Lifestyle

Mom, Yuk Ketahui Kondisi Kesehatan Si Kecil dari Warna BAB

Selama beberapa hari, minggu, dan bulan pertama, feses bayi akan berubah warna


Mom, Yuk Ketahui Kondisi Kesehatan Si Kecil dari Warna BAB
Ilustrasi bayi perempuan (Freepik.com)

AKURAT.CO, Selama beberapa hari, minggu, dan bulan pertama, konsistensi feses bayi akan  berubah, begitu juga dengan warnanya. Penyebab utama perubahan warna ini biasanya adalah usia, pola makan, dan kesehatan bayi. Warna feses bayi pun dapat dipengaruhi oleh ASI maupun susu formula. 

"Salah satu hal terpenting bagi bayi baru lahir adalah mereka tetap buang air besar. Itu menandakan saluran pencernaan berfungsi sebagaimana mestinya. Hampir semuanya (jenis) normal," kata kepala gastroenterologi dan nutrisi pediatrik di Rumah Sakit Anak McMaster di Hamilton, Ontario itu, dikutip AKURAT.CO dari Today's Parents, Sabtu (31/7/2021).

Berikut AKURAT.CO rangkum arti dari warna feses bayi, dirangkum dari berbagai sumber:

Warna hitam

Mengutip laman resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kotoran atau feses pertama bayi baru lahir ini disebut mekonium. 

Mekonium berwarna hitam, lengket dan tidak berbau karena steril. Warna hitam ini terjadi karena bayi menelan empedu dan lendir saat berada di kandungan. Warna feses bayi akan berubah  secara bertahap dari hitam menjadi hijau tua, dan akan semakin kekuningan menyerupai mustard encer.

Seorang bayi mengeluarkan mekonium dalam 24 jam pertama kehidupannya, hingga berusia kurang dari 14 hari. Apabila si kecil masih mengeluarkan feses hitam setelah satu minggu dilahirkan, segera cari bantuan medis. Ini dapat menunjukkan adanya perdarahan gastrointestinal pada bayi. 

Warna kuning

Ini adalah warna khas kotoran bayi yang sedang disusui. Feses si kecil biasanya berwarna kuning gelap dan mengandung bintik-bintik kecil. Flek ini terbentuk dari ASI dan sama sekali tidak berbahaya. Akan tetapi, jika fesesnya lebih sering dan berwarna kuning cerah dan berair, bisa saja si kecil sedang diare. Jika hal ini terjadi, segera bawa ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Warna cokelat atau oranye

Bayi yang minum susu formula umumnya memiliki feses berwarna cokelat atau orange. Ini benar-benar normal, jadi Mom tidak perlu khawatir. Feses berwarna cokelat ini lebih berbau dibandingkan bayi yang diberi ASI. 

Warna hijau

Kotoran berwarna hijau umum terjadi pada saat ada masalah pada asupan bayi atau ibu, tanda bayi sakit atau mengalami infeksi. Ya, bayi yang mengalami pilek, penyakit perut, alergi makanan atau keengganan terhadap antibiotik akan mengeluarkan kotoran berwarna hijau. 

Hal yang sama juga terjadi pada ibu. Apabila ibu menyusui mengalami masalah pencernaan, atau sedang dalam pengobatan penyakit kuning, kotoran bayi pun bisa menjadi warna hijau. 

Namun, feses yang berwarna hijau tidak selalu menandakan adanya masalah. Sebab, saat bayi mulai diberi MPASI berupa sayuran hijau, fesesnya pun kemungkinan juga akan berwarna kehijauan. Suplemen mineral juga bisa memberi warna hijau pada feses bayi. 

Jadi, feses hijau sebenarnya bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti jika berat badan tetap bayi bertambah dan terlihat bahagia. Namun, ada baiknya bila Mom tetap membawa si kecil ke dokter untuk mengetahui penyebabnya. 

Warna merah

Kotoran merah bisa berarti ada darah di tinja. Ini dapat menunjukkan bahwa bayi memiliki kondisi kesehatan yang buruk atau mengalami pembengkakan. Pendarahan dari pantat bayi pun bisa menjadi sumber lain dari kotoran yang berwarna merah. Selain itu, kondisi ini juga bisa terjadi bila puting susu Mom pecah-pecah dan berdarah. Warna merah pada feses bayi bisa disebabkan oleh makanan, seperti tomat atau buah naga merah. Jika  feses si kecil berwarna merah meski tidak diberi makanan seperti tomat, segera segeralah bawa si kecil ke dokter.

Warna putih

Feses berwarna putih bukanlah indikasi yang baik. Kotoran berwarna putih jarang terjadi dan dapat mengindikasikan si kecil mengalami penyakit kuning.

Penyakit kuning sering terjadi pada bayi baru lahir dan hilang dalam beberapa hari pertama kehidupan mereka. Jika feses bayi masih berwarna pucat atau putih bahkan setelah 14 hari lahir, kondisi ini bisa menjadi pertanda adanya penyakit serius, seperti kerusakan otak hingga cerebral palsy. Kencing yang berwarna kuning adalah tanda peringatan lain untuk penyakit kuning.

Itu adalah beberapa kondisi kesehatan bayi dilihat dari warna fesesnya. Bila Mom melihat warna kotoran si kecil berubah, jangan panik dan segera konsultasikan ke dokter.