News

Momentum Bonus Demografi, Usia Produktif Wajib Tingkatkan Kompetensi

Momentum Bonus Demografi, Usia Produktif Wajib Tingkatkan Kompetensi
Ilustrasi Pencari Kerja. Jumlah pengangguran di Indonesia terus bertambah secara massive (MERHPUTIH.COM)

AKURAT.CO Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan, sekitar 60 persen dari 270 juta total penduduk Indonesia berusia produktif. Artinya, Indonesia bakal meraih bonus demografi.

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi mengatakan, penduduk usia produktif adalah penduduk yang masuk dalam rentang usia antara 15-64 tahun.

"Ketenagakerjaan kita ada dalam momentum waktu yang di sini ada peluang dan tantangan sekaligus. Peluang, kita ada di dalam momentum waktu yang disebut dengan bonus demografi karena penduduk usia produktif kita luar biasa," ucap Anwar saat dalam keterangannya yang dikutip Jumat (1/4/2022).

baca juga:

Anwar mengatakan, banyaknya usia produktif tersebut harus dikelola dengan baik. Adapun dengan cara mendorong SDM agar memiliki kompetensi dan keterampilan yang berdaya saing. 

Sebab, kata dia, jika penduduk usia produktif ini tidak dikelola dengan baik, maka yang akan menimpa Indonesia bukan berkah, melainkan bencana. 

"Tapi tantangan kita kurang lebih sangat luar biasa. Penduduk usia produktif kalau tidak kita kelola dan kita berikan kapasitas yang cukup pengetahuannya, itu saya yakin mereka bukan menjadi semacam berkah, tapi bisa menjadi semacam musibah karena tidak memiliki keterampilan dan pengetahuan yang cukup, sementara pekerjaan yang ada sangat terbatas," ucapnya. 

Maka dari itu, guna mencegah terjadinya musibah demografi, Kemnaker pun terus meningkatkan kompetensi calon/pencari kerja melalui berbagai macam pelatihan vokasi, baik yang diselenggarakan pemerintah maupun swasta. []