News

Mulai 6 Mei, Polda Sumbar Aktifkan 10 Sekat Pintu Masuk

Menyusul kebijakan larangan mudik, Polda Sumbar membuat 10 pos sekat di daerah pebatasan atau pintu masuk Sumbar


Mulai 6 Mei, Polda Sumbar Aktifkan 10 Sekat Pintu Masuk
Ilustrasi - Penyekatan (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)

AKURAT.CO, Polda Sumatera Barat (Sumbar) mendirikian 10 pos penyekatan di wilayah perbatasan masuk ke daerah itu, guna mengantisipasi pemudik yang masuk melalui jalur darat dimulai 6 hingga 17 Mei 2021.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto di Padang, Kamis (22/04/2021) mengatakan, untuk mematangkan hal itu Polda Sumbar bersama lintas sektoral menggelar rapat bersama di Mapolda Sumbar ini dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Sumbar.

"Ini menyikapi kesiapan pengamanan Idul Fitri dan larangan mudik. Makanya pemahaman ini perlu disamakan dahulu dengan instansi lain," kata dia.

Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat telah mengambil kebijakan untuk larang mudik lebaran. Pihaknya dalam hal ini akan mengambil langkah-langkah teknis yang telah dipersiapkan.

Mulai dari langkah persiapan yang diambil tidak jauh berbeda pada tahun sebelumnya seperti upaya penyekatan di wilayah perbatasan Sumbar dengan provinsi tetangga.

"Siang ini saya meminta pak gubernur untuk memimpin rapat dengan bupati dan wali kota. Supaya informasi ini bisa dimengerti dan sosialisasi kegiatan pengamanan Idul Fitri dan larangan mudik dapat tersosialisasikan," kata dia

Saat ink perkembangan COVID-19 masuk dalam kategori empat besar di Indonesia Begitu juga penambahan kasus positif terus terjadi.

"Ini upaya untuk pengamanan Idul Fitri sekaligus untuk mencegah penyebaran COVID-19," katanya.

Sementara Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Yofie Girianto Putro mengatakan 10 pos penyekatan ini dilakukan di tujuh wilayah polres menjaga pintu masuk darat wilayah Sumbar.

"Perbatasan antara provinsi Jambi, Riau, Bengkulu hingga Sumut. Nanti setiap pos ditempatkan personel dibantu instansi lainnya," kata dia.

Pihaknya juga mengantisipasi jalur alternatif atau jalur tikus yang mungkin dimanfaatkan para pemudik dan personel akan disiapkan di jalur alternatif tersebut.

"Terutama di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota banyak jalur tikus, personel akan kami siagakan juga," kata dia.[]

Sumber: Antara

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu