News

Nama Juri Ardiantoro Muncul Dalam Bursa Penjabat Gubernur DKI Jakarta

Nama Juri Ardiantoro terbilang baru, khususnya di Jakarta.


Nama Juri Ardiantoro Muncul Dalam Bursa Penjabat Gubernur DKI Jakarta
Potret putri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Zita Anjani (Instagram/zitaanjanni)

AKURAT.CO, Desas-desus soal penjabat Gubernur DKI Jakarta pengganti Anies Baswedan bergerak dinamis.

Kini, muncul nama eks Pansel KPU, Juri Ardiantoro yang digadang-gadang bakal menggantikan Anies Baswedan sebagai pejabat gubernur sementara. Juri Ardiantoro juga dikenal sebagai eks Timses Presiden Jokowi. 

Nama Juri Ardiantoro terbilang baru, khususnya di Jakarta. Namun ia bersanding dengan dua nama populer yakni mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah yang juga mantan Walikota Jakarta Utara, Heru Budi Hartono dan Sekda DKI Jakarta yang juga mantan Walikota Jakarta Selatan Marullah Mattali. 

baca juga:

Menanggapi itu, Wakil Ketua DPRD DKI Zita Anjani menilai ketiganya bagus dan layak. 

"Kalau melihat dari tiga nama yang diusulkan, semuanya bagus. Pak Heru Budi bagus, pernah jadi eksekutif Ibu Kota, tentu paham dengan psikologis Jakarta. Pak Marullah bagus, Sekda kita saat ini. Begitu pun dengan Pak Juri Ardiantoro, bagus, banyak pengalaman dalam memimpin," ujar Wakil Ketua DPRD DKI Zita Anjani dalam keterangannya, Jumat (13/5/2022).

Zita mengatakan, kewenangan penunjukan Penjabat Gubernur DKI Jakarta itu ada di tangan Presiden atas usulan Kemendagri. Dia berharap Pj Gubernur DKI Jakarta akan melanjutkan pembangunan yang belum selesai selama Anies memimpin hingga tahun terpilihnya gubernur definitif tahun 2024 mendatang. 

"Siapapun yang akan jadi Pj Gubernur, semoga bisa merealisasikan rencana pembangunan yang belum terealisasi dan melanjutkan apa yang sudah berjalan. Salah satunya Formula E," jelas Zita.

Sementara, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria tidak berkomentar banyak. Dia mengatakan akan menyerahkan seluruh keputusan ke pemerintah pusat.

"Pokoknya kita serahkan kepada pemerintah pusat yang terbaik," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (13/5/2022).

Namun, dia mengatakan siapa pun pengganti Anies dipastikan memiliki kompetensi yang mumpuni. Riza menegaskan posisi Pj Gubernur DKI Jakarta menjadi kewenangan penuh presiden. Dia tidak ingin mencampuri urusan pemerintah pusat, termasuk kewenangan presiden.

"Yang penting nanti siapa pun yang ditugaskan kita dukung bersama pasti yang ditugaskan adalah orang yang memiliki kompetensi dan pemahaman yang baik," ujar Riza.[]