News

Musni Umar Bela UAS Minta Umat Islam Bersatu, Rustam Singgung Ideologi Penceramah

Hentikan politisasi agama untuk ambisi dapat jabatan atau ikut berkuasa.


Musni Umar Bela UAS Minta Umat Islam Bersatu, Rustam Singgung Ideologi Penceramah
Rustam Ibrahim (Twitter @RustamIbrahim )

AKURAT.CO, Pengamat politik Rustam Ibrahim merespons salah satu cuitan Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar yang masih membahas polemik Pendakwah Indonesia Ustaz Abdul Somad (UAS).

Dalam cuitan tersebut, Musni Umar meminta agar umat Islam bersatu supaya bangsa dan negara Indonesia kuat.

Sementara Rustam berpandangan, apabila menginginkan umat Islam bersatu maka hilangkan pemikiran munafik, kafir, PKI, hanya karena tidak setuju dengan isi ceramah atau ideologi penceramah.

baca juga:

"Anda ingin umat Islam bersatu? Hentikan menuduh sesama Muslim sebagai sesat, munafik, kafir, PKI, hanya karena tidak setuju dengan isi ceramah atau ideologi penceramah," tegas Rustam dikutip dari akun Twitternya @RustamIbrahim, Rabu (25/5/2022).

Selain itu, Rustam mengajak seluruh umat Islam untuk menghentikan politisasi agama sebagai ambisi mendapat jabatan atau ikut berkuasa.

"Terimalah itu sebagai rahmat perbedaan pendapat," ujarnya.

Sebelumnya Musni Umar meminta masyarakat tidak mengolok-olok UAS dengan mencari-cari kesalahannya.

Dia mengatakan, umat Islam harus bersatu supaya bangsa dan negara Indonesia kuat.

"Kalau umat Islam pecah belah tidak bersatu, maka bagus ini lemah sebab mayoritas bagus ini Muslim," ucap Musni Umar.

Akhir-akhir ini melalui akun media sosialnya pada Senin, 16 Mei 2022, UAS mengaku dideportasi dari Singapura. Dia mengunggah video saat berada dalam sebuah ruangan seperti penjara imigrasi.

MHA Singapura dalam tiga butir pernyataannya yang dibagikan pada Selasa, 17 Mei 2022, menjelaskan ada empat alasan penolakan UAS.

Keempat alasan itu adalah UAS disebut telah menyebarkan ajaran ekstrimis dan segregasionis, mengizinkan bom bunuh diri, merendahkan agama lain, dan menyebut non-muslim sebagai kafir.[]