News

NasDem Jabar Bangun Sentra Vaksinasi, Bidik Realisasi 30.000 Dosis

DPW Partai Nasdem Jawa Barat menghadirkan sentra vaksinasi Covid-19 dengan target 30.000 dosis vaksin.


NasDem Jabar Bangun Sentra Vaksinasi, Bidik Realisasi 30.000 Dosis
DPW Partai Nasdem Jawa Barat dalam program 'NasDem Peduli' menghadirkan sentra vaksinasi Covid-19 dengan target 30.000 dosis vaksin yang didistribusikan di daerah Jawa Barat.

AKURAT.CO DPW Partai Nasdem Jawa Barat menghadirkan sentra vaksinasi Covid-19 dengan target 30.000 dosis vaksin yang didistribusikan di daerah Jawa Barat. Program ini merupakan bagian dari 'NasDem Peduli'

Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem DPW Jabar Rajiv mengemukakan, langkah konkret ini sebagai wujud membuminya partai politik dengan masyarakat.

"Kita selalu menekankan, bahwa partai politik merupakan wadah masyarakat dalam menyalurkan aspirasi politik. Namun, ia memiliki fungsi ganda, parpol adalah wadah sosial yang paling dekat dengan masyarakat," katanya dalam keterangan resmi yang diterima AKURAT.CO di Jakarta, Kamis (22/7/2021).

Rajiv mengaku prihatin bahwa masih ada orang-orang yang cenderung menyalahkan pemerintah atas lonjakan kasus Covid-19 dan masih rendahnya realisasi vaksinasi. Padahal, lonjakan adalah suatu akibat dari mobilitas sebagai masyarakat. Sedangkan realisasi vaksinasi, harus diakui masih terkendala agen-agen pelaksana di lapangan.

"Dengan adanya NasDem peduli ini kita menjadi relawan untuk membantu pemerintah dalam realisasi vaksinasi," tegasnya.

Rajiv yang merupakan tokoh penggerak Pembangunan Sumberdaya Manusia ini memastikan bahwa saat ini yang dibutuhkan bangsa Indonesia adalah solidaritas. Agar solidaritas itu optimal, harus dilakukan secara bersama-sama.

"Istilahnya berjamaah. Kalau berbuat baik sendiri-sendiri, hanya orang terdekat mungkin yang bisa kita bantu. Nah, dengan melalui partai NasDem ini kita bisa berbuat baik secara bersama-sama, kuat dan memiliki dampak yang luas," pungkasnya.

Senada dengan itu, Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Barat Saan Mustopa mengatakan faktor kesehatan masyarakat merupakan salah satu modal utama untuk menstabilkan kembali masalah ekonomi sebagai dampak ikutan dari pandemi covid yang masih mencuat.

"Akselerasi program vaksinasi jadi kunci penyelamatan kesehatan dan diharapkan dapat mendorong terjadinya pemulihan ekonomi masyarakat," ujarnya.