Ekonomi

Moeldoko Sebut Jokowi Akan Teken UU Ciptaker, Netizen: Lagi Lempar Granatnya Sendiri!

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko baru-baru ini menyebutkan bahwasanya Presiden Jokowi akan segera meneken UU Cipta Kerja


Moeldoko Sebut Jokowi Akan Teken UU Ciptaker, Netizen: Lagi Lempar Granatnya Sendiri!
Kepala Staf Kepresidenan dan juga Ketua HKTI Moeldoko berbincang dengan Presiden Joko Widodo saat pembukaan Asian Agriculture and Food Forum (ASAFF) tahun 2020 di Istana Negara, Kompleks Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2020). ASAFF Tahun 2020 yang diselenggarakan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) merupakan hasil kolaborasi antarnegara dan antarpebisnis di kawasan Asia untuk membangun kemandirian pertanian dan ketahanan pangan di Asia. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko baru-baru ini menyebutkan bahwasanya Presiden Jokowi akan segera meneken UU Cipta Kerja. 

"Belum (diteken). Tinggal menunggu waktu, dalam beberapa saat ditandatangani oleh beliau, segera setelah itu diundangkan dalam lembaran negara," ujar Moeldoko melalui lansiran Tempo. 

Dimana menurutnya, Presiden Jokowi tak oernah henti-hentinya berkomunikasi dengan berbagai kelompok-kelompok yang menolak UU Cipta Kerja Omnibus Law.

"Sudah dijalankan oleh presiden dengan berbagai kelompok, tetapi ini akan terus, tidak berhenti," jelas Moeldoko.

Pasca berita tersebut diunggah di media sosial, tak menunggu lama para netizen twitter pun mulai ramai-ramai mengomentari pernyataan Kepala Staf Kepresidenan tersebut. 

Salah satunya adalah akun @muflih_h menuliskan "Yang tipis-tipis aja i don't read what i sign. Apalagi yang tebelnya ratusan ampe ribuan halaman, tambah maleslah yang mulia membacanya," celotehnya.

Kemudian akun @meongjar menuliskan "From: Jujur, Sederhana, Merakyat. To: Man of Contradictions. Finally: Oligarchy," kicaunya.

Lalu akun @RickyDiningrat1 menuliskan "Jika Jokowi meneken uu omnibus law cipta kerja yang faktanya di tolak oleh Rakyat, maka Jokowi ibarat melempar granat kepada dirinya sendiri, sebab kekuatan rakyat tidak bisa di kalah kan," cuitnya.

Sebagai informasi, Moeldoko juga menyebutkan bahwa adanya urgensi dalam pembentukan UU Cipta Kerja salah satunya adalah bonus demografi.

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu