Olahraga

Mourinho: Leicester Menyerang Ruang, Itu Cara sejak Era Ranieri

Mourinho: Leicester Menyerang Ruang, Itu Cara sejak Era Ranieri
Pelatih AS Roma, Jose Mourinho, ketika mendampingi timnya dalam laga menghadapi Leicester City di Leicester, Inggris, Kamis (28/9). (TWITTER/AS Roma)

AKURAT.CO, Pelatih AS Roma, Jose Mourinho, menyebut bahwa permainan Leicester City ketika menghadapi timnya pada laga leg pertama semifinal Liga Konferensi Europa 2021-2022 masih mengadopsi gaya permainan semasa tim tersebut dibesut oleh Claudio Ranieri.

Bertandang ke markas Leicester di Stadion King Power di Leicester, Inggris, Kamis (28/4), Roma harus puas dengan skor 1-1. Mereka mencetak gol lebih dulu melalui Lorenzo Pellegrini di menit ke-15 kemudian tuan rumah membalas lewat Ademola Lookman di menit ke-67.

“Leicester menyerang (lewat) ruang, mereka melakukan semua cara itu sejak era Claudio Ranieri,” kata Mourinho usai laga sebagaimana dipetik dari Football Italia.

baca juga:

“Kini mereka mencoba untuk sedikit membangun dari belakang, tetapi mereka tetap duduk bertahan dan bergerak dengan serangan balasan ketika tandang, mereka punya banyak pilihan yang datang dari bangku cadangan dan menyediakan kaki-kaki segar.”

Ranieri sendiri adalah pelatih Leicester pada periode 2015-2017. Pelatih berkebangsaan Italia itu menciptakan sensasi dengan membawa Leicester menjuarai Liga Primer Inggris 2015-2016 untuk kali pertama sepanjang sejarah klub juga dengan status sebagai kekuatan yang tak diperhitungkan.

Adapun Mourinho mendapatkan pujian bahwa timnya tampak bermain lebih dewasa dalam lawatan ke Leicester yang tak terlihat ketika Mourinho pertama datang ke klub tersebut pada musim panas lalu. Kali ini, Mourinho tak menolak sanjungan itu.

“Saya sebenarnya tidak dikenal sebagai (orang) yang rendah hati, jadi saya harus setuju! Jika kami bermain (di sini) lima atau enam bulan lalu, kami benar-benar sudah kalah,” kata pelatih asal Portugal itu.

“Kami punya keberanian untuk memainkan cara bermain kami sejak awal, pressing tinggi dengan (Nicolo) Zaniolo dan Tammy (Abraham), tetapi ketika Anda tidak mendapatkan bola, sulit untuk bertahan. Para pemain bertahan kami menyerang di hadapan mereka dan (mereka) duduk di posisinya, kami kebobolan satu gol yang tak terhindarkan, tetapi hasil ini bisa diterima.”

Roma akan ganti menyambut Leicester di leg kedua di Stadion Olimpico, Roma, Italia, 5 Mei nanti.[]

Leicester City 1-1 AS Roma

Leg Pertama Semifinal Liga Konferensi Europa 2021-2022

Stadion King Power, Leicester/Kamis, 28 April 2022

Wasit: Carlos Del Cerro Grande

Gol: Lorenzo Pellegrini (15’), Ademola Lookman (67’)

Leicester City (4-3-3): Kasper Schmeichel; Timothy Castagne (James Justin 21’), Jonny Evans, Wesley Fofana, Ricardo Pereira; Kiernan Dewsbury-Hall, Youri Tielemans, James Maddison; Ademola Lookman (Ayoze Perez 83’), Jamie Vardy (Kelechi Iheanacho 62’), Marc Albrighton (Harvey Barnes 62’). Pelatih: Brendan Rodgers.

AS Roma (3-5-2): Rui Patricio; Gianluca Mancini, Chris Smalling, Roger Ibanez; Nicola Zalewski (Matias Vina 85’), Lorenzo Pellegrini (Felix Afena-Gyan 85’), Bryan Cristante, Henrikh Mkhitaryan (Jordan Veretout 57’), Rick Karsdrop; Tammy Abraham, Nicolo Zaniolo (Sergio Oliveira 69’). Pelatih: Jose Mourinho.