News

Murka Karena Warganya Bandel, Anies: Kalau Dibiarkan Artinya Kita Mengirim Orang ke RS!

Anies Baswedan marah besar ketika memergoki pelanggaran protkol keshatan yang dilakukan warganya di sejumlah  tempat


Murka Karena Warganya Bandel, Anies: Kalau Dibiarkan Artinya Kita Mengirim Orang ke RS!
Gubernur Anies Baswedan dan Kastpol PP DKI Jakarta Arifin ketika memamerkan penghargaan Karya Bhakti Peduli Satpol PP dari Kemendagri RI (AKURAT.CO/Handaru M Putra)

AKURAT.CO, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan marah besar ketika memergoki pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan warganya di sejumlah  tempat, pelanggaran itu ditemukan di tiga restoran yakni Restoran Le Quartier di Kebayoran Baru, Ruci’s Joint Senopati, serta 15 Park Kemang, Jakarta  Selatan. 

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mendapati ketiga tempat itu menerima pengunjung lebih dari 50 persen kapasitas ruangan serta tidak mengatur jarak aman antar pengunjung minimal satu meter.

Anies menemukan pelanggaran itu ketika menggelar sidak bareng petugas keamanan pada Jumat (18/6/2021) malam.

"Saya sampaikan ini adalah sikap tidak bertanggung jawab, karena ini adalah masa pandemi dan bila membiarkan praktik seperti ini artinya mengirimkan oaramg ke rumah sakit, mengirimkan orang untuk terpapar dan itu adalah sikap yang tidak bertanggung jawab," kata Anies dalam keterangannya, Sabtu (19/6/2021).

Kesal dengan pelanggaran yang ditemukan Anies membubarkan semua pengunjung yang datang, ketiga  restoran itu ditutup sementara selama 1x24 jam dan didenda Rp50 juta, berani melanggar lagi di kemudian hari, maka siap-siap kena denda progresif atau bahkan izin usaha dicabut.

"Ditutup, didenda, bahkan ada yang sampai didenda Rp50 juta, dan tidak bisa beroperasi," tegasnya.

Orang nomor satu di Jakarta itu meminta semua pelaku usah mengambil sikap tanggung jawab, semua peraturan kesehatan yang telah ditetapkan harus ditaati dimana semua kegiatan dibatasi kapasitas hingga 50 persen dengan batas waktu operasional maksimal hingga jam 9 malam saja. 

"Saya ingin sampaikan ke semua mari ambil sikap tanggung jawab, maksimal 50 persen bukan semata-mata tentang ketaatan pada peraturan tapi ini tentang menyelamatkan saudara sebangsa dari keterpaparan, para pengelola, kafe, rumah makan pikirkan keselamatan dari anda dari pengunjung tempat anda berusaha," tegasnya.

Anies kemudian meminta seluruh masyarakat Jakarta berperan aktif melawan penyebaran corona di Jakarta semakin mengkhawatirkan, kalau menemukan pelanggaran di tempat usaha diminta segera melapor ke petugas agar segera ditindaklanjuti.