News

Mumtaz Rais Sumbang Rp100 Juta Syarat Dukung Pemilu, Gus Miftah: Ponpes Ora Aji Ora Didol

Mumtaz Rais jadi perbincangan usai video pesannya untuk Pondok Pesantren (ponpes) Ora Aji dan jemaahnya, Kintiliyah, viral di media sosial.


Mumtaz Rais Sumbang Rp100 Juta Syarat Dukung Pemilu, Gus Miftah: Ponpes Ora Aji Ora Didol
Ketua DPP PAN Bidang POK Ahmad Mumtaz Rais saat dijumpai usai acara Musyawarah Wilayah V PAN DIY di Hotel Grand Inna Malioboro, Kota Yogyakarta, Rabu (30/12/2020) (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO, Ketua DPP PAN Bidang Pengembangan Organisasi dan Keanggotaan (POK) Ahmad Mumtaz Rais jadi perbincangan usai video pesannya untuk Pondok Pesantren (ponpes) Ora Aji dan jemaahnya, Kintiliyah, viral di media sosial.

Mumtaz, di bagian awal video berdurasi 59 detik itu mengucapkan selamat hari jadi bagi Ora Aji yang ke-9. Ia turut mendoakan para jemaah ponpes asuhan Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah itu.

Putra Amien Rais yang kerap memanggil dirinya Bang Jago itu pun kemudian mengatakan akan memberikan Rp100 juta untuk para jemaah Kintiliyah.

"Bang Jago langsung aksi bukan teori, menyumbang uang tunai sebesar Rp100 juta untuk semua Kintiliyah," kata Mumtaz dalam video itu.

Hanya saja ia mengancam bakal mengehentikan sumbangannya jika para Kintiliyah tak memilihnya dalam Pemilu 2024.

"Ingat pemilu 2024, jangan jual DPR RI dari partai lain. Tunggal Mumtaz Rais. Jangan Kamto, jangan Kamta, jangan Mbah Badri, jangan Gandong, jangan yang lain-lain. Kalau nggak saya stop sumbangan ke Ponpes Ora Aji. I Love you full, full, Gusku," cetus Mumtaz.

Gus Miftah sementara merespons enteng video berisi pesan Mumtaz tersebut. Menurutnya, Ponpes Ora Aji juga tidak pernah meminta-minta sumbangan dari pihak luar selama ini.

"Teman-teman tahu to pengajian kita itu sudah jalan 9 tahun, kemarin ulang tahun pondok nggak ada kotak infak, nggak ada proposal. Kan ngga pernah lihat kan ya untuk pengajian. Semuanya ngasih makan santri pun gratis," kata Gus Miftah saat dihubungi, Selasa (5/10/2021) malam.

"Mosok kelase Ora Aji silau dengan uang Rp100 juta kan ya ora lucu to. Wong kita dengan 300 santri lebih semuanya gratis makan minum belajar di pondok. Kalian bisa ngitung berapa pengeluaran per bulan to," sambungnya.

Gus Miftah memastikan bahwa selama ini memang tidak pernah ada donatur tetap untuk Ponpes Ora Aji. Tapi, tak sedikit yang menyisihkan sebagian hartanya kepada para jemaah Kintiliyah dan tanpa syarat apa pun.

"Terus kalau kemudian dia ada nitip untuk anak-anak santri silakan. Tapi kalau orang nyumbang ulang tahun terus kemudian ngomong seperti itu ya silakan saja. Lagian kita juga tidak punya donatur tetap," bebernya.

"Tapi kalau katakanlah secara politik harus memilih seseorang, atau saya nyumbang kalau milih siapa gitu, bahasanya gini, Ora Aji ora didol," lanjut Gus Miftah menegaskan.

Terakhir, pendakwah nyentrik itu turut memastikan bahwa video pesan Mumtaz dibuat tanpa persetujuan Ora Aji. Kendati, ponpes juga enggan berpolemik dengan hal tersebut.

"Kan kita nggak ada urusan, orang yang bikin bukan kita. Biarkan masyarakat yang menilai. Jemaah yang menilai," tutupnya. []