News

Museum KAA Kibarkan Bendera Negara Asia Afrika dan PBB selama April 2021

Museum KAA Kibarkan Bendera Negara Asia Afrika dan PBB selama April 2021


Museum KAA Kibarkan Bendera Negara Asia Afrika dan PBB selama April 2021
Mengawali Rangkaian Peringatan KAA, Museum KAA Kibarkan Bendera Negara Asia Afrika dan PBB selama April 2021 (Dok. Kemlu)

AKURAT.CO, Museum Konferensi Asia Afrika (MKAA) telah melaksanakan pengibaran bendera negara Asia Afrika oleh Pandu Indonesia setiap bulan April untuk memperingati KAA.

Namun demikian, dikarenakan peraturan pembatasan sosial di masa pandemi, maka pada April 2021 prosesi pengibaran bendera dilaksanakan oleh staf internal MKAA yang telah memperoleh Pendidikan dan pelatihan oleh Paskibra Kota Bandung.

Sejak 2005, disaksikan langsung oleh Sekjen PBB Kofi Annan, untuk pertama kalinya MKAA turut mengibarkan bendera PBB bersama bendera negara Asia Afrika yang dilaksanakan oleh Pandu Indonesia.

"Keikutsertaan Pandu Indonesia yang merupakan bagian dari World Organization of the Scout Movement, melambangkan keterlibatan warga dunia dalam kegiatan peringatan KAA setiap tahun," dalam keterangan resmi Kementerian Luar Negeri yang dikutip pada Rabu (14/4/2021).

Sementara, untuk pengibaran satu-satunya bendera PBB di luar markas PBB, mengandung makna filosofis mendalam dalam mengedepakan multilateralisme melalui semangat Dasa Sila Bandung dalam menjembatani negara maju dan negara dunia ke-3.

"Dukungan dan kepercayaan KAA terhadap multilateralisme menjadi sangat penting terutama dalam masa pandemi saat ini," katanya.

Sebagaimana berulang kali telah ditegaskan oleh Menlu RI Retno Marsudi, multilateralisme merupakan jalan terbaik dan satu-satunya untuk menghadapi tantangan global saat ini.

Kepemimpinan Indonesia dalam kancah multilateral terus berkembang, dalam menjembatani kesenjangan antarnegara, terutama dalam memastikan keseteraan akses terhadap obat-obatan, vaksin, dan teknologi kesehatan terkait penanganan pandemi Covid-19.

"Selama tujuan KAA sebagaimana tertuang dalam Dasasila Bandung belum tercapai, selama Indonesia menganut politik luar negeri bebas aktif, maka tujuan dan semangat KAA harus terus dihidupkan," ujarnya.

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu