News

Nadiem: PPPK Penting Tingkatkan Kualitas Pengajaran

Sebanyak 173.329 guru honorer dinyatakan lulus seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK)


Nadiem: PPPK Penting Tingkatkan Kualitas Pengajaran
Mendikbudristek Nadiem Makarim di SD Muhammadiyah Jogokariyan, Kota Yogyakarta, Selasa (14/9/2021) (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO, Sebanyak 173.329 guru honorer dinyatakan lulus seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengatakan bahwa PPPK penting untuk meningkatkan kualitas pengajaran. 

"Bukan hanya penting, tapi yang terpenting untuk meningkatkan kualitas pengajaran yang diterima oleh pelajar-pelajar Indonesia," ungkap Nadiem, Jumat (8/10/2021).

Nadiem lantas menyinggung bahwa kualitas guru adalah kemerdekaan dalam pendidikan.

"Tidak ada merdeka belajar tanpa kualitas guru yang baik dan peningkatan mutu secara berkala untuk semua guru di Indonesia," tegasnya.

Nadiem menjelaskan terkait penambahan afirmasi nilai bagi guru honorer dengan kriteria tertentu. Yakni pemilik sertifikat pendidik mendapat tambahan nilai 100% berusia lebih dari 35 tahun, disabilitas 10% dan guru honorer Tenaga Honorer Kategori II 10%.

Kemudian afirmasi tambahan sebesar 100% untuk guru yang berusia di atas 50 tahun, untuk kompetensi teknis, dan 10% manajerial sosio kultural. Untuk semua peserta, 10% tambahan nilai kompetensi teknis. 

Dalam kesempatan yang sama Nadiem berbagi pengalaman menginap di rumah Sukardi, yang telah 25 tahun menjadi guru honorer di Lombok Tengah.

"Beliau menjadi guru hanya dengan satu alasan, bukan untuk mencari uang, bukan untuk stabilitas kerja tapi karena beliau mendapat kepuasan luar biasa untuk melihat muridnya sukses," kata Nadiem.

Pengangkatan sebagai PPPK, kata dia, adalah bentuk penghargaan terhadap para guru honorer yang telah sejak lama mengabdi.

"Iniah kesempatan bagi seluruh guru honorer yang telah berdedikasi dan memiliki motivasi tingi untuk mendapat nafkah yang lebih layak," pungkas Nadiem.[]