus menerus nyinyir terhadap Anies Baswedan. Untuk mematangkan dirinya, Gilbert disarankan untuk rajin mengikuti bimbingan tekhnis (Bimtek). Selama Bimtek, kata Bestari, Gilbert harusnya tidak keluar ruangan sehingga memiliki pemahaman yang utuh dan cukup. 

"Sebagai mitra, dia sebaiknya sering konsultasi ke gubernur bukan hanya nyinyir karena hal-hal subjektif. Jadi semakin tidak berguna keberadaannya bagi menunjang pembangunan yang ada di DKI Jakarta. Sebaiknya dia lebih banyak ikuti Bimtek dan jangan keluar dari ruang bintek apabila Bimtek sedang dilaksanakan," katanya.[]