News

Spekulasi Perubahan Nama Calon Panglima TNI, Puan: Tidak Ada Sama Sekali

Spekulasi Perubahan Nama Calon Panglima TNI, Puan: Tidak Ada Sama Sekali
DPR Terima Surpres calon Panglima TNI (AKURAT.CO/Oktaviani)

AKURAT.CO Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan tidak ada wacana mengubah nama calon Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono yang akan menggantikan Jenderal TNI Andika Perkasa. 

Hal itu ia sampaikan usai menerima surat presiden (surpres) ihwal nama calon Panglima TNI, dalam konferensi persnya di Media Center DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, kemarin.

Puan tampak didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. Hadir pula Wakil Ketua DPR Lodewijk F Paulus dan Rachmat Gobel. 

baca juga:

"DPR baru menerima hari ini, tidak ada wacana mengubah nama yang sudah ada di minggu lalu karena suratnya hari ini baru ada," kata Puan.

Spekulasi perubahan nama itu muncul karena mulanya, surpres pergantian Panglima TNI dijadwalkan akan dikirim pada Rabu (23/11/2022) November 2022 tetapi ditunda. Adapun alasan penundaan itu terjadi karena Ketua DPR Puan Maharani sedang berada di luar negeri.

Dalam kesempatan yang sama, Puan menepis spekulasi yang beredar itu. 

"Tidak ada sama sekali surat baru diterima hari ini dan secara langsung saya didampingi pimpinan DPR yang lain menerima langsung dari Bapak Mensesneg," tukasnya. 

Sebelumnya, Pimpinan DPR RI secara resmi menerima surat presiden (surpres) penggantian calon Panglima TNI. 

Surpres diantar langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, ke Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (28/11/2022).

"Saya menerima langsung dari Mensesneg. Saya akan mengumumkan bahwa nama yang diusulkan oleh Presiden untuk menggantikan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa adalah Laksamana TNI Yudo Margono, Kepala Staf Angkatan Laut atau KSAL," kata Puan. []