Olahraga

Nadal: Thiem Berpeluang Menjadi Petenis No 1 Dunia


Nadal: Thiem Berpeluang Menjadi Petenis No 1 Dunia
Kekalahan kontra Fabio Fognini di semifinal Monte Carlos Masters 2019 menggagalkan Rafael Nadal merebut gelar ke-12-nya di turnamen tersebut. (REUTERS/Eric Gaillard)

AKURAT.CO, Rafael Nadal kalah di babak semifinal Barcelona Terbuka 2019 seri ATP Tour 500 untuk pertama kali dalam kariernya. Langkah Nadal dihentikan Dominic Thiem dua set langsung 4-6 dan 4-6.

Petenis berpaspor Spanyol tersebut adalah juara 11 kali di Barcelona dan sebelumnya memiliki rekor 46-1 dalam turnamen. Sayang, ia gagal melewati hadangan petenis Austria tersebut dalam pertandingan yang mendebarkan.

Thiem yang kini memiliki empat kemenangan atas Nadal di lapangan tanah liat melaju ke partai puncak untuk menghadapi petenis 23 tahun asal Rusia, Daniil Medvedev yang sebelumnya menyingkirkan petenis Jepang, Kei Nishikori.

Disinggung mengenai lawannya kali ini, Nadal menegaskan bahwa dia senang dapat menyaksikan karier petenis Austria itu bisa terus menanjak dan menjadi petenis No.1 dunia.

Thiem sendiri saat ini berada di peringkat kelima ATP menyusul kemenangannya atas Roger Federer di Final Indian Wells Masters pada bulan Maret lalu.

Ditanya apakah Thiem dapat menjadi petenis peringkat satu dunia, Nadal mengatakan "Mengapa tidak? Tergantung. Semua orang bisa menjadi No.1," kata Nadal dikutip laman Express.

"Itu bukan hal yang mudah. Tergantung pada hasil yang dia dapat miliki. Dia pemain yang bagus, pekerja keras sehingga saya ingin melihatnya bermain sebagai pemain nomor 1."

Tidak larut dalam kekecewaan, Nadal langsung bersiap untuk gelaran Madrid Terbuka untuk meraih gelar pertamanya di musim ini di permukaan lapangan favoritnya. Satu-satunya kejuaraan tanah liat yang gagal ia menangkan pada tahun 2018.

Musim ini Nadal tersingkir di dua kejuaraan tanah liat setelah sebelumnya kalah dari Fabio Fognini di Monte Carlo Masters 2019.

Namun, Nadal memberikan peringatan sebelum kemungkinan pertemuan di lapangan tanah liat dengan Thiem di Madrid, Roma atau Roland Garros selama beberapa minggu mendatang. Petenis asal Spanyol ini bersikeras akan membalaskan dendam atas kekalahannya tersebut.

"Tapi tidak semua hal, saya berharap siap untuk bersaing melawannya dan menang melawannya dalam beberapa minggu ke depan," jelas petenis kelahiran 3 Juni 1986 tersebut.

Meskipun tersingkir dari Barcelona Terbuka sebelum partai puncak, Nadal menegaskan dia masih mendapat hal positif dari pertandingan di tanah kelahirannya.

"Setelah minggu ini saya percaya kepercayaan diri saya kembali. Saya yakin membuat kemajuan yang sangat penting untuk menciptakan pondasi yang baik untuk mencapai tujuan saya selama beberapa minggu ke depan," tuntasnya.