News

Mogok Kerja, Driver GoKilat Kirimkan Karangan Bunga ke Kantor Gojek

Sebelum pemogokan, mitra GoKilat telah menyampaikan sebuah surat pemberitahuan kepada para user atau pelanggan GoKilat dalam sebuah rilis pers. 


Mogok Kerja, Driver GoKilat Kirimkan Karangan Bunga ke Kantor Gojek
Sejumlah karangan bunga yang dikirimkan para mitra GoKilat ke kantor Gojek. (twitter/@arifnovianto_id)

AKURAT.CO, Hari ini adalah hari kedua pemogokan yang dilakukan oleh mitra GoKilat. Momen ini dilakukan karena pihak Gojek dan Tokopedia memutuskan untuk menurunkan insentif yang diberikan oleh pihak GoTo kepada para driver atau mitra. Sebelum memutuskan untuk melakukan pemogokan, pihak driver atau mitra GoKilat ini juga telah menyampaikan sebuah surat pemberitahuan kepada para user atau pelanggan GoKilat dalam sebuah rilis pers. 

Di dalam surat atau rilis pers yang ditujukan ke konsumen berjudul ‘Maaf untuk Konsumen, Kami Mogok Kerja karena GoTo Tidak Memanusiakan Kami’ ini juga terdapat rincian perbedaan nilai insentif yang diterima oleh driver. Dengan rincian tersebut pihak mitra tidak menerima keputusan sepihak tanpa berunding dengan mitra yang diterbitkan pada 5 Juni 2021 dan akan diberlakukan pada 8 Juni 2021 tersebut. 

Selain itu, disebutkan juga dalam rilis tersebut, bahwa keputusan sepihak tersebut juga dianggap telah melanggar sejumlah undang-undang. 

Selain melakukan pemogokan kerja dengan cara melakukan off bid atau tidak menerima order atau pesanan, para driver ini juga diketahui telah melakukan sejumlah aksi protes lainnya. Salah satunya adalah mengirimkan sejumlah karangan bunga ke kantor GoTo. 

Dari unggahan yang dirilis oleh akun Twitter @arifnovianto_id tersebut, terlihat bahwa terdapat sejumlah karangan bunga yang dikirimkan oleh sejumlah driver atau mitra GoKilat. Setidaknya ada 8 karangan bunga yang berhasil terkirim. 

Sejumlah karangan bunga tersebut ternyata dibuat hasil dari iuran para driver atau mitra GoKilat Jabodetabek dan Bandung. Pengiriman tersebut dilakukan pada hari Selasa (8/6) lalu. Karangan bunga tersebut juga menjadi pertanda bahwa pemogokan dilakukan sejak tanggal 8 Juni hingga nanti tanggal 11 Juni. 

“Karangan bunga (KB) sudah ditaruh di Kantor Gojek. Sempat terjadi sedikit keriburan karena pihak Gojek menolak KB ditaruh di luar pagar, alasannya agar tidak diambil Satpol PP. Pihak driver kecewa dengan tindakan tersebut & menilai sebagai cara agar masyarakat tak tahu bahwa ada problem di Gojek,” tulis akun @arifnovianto_id. 

Dari aksi pemogokan tersebut, diketahui bahwa 80 persen driver GoKilat telah melakukan off bid secara massal. Di saat yang bersamaan, sejumlah mitra juga melakukan advokasi dan terus memberikan informasi ke driver lain terkait alasan pemogokan kerja dilakukan. 

“Catatan: pemogokan dilakukan oleh driver Gojek di layanan Gokilat, bukan yang di layanan Gofood, Goride, Gocar, dll. Walaupun begitu, banyak solidaritas yang mengalir dari driver di layanan lain. Kenapa hanya Gokilat? Karena kebijakan terbaru yang dipangkas insentif driver di layanan itu,” lanjut akun @arifnovianto_id. 

Akun Twitter @arifnovianto_id juga menyatakan bahwa dengan kondisi yang berat dialami oleh para driver GoKilat karena meningkatnya beban pekerjaan, pihak GoTo justru tidak mengimbangi dengan pemenuhan pendapatan yang layak bagi mitra. Sebaliknya, insentif justru dipotong. 

Dengan adanya pemogokan tersebut, pihak GoTo akhirnya memutuskan untuk melakukan penghentian sementara atas layanan GoKilat dari tanggal 8 hingga 11 Juni 2021. Keputusan tersebut dilihat sebagai kemenangan kecil untuk para mitra karena dapat membuat perusahaan panik. 

“Kekecewaan driver GoKilat terhadap kondisi kerja & penurunan insentif yang dilakukan sepihak juga ditumpahkan di aplikasi GoKilat Driver. Saat ini aplikasi GoKilat ratingnya 2,4. Para driver juga tengah merencanakan membuat penelitian menghitung pendapatan layak yang harusnya diterima,” pungkas akun @arifnovianto_id. 

Unggahan dari akun @arifnovianto_id ini pun disambut hangat oleh sejumlah warganet. Beberapa di antaranya pun sempat meninggalkan komentar. 

“Abang2 Goj3k copywriting level: expert,” balas akun @dicky_mp. 

“Pantesan pesan sameday gonta-ganti kurir mulu dari pagi... semoga bisa cepet kelar win-win solution ya,” balas akun @leopard_oc. 

“Gue driver gojek biasa mas, tapi satu tahun ini ambil gosend instan yang jauh-jauh argo di atas 25ribu. Hari ini saya off bid karena kami juga merasakan hal yang sama di mana BONUS udah 1 tahun lebih gak ada dan argo gosend Tokped lebih murah dari gosend pribadi. Besok gue ngebid lagi,” balas akun @IlhamNoName. 

“Paguyuban-paguyuban di tiap tiap pengkolan, bersolidaritas jadi komunitas yang jadi lebih besar, yang akhirnya mampu menyuarakan keluhan yang terlihat vokal. Ditambah gak dijadiin tumpangan politik sama elit serikatnya,” balas akun @Arfngnwn. 

Aksi mogok kerja dengan cara off bid dari mitra GoKilat tersebut masih berlangsung hingga 11 Juni 2021. Aksi mogok ini hanya dilakukan oleh mitra GoKilat sehingga berbagai layanan lain seperti GoFood, Gojek, dan GoRide, masih berjalan sebagaimana mestinya.[]