Tech

Mudah! Begini Cara Cek Kendaraan Kena Tilang Elektronik atau Tidak

Mudah! Begini Cara Cek Kendaraan Kena Tilang Elektronik atau Tidak
Ilustrasi Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE). (mitsubishi-motors.co.id)

AKURAT.CO, Penerapan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE), tidak hanya ada di wilayah Jakarta. Sejumlah daerah di Indonesia pun telah menerapkan tilang elektronik ini.

Adanya tilang elektronik tentu diharapkan bisa menyadarkan para pelaku pelanggaran agar lebih berhati-hati dalam berkendara. Di mana kamera CCTV lalu lintas akan selalu memantau kendaraan-kendaraan yang melanggar peraturan di beberapa titik jalan.

Untuk saksi pelanggaran tilang elektronik ini, disesuaikan dengan aturan yang tertulis di Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan atau LLAJ.

baca juga:

Ketika kamu terkena tilang elektronik, maka wajib membayar denda sesegera mungkin sesuai dengan tenggat waktu yang telah ditentukan. Jika tidak, maka siap-siap nomor STNK kamu bisa diblokir secara otomatis.

Setidaknya ada 10 pelanggaran lalu lintas yang akan ditindaklanjuti oleh tilang elektronik. Berikut ini, 10 pelanggaran tersebut :

  • Pelanggaran traffic light
  • Pelanggaran marka jalan
  • Pelanggaran ganjil-genap
  • Pelanggaran melawan arus
  • Pelanggaran menggunakan ponsel saat berkendara
  • Pelanggaran tidak memakai helm
  • Pelanggaran sepeda motor berbonceng tiga
  • Pelanggaran keabsahan STNK
  • Pelanggaran tidak menggunakan sabuk pengaman
  • Pelanggaran pembatasan jenis kendaraan tertentu
Cara cek tilang elektronik 

Lalu, bagaimana cara mengecek apakah kendaraan kamu terkena tilang elektronik atau tidak. Berikut langkah-langkahnya:

  • Buka laman resmi tilang elektronik di https://etle-pmj.info/id/check-data.
  • Masukkan nomor pelat kendaraan, nomor mesin, dan nomor rangka sesuai dengan STNK.
  • Setelah terisi semua, pilih "Cek Data".
  • Jika tidak ada pelanggaran, maka akan muncul kalimat 'No data available' atau atau 'Data Tidak Ditemukan'.
  • Namun, jika ada pelanggaran, maka akan muncul catatan waktu, lokasi, status pelanggaran, serta tipe kendaraan.
Cara membayar denda tilang elektronik

Selain mengetahui cara mengecek status tilang, kamu juga perlu mengetahui cara membayar denda tilang elektronik. Melansir dari laman Tunas Toyota, berikut ini cara membayar denda tilang elektronik :

1. Surat tilang dikirim ke alamat pelanggar lalu lintas. Di dalamnya tercantum jelas mengenai pasal yang telah dilanggar, berikut tanggal dan tempat pelanggaran tersebut dilakukan.

2. Pada tautan situs konfirmasi pelanggaran yang tercantum di dalam surat tilang, kamu akan menemukan jumlah denda yang harus dibayarkan.

3. Lakukan konfirmasi terlebih dahulu, kemudian kamu akan mendapatkan e-mail konfirmasi yang berisi tanggal sidang beserta lokasinya.

4. Selain itu, kamu juga akan menerima pesan singkat (SMS) yang isinya kode Virtual Account BRI atau BRIVA untuk membayar denda.

5. Pembayaran bisa dilakukan melalui bank transfer atau datang langsung ke sidang pengadilan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Jika lewat bank transfer, kamu tidak perlu datang sidang.

6. Konfirmasi pelanggaran hanya berlaku selama 8 hari. Sementara tenggat waktu pembayaran adalah 15 hari sejak tanggal pelanggaran terjadi. Jika lebih dari itu, maka akan dilakukan pemblokiran STNK sementara.[]