News

Muhaimin Bikin Komposisi Baru Jika Tidak Dipasangkan dengan Prabowo

Muhaimin Bikin Komposisi Baru Jika Tidak Dipasangkan dengan Prabowo
Ketum PKB, Muhaimin Iskandar. (Akurat.co/Petrus C. Vianney)

AKURAT.CO Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Gerindra belum mencapai kesepakatan untuk menentukan calon presiden yang akan diusung pada 2024.

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, mengatakan, dirinya bersama Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, akan menentukan pilihan pada momentum yang tepat. Namun, sejauh ini diskusi yang dilakukan belum tuntas. 

"Kita internal berdua juga belum sepakat untuk satu nama capres," kata Muhaimin di Kantor DPP PKB, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2022).

baca juga:

Muhaimin mengakui jika kondisi status quo tersebut lantaran keduanya sama-sama masih bersikeras untuk maju sebagai capres. 

"Belum. Kita akan duduk berdua karena sampai detik ini masing-masing ngotot jadi capres," bebernya.

Muhaimin mengatakan, sebagaimana hasil Muktamar PKB, dirinya dimandatkan untuk maju sebagai capres dan bukan cawapres pada Pilpres 2024. Untuk itu, dia menyebut apabila terjadi perubahan maka partainya akan menggelar muktamar kembali.

"Kalau nanti negosiasi terjadi perkembangan baru, saya bikin muktamar untuk mengubah," ujarnya.

Saat ini, PKB dan Gerindra tengah menunggu perkembangan dialog dengan partai-partai lain yang memiliki kemungkinan untuk merapat, sekaligus menyiapkan diskusi yang lebih matang terkait sistem kerja dari koalisi.

"Moga-moga sampai akhir tahun. Tapi saya enggak tahu karena detik ini sama-sama ingin jadi capres," ujarnya.

Menurut Muhaimin, ada banyak faktor yang menjadi pertimbangan dalam menentukan capres yang pada akhirnya akan diusung oleh PKB bersama mitra koalisi. 

"Semua faktor harus jadi pertimbangan. Maka ujung kesimpulannya nanti ya harus menyesuaikan. PKB ya harus realistis dan seterusnya," jelasnya.

Muhaimin tidak menampik kemungkinan untuk membuat komposisi baru, bahkan merombak koalisi apabila dirinya tidak dipasangkan dengan Prabowo di pilpres nanti, termasuk ketika ditanyakan terkait kemungkinan Prabowo yang memilih menggandeng Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

"Saya bikin komposisi lain," katanya.

"Kita lihat nanti," tambah Muhaimin.

Diketahui, PKB bersama Partai Gerindra telah menandatangani Deklarasi Koalisi Pemilu 2024 saat Rapimnas Partai Gerindra di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, pada Sabtu (13/8/2022).