News

Moeldoko Usul Kampanye Pilkada 2020 Lewat Media Massa

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengimbau para calon kepala daerah agar bijak dalam berkampanye di tengah masa pandemi.


Moeldoko Usul Kampanye Pilkada 2020 Lewat Media Massa
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat ditemui di Grha Suara Muhammadiyah, Ngampilan, Kota Yogyakarta, Jumat (2/10/2020). (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengimbau kepada para calon kepala daerah yang jadi peserta Pilkada serentak 2020 agar bijak dalam berkampanye di tengah masa pandemi COVID-19. Mantan Panglima TNI tersebut menyarankan untuk kampanye lewat media massa.

Hal itu disampaikannya di Grha Suara Muhammadiyah, Ngampilan, Kota Yogyakarta, Jumat (2/10/2020). Moeldoko sebelumnya sempat membahas Pilkada serentak bersama Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir di tempat tersebut.

PP Muhammadiyah sendiri sebelumnya sempat menyuarakan penundaan Pilkada. Pertimbangannya tak lain adalah situasi pandemi COVID-19.

Moeldoko tak mengutarakan secara langsung tanggapannya soal usul penundaan tersebut. "Tadi juga kita bicarakan, intinya, Pilkada kan banyak cara-cara, model campaign kan bukan satu-satunya cara harus mengumpulkan orang," ujar Moeldoko.

"Saya mengimbau untuk banyak menggunakan media, sehingga media bisa dioptimalkan dengan baik," sambung dia.

Moeldoko meminta sebisa mungkin kampanye jangan sampai menimbulkan kerumunan massa. Kalaupun harus menghadirkan banyak orang, bisa ditata sedemikian rupa.

"Saran saya gunakan kursi. Kalau dengan kursi, duduk itu bisa ditata dengan baik. Tapi kalau kumpulnya itu berdiri, maka kecenderungan untuk rapat (jarak) itu sangat tinggi. Sulit untuk diatur jaga jaraknya," katanya.

Oleh karenanya, gelaran Pilkada 2020 ini jadi ajang menguji para paslon pula. "Jadi, itu calon-calon pimpinan daerah supaya bijak. Anda calon pemimpin daerah, pasti harus memikirkan yang pertama adalah keselamatan rakyatnya. Itu nomer satu," pungkasnya.[]