News

Muhammadiyah Sesalkan Tragedi Kanjuruhan: Mengoyak Marwah Bangsa

Muhammadiyah Sesalkan Tragedi Kanjuruhan: Mengoyak Marwah Bangsa
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir saat dijumpai di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Jumat (3/1/2020) (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyampaikan duka mendalam atas tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10) malam.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menuturkan, perlu adanya investigasi secara objektif dan tuntas dari berbagai aspek atas kerusuhan dan jatuhnya korban jiwa sebanyak itu. 

"Tragedi ini mengoyak marwah bangsa dan negara Indonesia," kata Haedar dalam keterangan resminya, Minggu (2/10/2022).

baca juga:

Menurut Haedar, dilihat secara skala peristiwanya insiden ini bukan lagi kasus nasional melainkan global.

"Kami menyesalkan petistiwa tragis tersebut, lebih-lebih menyangkut nyawa manusia yang besar jumlahnya, padahal satu jiwa saja sangat berharga yang harus dijaga," tutur Haedar.

Sebelumnya, kerusuhan di Stadion Kanjuruhan terjadi usai suporter Arema memasuki lapangan karena timnya kalah 2-3 dari Persebaya. Insiden itu direspons polisi dengan menghadang dan menembakkan gas air mata.

Gas air mata itu ditembakkan tidak hanya kepada suporter yang memasuki lapangan, tetapi juga ke arah tribun penonton yang kemudian memicu kepanikan suporter.

Akibatnya, massa penonton berlarian dan berdesakan menuju pintu keluar, hingga sesak napas dan terinjak-injak. Sejauh ini ratusan orang dilaporkan tewas akibat kerusuhan tersebut, dengan dua di antaranya merupakan petugas polisi. []