Rahmah

MUI Minta Masyarakat Tak Sebar Berita Hoaks Ma'ruf Amin Salat Jenazah dengan Rukuk dan Sujud

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta masyarakat agar tidak mudah percaya kabar hoaks yang dialamatkan Wakil Presiden (Wapres) RI KH Ma’ruf Amin.


MUI Minta Masyarakat Tak Sebar Berita Hoaks Ma'ruf Amin Salat Jenazah dengan Rukuk dan Sujud
Ma'ruf Amin ketika membuka membuka acara Syiar Islam dan Istighotsah Kubra dalam rangka Tarhib Ramadan melalui konferensi video dari Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta Sabtu (10/4/2021). (Dok Setwapres)

AKURAT.CO Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta masyarakat agar tidak mudah percaya kabar hoaks yang dialamatkan Wakil Presiden (Wapres) RI KH Ma’ruf Amin. Pasalnya sebuah video berjudul “Cara Sholat Jenazah ala Wapres Ma’ruf Amin pakai RUKUK dan SUJUD" beredar di media sosial.

Sekretaris Umum MUI Sulsel Dr KH Muammar Bakry Lc MA mengatakan, bahwa jika seseorang yang ikut menyebarluaskan berita bohong semacam itu, maka dia termasuk berdosa. Sebab, kata dia, video tersebut mengarah ke dalam perbuatan fitnah.

“Sungguh itu sudah mengarah pada fitnah dan karena itu sebaiknya kita tidak share hal-hal yang mengarah kepada fitnah. Apalagi, dialamatkan pada tokoh tertentu sebagai wapres dan juga sebagai ulama, tidak mungkin melakukan seperti itu,” ujarnya kepada muisulsel.com, Rabu (11/5/22) dikutip laman resmi MUI.

baca juga:

Selain itu, pihaknya juga mengungkapkan, bahwa dalam sebuah Hadis yang menyatakan, Kafaa bilmar’i kaziban anyahdutsa bimaa yasma’: ‘Seorang itu sudah dianggap pembohong pendusta kalau dia menyampaikan sesuatu yang belum valid’.

"Nah, ini share seperti ini kalau kita lakukan, berita yang tidak valid, apalagi mengarah pada fitnah maka kita menjadi bagian dari orang yang terdaftar sebagai pembohong, apalagi kalau misalnya itu mengarah kepada fitnah, berarti kita juga menjadi pemfitnah atau tukang fitnah. Ini, dua ini, dua dosa yang kita tidak sadari bahwa kita sudah masuk daftar pembohong, dan yang kedua adalah pemfitnah,” jelasnya.

"Jadi mohon hati-hati share seperti ini," imbuhnya.

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika juga menganggap bahwa video tersebut adalah hoaks. Berikut penjelasannya seperti dikutip laman resmi Kominfo:

Beredar sebuah rekaman video yang mencatut nama Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin sedang melakukan salat jenazah disertai rukuk dan sujud. Dalam narasi yang beredar juga disebutkan Ma’ruf Amin hadir dalam proses pelepasan jenazah pejabat Malaysia mewakili pemerintah Indonesia.

Faktanya, sosok yang melakukan salat dalam rekaman video tersebut bukanlah Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin. Dilansir dari seputartangsel.pikiran-rakyat.com, pria dalam video tersebut adalah Gubernur Sarawak, Malaysia, Tun Pehin Sri Abdul Taib Mahmud yang tengah menghadiri salat jenazah mantan Gubernur Sarawak Tun Pehin Sri Datuk Patinggi Abang Muhammad Salahuddin Abang Barieng di Masjid Jamek. Saat itu, Abdul Taib Mahmud baru datang ke Masjid Jamek dan melaksanakan salat tahiyatul masjid terlebih dahulu. []