News

Giring PSI Asbun, Perlu Belajar Lagi

Ninyir bukanlah tabiat seorang politisi


Giring PSI Asbun, Perlu Belajar Lagi
Ketua Komisi D DPRD DKI Bestari Barus, mengkritik acara bagi-bagi sembako di pelataran Monas dan menyebutnya sebagai kegiatan kampungan, Jumat (4/5). (AKURAT.CO/Yohanes Antonius)

AKURAT.CO, Politisi Partai Nasdem Bestari Barus mengkritik pernyataan Plt Ketua Umum PSI Giring Ganesha yang menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pembohong dan tak pantas dipilih di Pilpres 2024. Bestari menilai Giring asbun alias asal bunyi.

"Banyak-belajar dulu supaya nggak asbun lah," kata Bestari, Rabu (22/9/2021). 

Menurut dia, pernyataan Giring membuktikan kualitasnya sebagai seorang politisi. Pernyataan Giring soal Anies sangat absurd, tak jelas sasaran yang dituju bahkan mengesankan kegalauan diri.

"Giring sebenarnya tengah menceritakan tentang dirinya sendiri yang ternyata memperlihatkan kualitas diri dan partainya," ujarnya. 

Anggota DPRD DKI itu menambahkan, sebagai seorang politisi, Giring yang mantan pentolan grup band ternama sejatinya tak sekedar nyinyir dengan Anies. Bagi dia, seseorang yang nyinyir sebenarnya bukanlah seorang politisi.

"Maka saudara Giring harus banyak belajar dulu baru masuk kancah (politik), apalagi katanya sudah tebar tebar spanduk mau capres," ungkapnya. 

Dengan pernyataan itu, dia khawatir niatan Giring untuk mengabdi pada masyarakat lewat jalur politik tak terwujud. Sebab yang nampak dari pernyataan Giring hanya ghibah politik yang sejatinya menunjukan keterbatasannya dalam memahami politik. 

"Partai dan kadernya itu harusnya nggak boleh bingung-bingung. Nanti akhirnya niatan untuk mengabdi kepada masyarakat justru hanya hiasan bibir dan ghibah-ghibah saja karena keterbatasan narasi," ungkapnya. 

Diketahui, Giring menuding Anies sebagai pembohong karena kerap mencitrakan sosok yang pura-pura peduli di tengah penderitaan rakyat saat pandemi. Ia berharap Indonesia tak jatuh ke tangan Anies saat Pilpres 2024 mendatang karena memiliki rekam jejak demikian.

"Pura-pura peduli adalah kebohongan Gubernur Anies di tengah pandemi dan penderitaan rakyat. Rekam jejak pembohong ini harus kita ingat, sebagai bahan pertimbangan saat pemilihan presiden 2024. Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan pembohong, jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan Anies Baswedan," kata Giring dalam video yang diuplod akun Twitter PSI.[]