Ekonomi

Mulai Ramai Transaksi, Asyik IHSG Tampak Ceria

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik pada awal perdagangan Selasa (29/6/2021)


Mulai Ramai Transaksi, Asyik IHSG Tampak Ceria
Ilustrasi - Bursa Efek (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik pada awal perdagangan Selasa (29/6/2021). Pukul 09.02 WIB, IHSG menguat 9,6 poin atau 0,12% ke 5.946,48.

Terdapat 156 saham naik, 158 saham turun dan 157 saham stagnan.

Total volume perdagangan saham di bursa pagi ini mencapai 819,86 juta saham dengan total nilai Rp588,06 miliar.

Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp14,50 miliar di seluruh pasar. Adapun hingga jelang pukul 10:00 WIB, IHSG masih terus menjulang pada kisaran level 5.970,525.

Sekadar informasi, secara teknikal IHSG konfirmasi pulled back bearish trend dan break out support MA20 dan MA50.

IHSG (-1.38%) turun 82.93 poin kelevel 5939.47 setelah sempat dibuka mencoba bertahan di zona hijau. Pelemahan saham-saham disektor Material Dasar (-2.55%) dan Industri (-2.50%) menjadi penekan hingga akhir sesi. Investor mencerna dampak Angka kasus COVID-19 yang mencapai rekornya dan PSBB lanjutan pada kinerja industri dan bisnis di dalam negeri.

" Investor domestik kehilangan momentum optimis terlihat dalam catatan net buy investor asing sebesar Rp65,38 miliar," tuturnya di Jakarta, Selasa (29/6/2021).

Mayoritas indeks saham Asia ditutup bervariasi terkonsolidasi. Indeks Nikkei (-0.06%), TOPIX (+0.15%), HangSeng (-0.16%) dan CSI300 (+0.22%) bergerak mendatar ditengah Pasar Asia Tenggara yang alami pelemahan terburuk, dipimpin oleh Malaysia setelah peguncian atau lockdown nasional yang diperpanjang.

Bursa Eropa dibuka melemah. Indeks Eurostoxx (-0.21%), FTSE (-0.27%) dan CAC (-0.14%) turun karena ketegangan Covid-19 yang kembali meningkat setelah strain Delta yang sangat menular mengancam untuk menggagalkan dampak dari liburan musim panas di Eropa.

" Selanjutnya investor akan terfokus  pada data awal bulan seperti tingkat inflasi, kinerja manufaktur dan pertemuan OPEC+," ujarnya.

Adapun untuk IHSG, indikasi mengalami momentum bearish dari indikator Stochastic dan RSI. MACD bergerak tertekan dengan histogram yang melemah.

Sehingga secara teknikal IHSG masih berpotensi melemah dengan support resistance 5.864-5.979.

" Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya; AKRA, HMSP, INCO, INDY, LSIP, SIMP, TBLA, BBCA, BBTN, MIKA, SILO, KLBF, INAF,"tandasnya.[]