Olahraga

Nadal: Tenis adalah Olahraga Orang-orang Kalah

Rafael Nadal adalah salah satu petenis paling sukses dengan rekor 22 gelar grand slam.

Nadal: Tenis adalah Olahraga Orang-orang Kalah
Petenis Spanyol, Rafael Nadal dalam pertandingan menghadapi Pablo Carreno Busta di babak ketiga Australia Terbuka 2020, di Rod Laver Arena, Melbourne Park, Australia, Sabtu (25/1/2020). ( REUTERS/Issei Kato)

AKURAT.CO, Dengan rekor 22 gelar grand slamnya, Rafael Nadal jelas adalah salah satu petenis yang paling sering menang. Namun demikian, kepada generasi muda yang berhasrat untuk menjadi petenis, Nadal justru mengatakan bahwa tenis adalah olahraga di mana lebih banyak orang yang kalah ketimbang pemenang.

"Tenis adalah olahraganya orang kalah, kami kalah setiap pekan. Setiap pekan kami berkompetisi, hanya satu dari kami yang berakhir sebagai pemenang, sisanya kalah," kata Nadal dalam pembukaan tahun ajaran baru Alfonso X Rafa Nadal Sports Academy di Madrid, Spanyol, Selasa (20/9), sebagaimana dipetik dari Marca.

"Itu diatasi secara alami, kalah dan sukses adalah bagian dari kehidupan sehari-hari secara umum. Cara kami menghadapi dua kondisi ini sifatnya pribadi."

baca juga:

Nadal menjelaskan bahwa kunci kesuksesannya sebagai petenis tak lain karena ia mengondisikan kerja keras setiap hari. Baginya, kesuksesan tak masuk akal jika tidak diusahakan melalui kerja keras.

"Untuk meraih sukses profesional Anda harus bekerja keras setiap hari. Saya tak mengerti bagaimana meraih sukses tanpa usaha besar di belakangnya," kata Nadal.

"Prinsip dasar ini adalah yang berusaha saya lalukan di sepanjang karier olahraga saya: untuk bangun setiap pagi dengan tujuan meningkatkan dan belajar. Kuncinya adalah tidak berhenti memiliki motivasi untuk menjadi lebih baik."

Selain itu, Nadal juga menyebut peran faktor pendukung. Terutama karena sebagai atlet yang rentan cedera Nadal tak bisa lepas dari tim medis yang mendampinginya.

"Pada akhirnya, kami hidup dengan cedera dalam keseharian, dengan mendorong tubuh kami sampai ke batas, dan tanpa memiliki orang-orang yang tepat di samping Anda untuk membantu Anda melakukan pemulihan, pencegahan atau persiapan, mustahil bisa maju," kata Nadal.

"Saya punya fisioterapis sejak 2006, dia adalah bayangan saya. Dalam 15 tahun terakhir dia adalah orang yang menghabiskan paling banyak waktu bersama saya, dia adalah bagian penting hidup saya."[]