Rahmah

MUI Jabar Tegaskan Bencana Bukan Azab

MUI Jabar Tegaskan Bencana Bukan Azab
Kantor MUI Pusat (Humas MUI)

AKURAT.CO Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat (Jabar) merancang surat edaran yang berisi penegasan bahwa musibah atau bencana alam bukanlah azab dari Tuhan Yang Maha-Esa.

Sekretaris Umum MUI Jawa Barat, Rafani Achyar, menyebut ini dilakukan supaya dijadikan tema-tema pengajian atau khutbah dengan mengangkat tema tentang pentingnya memberi pertolongan dan bantuan.

“Surat edaran ini nanti ditujukan ke MUI tingkat kabupaten/kota. Ini dilakukan supaya dijadikan tema-tema pengajian atau khutbah dengan mengangkat tema tentang pentingnya memberi pertolongan bantuan kepada saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah, itu intinya,” kata dia dikutip AKURAT.CO, Rabu (7/12).

baca juga:

Dalam keterangannya ia memohon masyarakat tidak memberikan penilaian berlebih terhadap bencana alam yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.Terlebih menganggap bencana alam berupa gempa bumi tersebut merupakan sebuah azab dari Allah SWT.

“Jangan sekali-kali menyebutkan mereka ini adalah kelompok masyarakat yang sedang diazab Allah SWT,” kata Rafani.

Ia menyebut juga bahwa bencan bukanlah azab namun peringatan dari Allah SWT agar manusia lebih baik dari sebelumnya.

Rafani juga menyebut, banyak korban gempa Cianjur merupakan orang-orang saleh. Karena itu, dia meminta masyarakat tidak beropini jika bencana alam ini adalah sebuah azab.

“Kami akan memberikan bahan ini juga ya untuk counter opini, hikmah yang harus kita ambil, memang ini bencana datang dari Allah, tapi jangan menyimpulkannya sebagai azab,” katanya.

Seperti diketahui, bencana alam banyak terjadi belakangan ini. Di Cianjur Jawa Barat jumlah korban meninggal akibat gempa Cianjur bertambah menjadi 323 orang. Adapun korban luka berat gempa Cianjur yang masih dirawat berjumlah 108 orang dan korban luka ringan yang sudah tertangani telah kembali ke rumahnya masing-masing maupun ke tempat pengungsian bergabung dengan keluarganya masing-masing.