Olahraga

Mulai Tahun Ini, Apriyani Bakal Berpasangan dengan Dua Pemain

"Jadi Apri mungkin di tahun ini akan memulai dengan dua partner. Pertama tetap dengan Greysia dan (kedua) nanti akan kita seleksi,” kata Eng Hian.


Mulai Tahun Ini, Apriyani Bakal Berpasangan dengan Dua Pemain
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu melaju ke semifinal Indonesia Terbuka 2021 usai mengalahkan wakil Thailand, Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai, Sabtu (27/11). (Badminton Photo/Raphael Sachetat)

AKURAT.CO, Pelatih ganda putri Pelatnas PBSI, Eng Hian, mengatakan bahwa Apriyani Rahayu akan memiliki dua pasangan mulai tahun ini. Hal itu diterapkan sebagai salah satu pilihan dalam menyiapkan pengganti Greysia Polii untuk menjadi pasangan baru pemain berusia 23 tahun itu.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) nomor SKEP/007/1.3/2022, tertanggal 24 Januari 2022, ganda putri menjadi salah satu sektor yang jumlah pemainnya ganjil, yakni dengan 13 pemain. Artinya, total ada enam ganda putri dengan satu pemain yang tidak mendapatkan pasangan.

Eng Hian menjelaskan bahwa PBSI sengaja melakukan membuat jumlah ganjil. Alasannya, salah satu pemain yang terdaftar nantinya akan diproyeksikan menjadi pasangan Apriyani selanjutnya.

baca juga:

“Perlu saya jelaskan bahwa di ganda putri memang di tahun ini kita mempersiapkan untuk pasangan baru Apriyani. Jadi Apri (sapaan Apriyani) mungkin di tahun ini akan memulai dengan dua partner. Pertama tetap dengan Greysia dan (kedua) nanti akan kita seleksi,” kata Eng Hian dalam konferensi pers virtual PBSI, Jumat (28/1).

“Dan yang lainnya mungkin lebih untuk pemantapan dan mengejar ranking point untuk mempersiapkan kualifikasi olimpiade tahun depan. Maka kita buat ganjil untuk kebutuhan seperti itu.”

Lebih jauh, pria yang akrab disapa Didi itu juga berbicara mengenai alasan masih menyertakan Greysia Polii ke dalam daftar penghuni Pelatnas PBSI 2022. Padahal, pemain didikan PB Jaya Raya Jakarta itu santer diberitakan akan pensiun dalam waktu dekat.

Menurut Didi, sosok pebulutangkis berusia 34 tahun itu masih dibutuhkan oleh tim ganda putri di Pelatnas. Selain itu, PBSI juga masih memberikan target bagi seorang Greysia baik di dalam maupun luar lapangan.

“Untuk target Greysia/Apri sebetulnya sudah hanya beberapa turnamen, terutama All England, kedua saya melihat kebutuhan tim untuk Uber Cup. Tapi yang lebih, khususnya Greys (sapaan Greysia) masih di Pelatnas adalah dia masih (dibutuhkan) untuk membimbing junior-juniornya, karena di sektor putri ini sangat kekurangan role model,” tutur Didi.

“Selain pastinya mempertahankan prestasi dari junior, (dia) juga bisa melarikan tongkat estafet ganda putri supaya tidak terputus. Tentu ada bimbingan-bimbingan yang bisa diberikan oleh Greys kepada junior-juniornya.”

Selain Greysia/Apriyani, ganda putri utama Indonesia antara lain berisi Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto, Nita Violina/Putri Syaikah, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya, Febby Valencia Dwijayanti Gani/Lanny Tria Mayasari, dan Melani Mamahit/Tryola Nadia. Adapun satu pemain lainnya adalah Jesita Putri Miantoro.[]