Lifestyle

Mom, Seringlah Ajak Anak Olahraga di Rumah

Selama pandemi, anak-anak cenderung memiliki gaya hidup tidak aktif. Berikut manfaat olahraga atau aktif bergerak untuk anak


Mom, Seringlah Ajak Anak Olahraga di Rumah
Ilustrasi anak aktif bergerak (Danceparets101.com)

AKURAT.CO, Pandemi Covid-19 telah membatasi aktivitas semua orang, tak terkecuali anak-anak. Selama pandemi, anak-anak lebih banyak berada di rumah sehingga cenderung memiliki gaya hidup tidak aktif.

Anak-anak lebih banyak berdiam diri, jarang olahraga, serta cenderung mengonsumsi makanan atau minuman yang kurang sehat. Kondisi ini tentunya cukup memprihatinkan, mengingat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar anak-anak dan remaja yang berumur lima sampai 17 tahun paling tidak harus bergerak aktif minimal satu jam per hari. 

Oleh sebab itu, Direktur Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Dra. Sri Wahyuningsih, M.Pd, mengimbau orangtua untuk menyediakan wadah maupun fasilitas agar anak tetap aktif bergerak selama pandemi ini.

"Diperlukan peran semua pihak dalam mencari solusi agar anak dapat terus bergerak aktif ketika melakukan aktivitas belajar dari rumah, mengingat olahraga bagi kesehatan tubuh sangat baik dalam membangun pendidikan karakter anak," ujar Sri dalam peluncuran virtual "Milo Activ Academy" pada Rabu, (28/7/2021). 

Senada dengan Sri, sports nutritionist, Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, mengungkapkan bahwa saat ini, anak Indonesia cenderung menjalani gaya hidup pasif, yang tentunya tidak baik untuk tumbuh kembangnya.

"Kurangnya aktivitas fisik anak akibat adanya pembatasan kegiatan di luar rumah juga menjadi tantangan lainnya yang dihadapi selama pandemi. Orangtua berperan penting untuk memberikan nutrisi yang seimbang sekaligus terus memotivasi anak untuk bergerak aktif walaupun di rumah saja demi menjaga kesehatan tubuh dan mendukung tumbuh kembang anak yang optimal," ucapnya.

Berikut beberapa manfaat olahraga untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan belajar anak, menurut Rita Ramayulis:

  • Oksigenisasi jaringan tubuh semakin baik.
  • Kekuatan kontraksi otot meningkat, termasuk otot jantung.
  • Peningkatan efisiensi curah jantung.
  • Ambilan oksigen maksimal, kardioresepiratori dan musculoskeletai meningkat.
  • Kapasitas fisik dan kebugaran jasmani meningkat.
  • Daya tahan anak untuk belajar meningkat. Anak tidak mudah lelah.
  • Peningkatan kemampuan daya serap pelajaran.
  • Metabolisme hormonal efisien dan optimal.

Selain itu, Rita juga membeberkan beberapa manfaat olahraga untuk kesehatan pencernaan anak.

  • Setiap aktivitas fisik akan menstimulasi aktivitas di dalam saluran pencernaan, sehingga microbiota berkembang dengan baik. Alhasil, anak pun dapat mencerna makanan dengan baik pula. 
  • Terjadi peningkatan metabolisme energi untuk melawan proses inflamsi kronis. 
  • Meningkatkan hormon endorphin yang bisa mempengaruhi mood anak, serta mencegah peningkatan hormon stres yang memengaruhi imunitas anak.[]